Monday, 10 November 2014

Blusukan Ala Amerika





Pak Budi Rahardjo dosen ITB yang blognya banyak dikunjungi bicara soal "Blusukan".
Intinya blusukan itu bisa dilakukan oleh siapa saja. Blusukan akan berjalan bila cocok dengan latar belakang dan karakter. Seperti Jokowi  (Eh! Bapak Presiden,misalnya).
Bila orang lain yang melakukan akan beda lagi hasilnya.
Kesama rataan dan kesederanaan itulah kuncinya!

Reaksi ini mungkin muncul karna ada pejabat mentri yang blusukan tapi kok mendapat tanggapan berbeda dari masyarakat. Mungkin karna caranya  yang seperti Ramboo.
Saya sendiri selalu yakin, apa yang datangnya dari hati akan sampai kehati. Blusukan dengan ikhlas akan diterima juga dengan ikhas.

Sekedar berbagi pengalaman, sebetulnya blusukan bukan cuma ada di Indonesia.
Amerika sudah lama menjalankan, dengan beda cara. Efektif, elegan, dan berhasil tanpa boss besar turun.

Di tempat pekerjaan suami saya (Sacramento), beberapa  bulan sekali datang "Tamu Misterius"
Ia menyamar jadi tamu biasa, lalu memperhatikan cara petugas melayani customer, sampai kamar mandi yang tak luput dari perhatian.

Karna yang datang selalu berganti orang, tak ada satu pegawai  pun menyangka, dia orang penting dari kantor pusat.
Pegawai yang tidak sumgguh-sungguh harus siap menerima surat pemberhentian tiba-tiba.
Sedangkan pegawai yang bagus kinerjanya  akan dapat point. Point-point yang dukumpulkan itu nantinya dapat ditukarkan barang elektronik di mana saja.

Semoga pemerintah negeri ini bisa belajar dari mereka. Punya orang kepercayaan khusus, hingga tak perlu lah, bapak menteri sampe manjat-manjat dan dilecehkan penghuni rumah.

2 comments:

  1. kunjungan perdana ni bu, salam kenal ya bu

    ReplyDelete
  2. Terimakasih...salam kenal juga ya, saya mau main jg ke blog Mbak akh! Oh ya, trmks sdh hadir :)

    ReplyDelete