Friday, 3 October 2014

TV untuk apa ?


Sumber Gambar: Di sini


Baru sebulan ini Televisi kembali menyala, efek langsung terasa.
Fikiran jadi seperti pasar, rame dengan pendapat orang. Padahal tanpa itu pun fikiran kita sering sesak. satu kepala banyak cabang sangka di dalamnya.

Sidang Pemilu, yang bikin bingung, negara mau di bawa kemana?
Penampilan orang-orang terpilih di legeslatif bikin berdecak. Sumringah seperti ada pesta besar, lalu gontok-gontokkan didalam.
Andai berat amanah di akhirat bisa ditampilkan sekarang,  mereka bisanya cuma nangis!

"Ini lumayan lho, dari pada DPR nya Korea, sampai tinju-tinjuan!" kata teman.
Ya!...tapi yang duduk di perwakilan ini terkenal dengan budaya pakewuhnya.

Saya harus kembali seperti kemarin, rumah sepi tanpa suara tivi.
 Nggak takut ketinggalan berita?
Yang sudah-sudah tetap dapat berita tuh... selintas dari obrolan sopir angkot, di warung,  nggak sengaja nonton saat makan di resto, atau saat antri di klinik/apotik.
Berita seperti sinetron juga, Nonton terputus akhirnya nyambung juga.

Hukum asal TV halal saja, selama bermanfaat. Tapi  jika cuma membuang-buang waktu, menjadikan lemah menerima realita, melalaikan, maksiat mata, menjajah pemikiran, lalu manfaat jadi mengecil, baiknya tinggalkan saja.

Semoga selalu ingat:

Sesungguhnya penglihatan, pendengaran, dan hati akan di minta pertanggung jawabannya kelak.
Dan tak bergeser sedikitpun dari hadapan Allah, sebelum terjawab 5 pertanyaan, untuk apa umur/waktu, masa muda, asal harta, bagaimana membelanjakannya, dan untuk apa ilmu mu?

Wahh...dari satu benda  ini, bisa masuk semua pertanyaan itu!







4 comments:

  1. saya nggak ada tv di kos2an hehe,boro2 lihat tv,baca berita ttg ulah DPR aja geleng2 kepala apalagi lihat tv..miris ya mbk :(

    ReplyDelete
  2. Beruntunglah,Mak... tanpa tv sudah mengurangi banyak dosa. Saya yg sudah menghindar kadang kebablasan juga saat tamu datang dan ingin nonton.

    ReplyDelete
  3. Waaah, kalau gak ada TV tapi rumah jadi lebih sepi mak :p hihi.. Ramenya itu pas lagi nonton tv bareng keluarga :)

    ReplyDelete
  4. Hehehe...salah satu efek baiknya kali ya Mak... menghangatkan suasana :)

    ReplyDelete