Tuesday, 30 September 2014

Tentang Penulis


                                                               Sumber Gambar


Kenikmatan menulis, hanya penulisnya saja yang tau.
Melihat karya nya diterima, di munculkan, di gemari, tentu kebahagiaan yang meluap.
Semakin asik menulis bila ketemu dengan ruh tulisan.

Mengenali apa yang media dan khlayak suka akan memperkaya diri, seperti menembus kedalaman laut yang indahnya tak tertangkap orang di pantai sana.

Hari ini ia bisa seperti anak kecil mengahayal, esok bisa jadi politikus, jadi tokoh wanita dewasa dalam cerpen, jadi ibu pintar yang membagi tips dan pengalaman baik, dll...

Apapun bisa jadi ide menulis, dari kejadian lalu atau kejadian sehari-hari dalam rumah.
Seperti cerita Upi Ipin yang saya liat pagi ini sambil sarapan.

*********

Pagi ini si Upin-Ipin ribut, karna koran-koran yang ada cerita komik telah tergunting.
Mereka suka sekali komik yang jadi bahan pembicaraan teman-teman disekolah sebelum bu guru masuk kelas.
Ada 2 tokoh cilik yang dikisahkan amat pandai dan cerdik melawan robot besar.

Beberapa kali Upin dan Ipin menanyakan bolongnya koran pada Kak Ros, tapi ia tak mau jawab malah asik dengan diri sendiri, senyum-senyum  dan langsung masuk kamar.
"Eh, kenape Kak Ros?" Kata Upin, yang dijawab dengan angkatan bahu Ipin.

Jika hari minggu cerita komik tak muncul, tentu sedih! harus menunggu hingga esok.
Dan keesok hari itulah Upi Ipin jadi bahan tertawaan teman-teman saat membaca bersama.
Upin Ipin ditertawakan karna merasa merekalah tokoh yang ada didalam cerita.

Bagaimana tidak? jalannya cerita persis kejadian yang dialami Upin Ipin kemarin.
Karna seekor kecoa, Ipin kalah perang melawan Upin. Demikian juga robot dalam cerita lari tunggang langgang karna kecoa.

Kemarahan Upin Ipin  dan kegaduhan anak-anak itu mengundang Kak Ros datang.
Rupanya sedih juga adiknya ditertawakan.

"Cobe la tengok, siape name di sudut tuu..?" Kata Ros sambil bersiap-siap pergi

Mereka mengeja:  " R-Kampung Durian Runtuh"

"Wooow...name kampung kitee,ni!" anak-anak berkata serentak

"Tapi, ape R ni?" selidik Upin

Adegan selesai dengan gambar akhir Upin Ipin memandang Ka Ros yang sudah pergi jauh dengan senyum bangga..




No comments:

Post a Comment