Tuesday, 30 September 2014

Perempuan Juga Menentukan Perekonomian Bangsa

Tulisan Ini Untuk Kompetisi Menulis Sun Life
Tema:  Mengajak Perempuan Melek Financial.



Sumber Gambar: Di sini


Sebelum menginjakkkan kaki dalam bahtera rumah tangga, saya sok-sok an menyiapkan 2 buku penting untuk bekal di perjalanan.
Buku pertama adalah buku resep makanan sehari-hari, dan yang ke dua adalah buku mengatur ekonomi rumah tangga. Keren kan? Nampak brilliant dan siaga sekali!

Namun tak pakai hitungan bulan, nyatalah di depan mata, bahwa si buku kedua tak semudah mempraktekkan buku pertama. Mencoba resep masakan lebih mudah daripada mencoba disiplin dalam mengatur keuangan!

Masalahnya bukan pada kemampuan mengatur keuangan saja, namun kemampuan dalam mengatur diri sendiri. Kehidupan semasa gadis yang tinggal menerima dari orang tua, membuat terlena.
Tak mampu membedakan antara "Keinginan dan Kebutuhan"

Saya dituntut melek finansial, artinya harus tau dan faham akan konsep-konsep keuangan dan keterampilan.
Hal itu akan mempermudah  membuat keputusan efektif demi kesejahteraan keuangan keluarga.
Dan membuat keputusan efektif tak didapat dari teori tapi dari pengalaman sehari-hari .
Salah satunya yang saya dapat dari tetangga.

Belajar Dari Tetangga

Tetangga saya mungkin bisa dijuluki "Mak Irit Tanpa Pelit". Dalam keterbatasan ekonomi ia ingin menghibur anak-anaknya disetiap hari ulang tahun mereka.
Kalau menuruti angka gaji, tak mungkin ada jatah makanan spesial dirumah, apalagi mengundang teman anak-anak, atau makan bersama keluarga di luar.

Dengan tenang ia hadapi salah satu anak usia TK nya yang minta agar ulang tahunnya  dirayakan di sekolah seperti teman-teman.
Ia bercerita bahwa ia bisa membuat hidangan spesial "Poding Cinta" yang tak dijual dimana pun, dan hanya ada 1 tahun sekali.

Dibuatnyalah poding coklat sederhana berbentuk hati di tiap hari ulang tahun anggota keluarga.
Sejak saat itu, mereka selalu mengharap hadirnya poding cinta nan murah meriah. Ada perasaan sedih bila sang ibu lupa atau telat membuat.

Ternyata dari tindakan kecil yang efektif, sang ibu bisa meraih keinginan lain yang sudah direncanakan.
Kesenangan tak selalu harus dengan biaya besar,bukan?


Mengapa Harus Perempuan?

 Karna Perempuan punya peran penting dalam mengatur keuangan.
Seperti yang dikatakan Ibu Prita Hapsari Ghozie seorang Perencana Keuangan dari sebuah Finance;

" Hasil survey, 84% keuangan keluarga dipegang oleh Perempuan, tapi hanya 50% perempuan yang mampu mengelola keuangan dengan baik. Selain itu ada ungkapan, yang menentukan ekonomi Indonesia bukan semata-mata pemerintah, tetapi perempuan dan kaum ibu"

Banyak godaan buat perempuan karna banyak yang dilihat, senang melihat-lihat, dan senang dilihat.
Dengan melek finsial maka perempuan dapat membedakan dengan tegas, mana kebutuhan dan mana keinginan.


Bicara Keinginan

Ada yang bilang begini :

Hidup itu murah, label merk yang bikin jadi mahal
Hidup itu sederhana, gengsi yang bikin jadi rumit

Label merk dan gengsi lahir dari keinginan. Perempuan yang ingin menjadi Ibu sukses hendaknya belajar dari pengalaman sendiri dan orang lain dalam mengatur keinginan.
Memenej uang akan berhasil jika mampu memenej keinginan. Lebih bagus lagi bila sang suami dapat mengarahkan.

Telah banyak buku panduan atau seminar tentang Parenting, finansial yang bisa diikuti.
Baik untuk perempuan aktif  ( Bekerja ) ataupun Ibu rumahan. Terbukti bahwa salah memenej bisa dialami oleh semua wanita.

Waktu dapat gaji pertama masih bisa beli perlengkapan rumah tangga sedikit-sedikit.
Terbayanglah, jika naik gaji akan lebih mampu melengkapi kebutuhan non primer. Nyatanya tidak! Gaji bertambah, selera pun berubah. Dari rekan kerja dapat ilmu tentang berbagai label/merk.
Mula-mula dompet bermerk, lama-lama baju, ikat pinggang, tas dan seterusnya.

Mengatur Keinginan

Jangan terjebak dengan kata-kata mengatur keinginan, seolah wanita harus menelan keinginan bulat-bulat, membatin karna keinginannya tak teraih, demi sesuatu yang lebih penting dalam rencana keluarga.No!

Dengan melek finansial seorang  ibu dapat cara cerdas agar bisa meraih semua, keinginan diri sendri maupun keinginan keluarga dengan taktik jitu!


Sumber Gambar: Di sini


Langkah pertama  adalah : Mau dan rajin dalam mencatat keluar dan masuknya uang. Selanjutnya...

-  Mencatat uang yang masuk
-  Mempos-poskan uang untuk keperluan rutin maupun eksidentil

Ada wanita yang teliti membagi-bagi pengeluaran rutin dalam amplop warna warni.
Yang Biri untuk rekening-rekening bulanan, yang merah untuk keperluan sekolah anak-anak, yang hijau untuk belanja bulanan dan seterusnya.

-  Membuat perencanaan  yang penting untuk kedepan.

Dan perempuan /Ibu yang lebih cerdas ialah yang bisa membaca peluang untuk menambah pemasukan.


Perempuan Dan Perencanaan Kedepan

Seorang perempuan biasanya lebih peka dalam membaca masa depan. Yang paling membuat risau perempuan adalah pertanyaan-pertanyaan sebagai berikut :

- Sanggupkah membiayai anak-anak sampai mereka lulus kuliah?

- Dari mana uangnya bila keluarga ada yang sakit perlu rawat inap, sementara uang pas-pasan?

- Apakah bisa berlibur jauh, menikmati kebersamaan dengan keluarga sebelum anak-anak sibuk dengan urusannya masing-masing?

-  Apa yang harus dilakukan jika suami pensiun? Malu rasanya minta sama anak meski mereka mampu

- Bagaimana membayar cicilan rumah/hutang-hutang bila suami  pensiun dari kantor atau pensiun dari kehidupan?






Pertanyaan-pertanyaan tersebut terjawab dengan adanya Sun Life Financial yang menawarkan perencanaan dan perlindungan. Produk asuransi pendidikannya dapat mengatasi kepanikan ditiap tahun ajaran baru, dan asuransi kesehatan mengatasi kepanikan yang setiap saat bisa saja terjadi diluar dugaan.

Kelebihan dari PT Sun life Financial adalah fleksibel, Program perencanaan dapat disesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan. Nasabahlah penentunya.

3 Pulau terlampaui!

Kepastian dan ketenangan yang jadi dambaan sangat dimengerti oleh perusahaan ini, maka mereka mengeluarkan produk Sun Life Financial Syariah. Produk yang dikeluarkan sejak tahun 2010 ini tak hanya membantu kita dalam perencanaan tapi juga menambah pemahaman kita akan konsep syariah, langsung mempraktekan, dan menikmati hikmah dibalik aturan tersebut.

Terus terang, beberapa kali sahabat datang menawarkan pekerjaan di bidang asuransi, namun karna masih bersifat umum, saya kurang percaya diri dalam menerangkan pada nasabah akan keunggulan asuransi tersebut. Namun apabila saya mempromosikan  Sun Life Financial Syariah, tentu akan lebih yakin dalam menerangkan.
Siapa yang tak senang, bekerja, dapat gaji, syiar, sambil meraup pahala?

Faham Financial = Faham Asuransi




Sumber Data: Di sini


Kita tak pernah tau apa yang akan terjadi di masa datang. Seorang perempuan bisa mendadak menjadi janda karna suami kecelakaan atau sakit.
Melihat gambar diatas, bisa menimbulkan penyesalan bila menganggap remeh asuransi, atau merasa belum perlu. Dengan asuransi syariah Insya Allah merupakan satu ikhtiar yang wajib dilaksanakan setiap hamba.

OJK (Otoritas Jasa Keuangan) adalah satu lembaga yang peduli dengan "Melek Keuangan".
Menurut data mereka, masyarakat yang melek keuangan dari kalangan  pekerja formal sebesar
 45,62 %, pekerja non formal 40,7 %, sedangkan ibu rumah tangga hanya 8,64 %

Demikian data OJK pada tahun 2013, hasil survey dari 20 provinsi dengan 80 Ribu responden.

Yang Harus Dihindari Kaum Perempuan

- Merasa nyaman dengan kehidupannya
- Bergantung pada pekerjaan
- Merasa memiliki banyak tabungan
- Merasa sudah terlambat mengelola keuangan

Sumber Gambar: Di sini


Ingatlah! Dalam survey 84 % uang keluarga dipegang oleh kaum perempuan. Tapi hanya 50 % perempuan yang mampu mengelola keuangan dengan baik. Itu menurut Prita Hapsari Gozie , Perencana Keuangan dari Zap Finance.

Selain itu ada ungkapan :

Yang menentukan ekonomi Indonesia bukan semata-mata pemerintah, tapi perempuan dan kaum Ibu

Perlu Bantuan?

Bagi anda ingin melek financial dan ingin mampu bertindak efektif, tinggal klik saja,

http://www.sunlife.co.id/indonesia?vgnLocale=in_ID ,
atau cukup anda like Facebooknya https://www.facebook.com/SunLifeIndonesia





   


SUN LIFE, PERLINDUNGAN KELUARGA, MELEK FINANSIAL, KESEJAHTERAAN.



Sumber :

http://www.sunlife.co.id/indonesia

http://www.timur-angin.com/2011/06/asuransi-lumbung-dan-masyarakat-penuh.html

http://forum.kompas.com/ekonomi-umum/72625-tidak-perlu-susah-merencanakan-keuangan-keluarga.html

http://www.timur-angin.com/2011/03/perlukah-financial-planning.html

- Finance.detik



















No comments:

Post a Comment