Monday, 8 September 2014

Cari Berkah Dalam Berbisnis



Setelah mendengar berita pemerasan di warung makan pinggir jalan, saya jadi sangat menghargai pengusaha kuliner yang serius melayani dan mencari cara agar pelanggan tetap datang.
Mereka berbisnis dengan ilmu, mau belajar dari orang lain, belajar dari kegagalan/kesalahannya sendiri, pernah alami rugi tenaga dan uang.

Saya jadi lebih menghargai pedagang-pedagang kecil yang akab dengan terik, atau pedagang dengan pikulan yang kelihatan sungkan kala  naik kendaraan umum, karna keranjangnya mengganggu kenyamanan duduk penumpang.

Begitu juga dengan ibu tukang  gado-gado dekat rumah kami.
Berdagang  sejak anaknya masih kecil sampai dewasa, tapi masih menjalankan usaha yang sama. Kelihatannya tak ada perkembangan... begitu-begitu saja!
Tapi anak-anaknya lulus sekolah dengan baik . Rejekinya berkah.

Berbisnis yang jujur tidak hanya menyenangkan hati manusia saja. Tapi disenangi dan diridhoi sang pemilik rejeki.
Ambil jalan pintas selalu membuat celaka. Nama usahanya akan coreng moreng, menzolimi hati orang, dan jauh dari pertolongan Allah, Naudzubillahi min dzalik!






4 comments:

  1. Benar mbak.. Saya juga kadang pilih penjual yang lebih serius jualnya bukan cuma nyari untung

    ReplyDelete
    Replies
    1. Keseriusan mempermudah rejeki nya juga kan yaa...:)

      Delete
  2. salam buat ibu gado2,berkah dagang gado2na bener2 berkah :)

    ReplyDelete