Saturday, 22 November 2014

Gebrakan Bea Cukai ( Tamat)

Bandara Soekarno Hatta adalah bandara tersibuk nomor 9 di dunia.Apalagi jika tahun depan bandara akan menambah 1 terminal lagi.  Dan satu-satunya bandara yang punya Kargo terbesar di Indonesia. Demikian yang dikatakan Bapak Sofyan Helmi, Kepala Seksi Penyuluhan Layanan dan Informasi.

3 istansi yang sibuk di bandara adalah :

- Bea Cukai  mengurusi masalah barang
- Polisi menjaga keamanan bandara
- Imigrasi mengurusi surat izin keluar dan izin masuk penumpang.

Soal barang, seringkali penumpang mengeluh karna lamanya barang bawaan tertahan di kantor.
Padahal mereka tidak tau  bahwa :

- Barang mereka tak dilengkapi surat izin
- Benda cair seperti obat / makanan belum ada izin dari BP POM
- Benda itu tidak lazim di negeri ini, maka harus tunggu fatwa nya dulu.

Insya Allah mulai tanggal 1 januari 2015 kantor Bea Cukai bandara akan naik kelas, setingkat dengan Bea Cukai Tanjung Priok. Sebab makin banyak tanggung jawabnya pada dokumen dan pembayaran .
Untuk mempermudah penumpang, Bea Cukai sudah punya Online PPK,  web khusus untuk mengkontrol barang. Penumpang akan cepat tau dimana atau sampai mana barang bawaaanya diproses.




Ada tambahan informasi dari Bapak Jatmiko dari Pusat Unit Pengawasan Pelayanan, bahwa sudah dibuka  line pengaduan terkait operasional.

Dalam masa bebenah begini  tentu masih ada kekurangan dalam hal peraturan.
Misalnya dikemanakan barang sitaan yang mudah rusak seperti bawang putih atau daging?
Memang harus dimusnahkan, walaupun sayang melihat bawang putih dibakar misalnya.Bukankah lebih baik di sumbangkan untuk yang kesusahan?
Tapi karna belum ada undang-undang kehakiman yang mengatur tentang itu, maka harus dilaksanakan.
Sementara barang yang tak rusak, akan di lelang.

Semua sambutan ditutup dengan pantun khas Bapak Jatmiko:

Kupas-kupas si buah manggis
Puas tidak puas waktunya sudah habis




Kunjungan Ke Control Room ( CCTV)


Bapak Bekti (Tengah)

Tak terasa waktu sudah hampir tengah hari, sementara masih ada 4 tempat yang Blogger  harus kunjungi.
Kunjungan pertama adalah ke ruang CCTV tak jauh dari aula. Ruang hanya berisi meja dan TV berlayar lebar di dinding itu haram di foto, untuk menjaga kerahasiaan.

Menurut Bapak Bekti selaku penanggung jawab unit, bandara mempunyai CCTV di 668 titik.
Dan 48 screen mewakili semuanya.
Ini dapur rahasia pengawasan, berfungsi seperti intelejen.

Acara Pers Conference


Kami diminta turun, karna pers conference sudah siap di luar ruang. Bayangan akan pejabat Bea Cukai yang duduk berjajar menerima segala pertanyaan kami, ternyata salah!
Disana sudah duduk berjajar 6 orang berseragam oranye, bermasker hitam, tangan terborgol. Di kiri dan kanan mereka  2 petugas bersenjata menjaga ketat.
Persis yang selama ini kami liat di televisi  saat pemberitaan penangkapan jaringan narkotika .

Ini prestasi terbesar Bea Cukai di penghujung tahun 2014.
Pada tanggal 27 dan 28 Oktober masuk 13,5 Kg Metavitamin yang mampu merusak 94.000 orang.
Dengan perhitungan 1 gram untuk 10 orang. Hasil penjualan barang haram ini bisa mencapai 18 Milyar! Pelakunya berasal dari Vietnam, Taiwan, Taipeh, Iran dan Cina.

                                                      



Kasus 1 :
Tanggal 20 oktober, warga Vietnam sangat mencurigakan dan terbukti didalam tas ada 2,5 Kg Shabu.Penumpang ini mempunyai tas mirip dengan penumpang lain di beda tempat. Dengan tanda sedikit itu akhirnya ditemukan siapa komplotannya.

Kasus 2 :
2,6  Kg Shabu-shabu ditemukan dalam tas penumpang Air Asia.

Kasus 3 :
Tertangkap penumpang menyimpan benda haram itu dalam celana dalam wanita. Kini  sudah ditangani oleh Balreskorim.

Kasus 4:
Seorang warga negara Iran membawa narkoba berbentu lilin! Ini modus baru.
Bubuk haram tak lagi dimasukkan dalam tubuh lilin. Tapi badan lilin itu sendiri sudah mengandung Shabu.

Kasus 5 & 6:
Tanggal 1 November, tertangkap 2 orang berwarga negara Taiwan, mereka sindikat Shabu cair model baru yang disimpan dalam guci cantik tempat  minuman.
Satu orang membawa shabu  2,1 Kg, yang lainnya membawa 2,2 Kg.

Kasus 7:
Wanita warga pribumi terbang dari Jakarta, Kuala Lumpur, Maccau, dengan membawa 2,2 Kg shabu di dinding ranselnya.

Total  kaus yang berhasil Bea Cukai tangkap sampai tanggal 8 November adalah  79 kasus.
21 Kg Shabu, 62 orang pelakunya asal WNI, dan 40 WNA asal Afrika,dan Eropa.

Shabu cair adalah modus baru. Ia semacam arak yang dimasak  lalu bisa dikeringkan sebelum digunakan. Bea Cukai terus menerus mempelajari modus mutakhir hingga rute perjalanan nya.
Bapak Okta yang memberi keterangan dihadapan pers dan blogger mengingatkan agar hati-hati bila ada orang yang ingin menitipkan barang.

Oh ya, saya test teman-teman dengan pertanyaan, siapa yang bermasker lalu  menggeledah dan mengawasi pengedar narkoba saat tertangkap di bandara? Kebanyakan tak tau seperti saya kemarin-kemarin.
Mereka bilang mereka adalah polisi, ada pula yang bilang intel.


Kunjungan Ke Jasa Pengiriman Barang



Kami diterima langsung oleh Bapak Rahmat, kepala bagian EMS (Express Mail Service).
Beliau menerangkan lalu lintas kiriman. Cuma disini pusatnya pertukaran antar kantor pos dalam negeri dan luar negeri.

Prosesnya adalah :

Barang dari luar negeri ---> Masuk Gudang---->Bagian Ditribusi mengambil----> di tembak (Scan) sampulnya sesuai dengan penerbangan----> dinaikkan ke lantai 2 untuk pengecekkan ulang lalu ditanda tangani serah terima.

Dalam surat edaran bersama  tahun 2000, Pos dan Bea Cukai bekerjasama untuk urusan surat atau paket, maka ada biaya cukai di tiap kiriman.



Jenis kiriman lain adalah :

- Mail
- Parsell
- Pos Express

Bapak Bustaman (Manager Operational) mengatakan setiap barang wajib di Xray.
Begitu barang dari luar negeri turun di apron dan dimasukkan dalam gudang TPS (Tempat Sementara) Bea  Cukai tetap mengawasi.

Tarif pengiriman kompetitif, tergantung negara mana yang mengirim.
Dan ada peraturan resmi, barang2 apa saja yang tak boleh masuk. Karna bisa membahayakan pesawat/petugas yang membawanya.

Jasa Pengiriman Swasta





































Beralih ke kargo pengiriman barang milik swasta seperti DHL, JNE, dll yang inti kerjanya sama. 
Terdapat pula  paket yang rusak diperjalanan.
Cuma gedung lebih terawat, ketat penjagaannya, dan 35 anjing pelacak disediakan untuk mencium paket yang berisi barang berbahaya / terlarang.

Lumayan seru, saat lihat mereka berlari dengan gesit, tau persis apa yang harus ia lakukan.
Dalam waktu singkat, kami lihat sendiri ia mencurigai 1 paket lalu menggonggong kuat.
Serentak para petugas memberinya pujian dan semangat.

Acara Makan Siang

Letih dan lapar saat berkeliling jadi luntur setelah melihat jamuan tuan rumah yang  maknyuus!
Kami makan siang diiringi lagu-lagu Sheila on 7, Aril-Noah,dan Maroon. Keren deh!
Sampai teman-teman ikut menyanyi meski makan belum kelar.

Makanan bathin juga didapat . Sempat sholat di Musholla kantorn yang bersih terawat.





Ke Terminal 2

Wah! detik-detik terakhir habisnya kesempatan, kami di beri waktu untuk melihat langsung bagaimana proses barang bagasi turun sampai ketangan pemilik dan melewati pemeriksaan yang begitu teliti.

Sekali lagi kami disambut dengan anjing-anjing hebat . Konon Bea Cukai akan menambah 50 anjing lagi  dari Australia dengan biaya 7,5 milyar, guna meningkatkan pengawasan dan pengamanan pabean.
Anjing-anjing  pintar yang menyambut kami ini berasal dari Jerman dan Cheko Slowakia jenis Labrador Retvier dan German Shepard.





Begitu kereta  barang memuntahkan isinya  anjing pintar itu menciumi setiap tas.
Penumpang hanya menunggu tas nya di ban berjalan yang  perlahan keluar, tanpa tau dibalik dinding ada ruangan besar tanpa lampu dan  anjing-anjing cerdas yang mendengus. mencium.

Biasanya penumpang akan menggiring bawaannya menuju monitor pemeriksaan tas.
Dapat dilihat sebelumnya ada kantor Custom. Agar aman tak bermasalah, maka tunjukkan barang titipan orang (bila ada). Mereka akan menghargai keterus terangan, dan kita pun akan selamat keluar.






Penutup

Pertemuan ini sangat membuka mata. Memandang Bea Cukai dari luar tentu akan beda jauh bila kita tau usaha dan kerjanya. Tekad instansi ini untuk bebas dari korupsi semoga dimudahkan, dan jadi contoh bagi instansi lain.
Saya bangga, Bea Cukai ternyata punya KPK sendiri untuk mengawasi pegawainya dari korupsi 

Terimakasih Bapak dan Ibu pimpinan unit Bea Cukai beserta para pegawainya yang sudah megunndang, membimbing perjalanan dan tulus melayani pertanyaan sampai urusan perut.
Semoga kerjasama terus terjalin , agar manfaatnya dapat dirasa oleh masyarakat seperti yang kita harapkan.

Terimakasih Bapak Arif, yang dengan sabar menjemput dan memandu hingga usai acara,
















              


























8 comments:

  1. hihihi salah fokus nih lihat mak shinta diperiksa hehehe

    ReplyDelete
  2. Hahahaha...iyaa ikh! Maaaaf Mak Sintaa ..

    ReplyDelete
  3. makasih infonya mba Mutia, seru ya, kemarin saya gak ikutan sama yg tour ke terminal :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaa...kami 1 bis sampe bengong, kok bisa, sopirnya beda jalur gitu ? Sampe ketemu di moment menarik lain yaa...:)

      Delete
  4. keren banget kunjungan kunjungannya ya
    semoga ke depannya bea cukai makin "bersih"

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amiin ya Rabb... ayo Mbak Elsa, ikutan di moment lain :) ikutan komunitas Learning Forever, atau Brid ID yuk!

      Delete
  5. hahaha hadeuuhh mukaku nongol lagi di mari qiqiqi

    ReplyDelete
  6. Hahaha...memang asalnya di marih,Mbak. Dikira yg nongol gambar paling atas (Bandara), tak taunya... :)

    ReplyDelete