Rabu, 31 Desember 2014

JOB REVIEW (Bagian 3)



Persoalan Job Review ada etika nya sendiri. Tapi sebelum itu kita lihat blog kita masing-masing yaa..

Personal Branding:

Seperti ingin menjalin hubungan dengan tambatan hati menuju serius, tentu harus tau alamat rumah dan bagaimana keluarganya,kan?

Kita ingin dikenal bloger di bidang apa? Jika isi (Postingan) nya resep saja, maka yang melirik sudah pasti produk minyak, mentega, misalnya...

Paling bagus kalau blog punya personal branding yang baik. Melihat selintas saja orang sudah menangkap kemana arah blog kita. Yang suka fashion bisa liat blog nya DIAN RIKASARI, menarik ! Bagaimana dengan kita? ingin Fashion, Kuliner, Travel, Parenting?




Saya tanya sama Mbak Is sang guru, gimana doong, yang blognya Random seperti blog saya ini?
Beliau jawab, tetap ada yang melirik, asalkan ada salah satu tema yang ditonjolkan.
Usahakan tampilan blog terlihat profesional, begitu juga isi dan bahasanya.













Sumber Gambar



Beri Alamat

Permudah pengunjung yang datang. Tampilkan alamat email anda di halaman  yang posisinya mudah dan menyolok dilihat. Bisa di sisi kanan/kiri (Sidebar) atau khusus di kolom About Me.
Blog yang sudah nge-top pun tetap semangat memperkenalkan dirinya. Ada yang membuat kartu nama, dibagikan pada event/gathering tertentu.

Tapi diteliti yaa..jika ada yang berkunjung, kadang mereka sebagai spam (Pengganggu).

R i s e t

Tulisan yang runut, rapih, lengkap,  jelas. Baiknya bersumber pada hasil riset. Blog resep betul-betul sudah dipraktekkan. Beda jelas resep hasil copas dengan hasil praktek. Bisa di cek!
Blog travel yang bermutu akan tampil lengkap mulai dari persiapan, harga karcis, hotel, ongkos, harga jajanan, sampai baik buruknya lokasi.


24 Best Travel Blogs and Websites 2014










Sumber Gambar

satu pesan yang saya catat...
Jangan lupa ambil gambar saat kita sedang wisata kuliner atau traveling, lalu buat tulisan. Siapa tau salah satu  diantaranya ada yang kena lirik!
Lakukan dengan senang hati. Menulis... kirim... lupakan! itu saja prinsip saya selama ini.

Pernah juga sih, kepeleset...:) 
Saya menulis tentang 1 resto yang saya suka gaya vintage nya. Ternyata banyak pembacanya!
Muncul rasa tidak ihlas, dia nge-top dan saya tak di bayar.
Tapi akhirnya saya fikir, nggak apa-apa lah! toh akan menaikkan page rank (rangking alexa) saya juga. 
Pasti terbalas dari pintu yang lain, kata guru saya. Dan betul! alhamdulillah saya dapat job menulis dari salah satu toko online. Tuu kaaan...?

Bagaimana kalau sudah menulis lama tapi belum juga dapat tawaran?
Sabar saja...Guru saya sendiri aktif nge-blog sejak  tahun 2005, baru dapat job di tahun 2010.
Agar tak kecewa menulislah karna hobby!

Ok, tentang kerjasama dengan klien, di JOB REVIEW 4 yaa.. :)















Senin, 29 Desember 2014

JOB REVIEW (Bagian 2)

Saya penuhi janji saya kemarin yaa...

http://bloggernubi.com/wp-content/uploads/2014/01/menghasilkan-uang-dari-blog.jpg





















Dulu, saya kira blog yang nge-top, banyak follower, tema tulisannya keren, gaya bahasanya bagus, itu yang bisa menghasilkan uang. Banyak iklan yang ingin tampil di halaman blog nya.
Ternyata tidak juga, ada yang blognya biasa-biasa saja tapi dapat untung dari kegiatannya.
Pasti ada "Sesuatu" yang menyebabkan blog itu di lirik.

Untuk bloger pemula yang semangat mencari tau,  saya berusaha menerangkan ilmu yang saya dapat kemarin, dengan cara sederhana.
Perusahaan yang kita harap bisa memasang iklan itu, kita sebut KLIEN.
Klien kita ada yang ingin iklan tempel, ada juga yang ingin kita menulis saja tentang produk mereka, istilahnya Job Riview  ( Kita dapat tugas menulis kehebatan produk mereka). Akan dibayar setelah tulisan kita kelar.

Cari Klien Seperti Cari Pacar

Bergaulah yang banyak, ikut organisasi, supel, sambung silaturrahim ! begitu nasehat untuk orang yang mau cari pasangan. Blog kita pun demikian. Setiap selesai menulis satu postingan, langsung sebarkan ke Google Plus, FB, Instagram, atau Twiiter.

Curi Perhatian Klien Dengan:

- Penampilan

Kalau ingin cepat memiliki pasangan, tentu berusaha tampil menarik bukan?
Buatlah  tampilan blog (Template) yang sederhana, tidak banyak asesoris seperti salju turun, hindari memasang lagu, agar mata pengunjung lebih fokus pada postingan. Hindari warna dasar hitam dengan tulisan putih.

Jika klien sudah tertarik dengan tampilan tentu ia ingin tau lebih banyak tentang kita. Ciptakan ruang yang memudahkan ia melihat prestasi kita. Blog saya masih berantakan, saat menang Give Away (Lomba yang diadakan sesama bloger), atau saat menang lomba menulis di instansi belum saya kumpulkan dalam satu ruang.

Klien mudah mengetahui prestasi kita pada  ruang yang kita beri label About Me misalnya. Tulis pengalaman di masyarakat atau juara lomba di event-event tertentu.

  - Ramping

Seperti sekolah juga, blog punya ranking. Rangking 1 di sekolah adalah yang terbaik. Makin kecil angka makin baik.Cek ranking kita dengan membuka halaman ALEXA. Isi alamat blog kita di kolom kosong kanan atas. Bila masih jutaan, jangan putus asa!

Rangking saya pernah gendut mendadak. Dari 900.000 dalam beberapa hari pesat naik sampai 12 Juta. Saya sampai ngambek tdk mau lagi buka-buka Alexa. Diet dengan membuat postingan setiap hari, akhirnya susut lagi, sekarang sudah 2 juta 400-an.

- Tamu Unik

Lewat Alexa, klien bisa mendeteksi tamu blog kita siapa saja, makin banyak dan makin unik pengunjung, maka makin besar minat dia mempersunting kita.
Bila 90 % tamu berasal dari Google itu pertanda baik. Bagaimana dengan jumlah follower dan koment pengunjung? Mempengaruhi juga, tapi tidak terlalu. Karna ada yang komentnya cuma sedikit, tapi bisa dapat Job.

- Jadi Pribadi Sendiri

Kalau sedari awal tulisan kita sudah kalem, formil, tidak perlu  tiba-tiba jadi lincah dan kocak seperti penulis Radika yang nge-top itu. Pertahankan gaya tulisan. Klien datang karna melihat tulisan keseharian kita. Yakinlah, sampai dia datang dan membuat perjanjian  tandanya ia tertarik dengan apa adanya kita.

- Jangan Menghina

Usahakan postingan kita bersih dari menjelekkan produk tertentu secara berlebihan dan terang-terangan menyebut nama produk. Siapa tau sewaktu-waktu justru dia yang datang?

Masalah perjanjian dan apa saja yang harus dihindari saat hubungan sudah terjalin, di postingan berikutnya yaa..:)


Suasana Belajar JOB REVIEW Emak-emak Bloger  (KEB)











Bukan Doa Akhir Tahun


Kala orang-orang mengumpulkan harapan untuk tahun depan, merencanakan dan berdoa untuk mengisi tahun depan saya hanya memikirkan makna doa itu sendiri. Bukan masalah waktunya.

Kalau menghitung-hitung nikmat yang sudah Allah beri, kebanyakan saya dapati apa-apa  yang tidak saya minta dalam doa. Ia seperti darah dan udara yang Allah beri tanpa pesan sebelumnya. Beredarnya darah dan keluar masuknya udara ke paru-paru pun tidak perlu harus pencet tombol atau melakukan sesuatu.
Saat kita diam, tidur, berjalan,  mereka bekerja sendiri. Speed dan cara kerjanya sudah settingan Allah.

Lalu apa yang saya harus diminta?
Menurut saya, karna kita lemah, maka permintaan adalah yang bisa membuat kita kuat dan berubah.
Saya ingin sekali mampu membuang tabiat buruk, ingin memiliki akhlak mulia, tenang, dan menenangkan orang lain seperti mereka yang dekat dengan Allah.
Kenapa saya pilih itu? Karna akhlak adalah penentu kwalitas keberagamaan kita.

Seorang ahli inspirasi bilang, ketika orang itu taat beragama, maka ia jadi petarung hebat.Dia selalu unggul, karna didalamnya ada agama yang menuntunnya berakhlak agung. Kehebatan seseorang bukan karna skill, tapi karna ahlaknya. Mengapa? karna skill pasti ada harganya. Jika selesai, dibayar! Sementara akhlak tak akan pernah bisa dinilai dengan angka/apapun

Ternyata meraihnya bukan dengan merenung dan berlatih saja. Pertolongan Allah amat dibutuhkan.

"Ketika kita memohon kepada Tuhan pada waktu bersamaan Tuhanpun mengingatkan kita tentang kelemahan kita, kelalaian kita, kesombongan kita, ketidak jujuran kita, kemalasan kita, kerakusan kita, kebodohan kita, kekikiran kita, Tanpa disadari proses doa itu adalah ajang intropeksi kita dihadapan Tuhan untuk mengingatkan kita agar teru menerus menjadi lebih baik"

Masalahnya sekarang, sudah 2 arahkah  komunikasi  dengan Allah?




MY TIMES 2014

Insya Allah....








Minggu, 28 Desember 2014

JOB REVIEW (Bagian 1)


Pinjam Foto Koleksi : Mak Mira


Ceritanya kumpul   "Arisan Ilmu" Emak-emak Bloger di Thamrin City Mall.
Emak bloger yang sudah sukses,  memaparkan bagaimana supaya kegiatan blog menghasilkan, bukan cuma iseng mengisi waktu atau sekedar curhat-curhit.

Berawal dari 3 tahun yang lalu, ulah 4 emak pentolan yang super itu membentuk komunitas. Tanpa di duga dalam waktu 2 bulan anggotanya mencapai 100 orang. Terlanjur basah...ya sudah, basah sekali! *Lirik dangdut.
Dan... sekarang sudah lebih dari 400-an  anggota mengikuti dengan seksama, sukarela,  tetap eksis tanpa iuran  apa-apa.

Unik-unik sebutan para pengurusnya. Misalnya ada yang panggil "Mak Pon" artinya sebagai Founder. *Hihi...kira-in namanya Ponirah!
Yang lain di panggil Mak Min (Admin), Mak Puh, maksudnya Sesepuh (Penasehat).



Pinjam fotonya Mak Widy Darma



Pinjam koleksi Mak Diah Woro S





Kalau sudah kumpul begini, saya jadi Lupus ( Lupa Usia), semangat yang muda-muda dan cantik itu luar biasa! Cepat sekali  saling menularkan energy positifnya. Padahal 90% baru kenal disini.
Mungkin karna sehati, sejiwa, sehobby, sekeinginan, se cita-cita, kali yaa...?

Senang bisa hadir, karna tidak semua anggota otomatis bisa. Ini hasil lotre lhoo...!
Yang belum keluar namanya harus  ihlas Waiting List untuk arisan bulan berikutnya. Asiik kan? Jadi selalu ada rindu buat mengumpulkan ilmu.

Jam 12 pas, acara kelar! sesuai yang direncanakan.
Kami pulang membawa Ilmu tentang apa dan bagaimana JOB REVIEW. Apa yang klien suka, bagaimana perjanjian kerjanya? Apa hak kita sebagai penulis? Bagaimana mereview yang baik sesuai etika? Bagaimana menghadapi persaingan? dll...

Keterangannya di postingan nanti deh!...Mau istirahat dulu :)





Selasa, 23 Desember 2014

Mungil Tapi TOP



Resto nya tidak besar, hadirnya pun diapit warung-warung biasa. Kalau sudah masuk, baru luar biasa! lidah kita dimanja, sambil bernostalgia.

Sejak dulu gado-gadonya memang enak, banyak orang tau itu!
Warungnya sempit, tapi yang makan tidak keberatan duduk berdempetan.
Di tempat baru sekarang ini tambah banyak lagi dagangannya, kue basah, cemilan, pastel mungil,gudeg komplit,nasi goreng,dll.

Harga-harganya nggak sok nge-top, teh hangat kalau ditempat lain ada yang 2000/3000 rupiah, disitu cuma 1000.

Saya makan gado-gado+teh botol+  3 Poding Cup= 18.000



Letaknya bertetangga dengan Rumah Sakit BMC  (Bogor Medical Center), JL.Pajajaran, atau sebelum SMA 3.
Harga kue-kue biasa saja, tapi pilihan banyak kalau datang pagi-pagi, maka banyak pesanan dari kantor/sekolah.

Mereka inisiatif juga, lho!  Dekat kasir ditempel ucapan terimakasih kepada pelanggan setia. Menarik sekaligus menggoda ingin mencoba buat pengunjung yang baru berkenalan.

Ruang atas tempat makan cukup sejuk dengan kipas angin tua. Sambil tunggu pesanan, kita disuguhi interior, gambar dan barang jadul. Mulai muka Jhon Lennon sampai strika ayam-ayaman.













Maknyuuss disajikan panas.


Rempeyeknya tipis sarat bumbu


Poding Cendol, Surabi...































Ambil Raport? Begini Caranya!...




Sudah belasan tahun ambil raport anak-anak, baru kali ini prosesnya lancar, tanpa rapat, dan tidak saling mendahului. Biasanya orang tua murid yang kantoran ingin lebih dulu dilayani, bikin ibu-ibu yang bawa anak kecil jadi lebih lama menunggu.
Maunya sih acuh saja, tapi tidak bisa! lihat orang lain wajah resah dan anak kecilnya mulai rewel jadi ikut resah.

Di SMA anak saya ini pakai cara baru, begitu datang langsung diberi nomor urut antrian + Surat pemberitahuan acara piknik lengkap dengan jadwal kegiatan + Pengumuman penting dari Kepala Sekolah.Point-point penting saja! Beres kan?

Semua jadi lancar, tak bisa curhat lama-lama, tak perlu sanggahan yg biasa terjadi di rapat-rapat sampai habis waktu bahkan kelebihan. Kalau tak setuju bisa dibahas di waktu dan ruang lain.
Wali Kelas pun tak perlu lagi menerangkan satu-satu hasil rapat kepada orang tua yang datang kesiangan.

Memudahkan orang lain itu indah yaa...senang sama-sama.


Minggu, 21 Desember 2014

Selamat Hari Ibu

                             


Ibu adalah samudera cinta, memendam keindahan dan kekayaan
Harumnya seperti bunga
Ada dimana-mana dalam macam warna dan rupa 

Anak mengira ibu sumber cinta
Ibu bilang, anak penghadir cinta

Ungkapan cinta harusnya tak bertanggal, tak berbulan
Kapan saja...dan dari siapa saja
meski bukan dari anak yang keluar dari rahimnya


*Saya mewakili Ali, SELAMAT HARI IBU, Mak Otoh...:)

Di warung kecil milik Bu Otoh, seorang bapak makan siang sambil  menggendong anak bayi.
Sambil makan sesekali ia berkisah tentang istrinya yang baru saja meninggal setelah melahirrkan.
Makanan tandas diapun  minta tolong titip anak nya pada ibu pemilik warung, katanya ingin beli rokok di toko yang tak jauh dari situ.

Tak pernah disangka, sejak itulah Bu Otoh menjadi ibu si Ali, bayi cacat yang dititipkan.
Bukan  hanya wajah bayi cacat itu yg bikin hati Bu Otoh luruh dalam kasih,tapi berita kematian ayah Ali  selang beberapa hari menambah rasa Iba.

Ali tumbuh besar,dg keringat Pak Otoh tukang sapu sekolah SMP.Kesibukan baru membuat istrinya tak dapat berjualan lagi. Kehadiran bayi  itu jawaban Tuhan atas doa mereka berpuluh tahun, maka selayaknya disyukuri dengan merawat sebaik mungkin.
Masalah rumah alhamdulillah ada yg mengizinkan mereka tinggal di gubug gratis,asal tidak keberatan dikelilingi  kuburan umum ,dan bersedia rutin membersihkan ilalang sekitarnya.

Diusia 15 tahun Ali sering mengamuk, dan rewel ,bentuk kesedihan dan kekecewaannya atas kematian Pak Otoh. Saat saya kunjungi rumahnya alhamdulillah dia sedang tenang. Dengan wajah datar dia memberi saya serenceng buah Rambutan yg ranum.Senang sekali melihat kelihaiannya  memetik,  2 kawannya hanya asik duduk menunggu diatas makam.

Hanya Ali yg selalu tidak hadir disaat-saat pesta syukuran/buka puasa bersama/ atau kumpul saat lebaran yatim. Jadi saya  selalu antar jatahnya.

Belasan tahun mengenal mereka, .Bu Otoh dan Ali tak terpisahkan.
Para tetangga sedari dulu menghawatirkan kelangsungan perawatan Ali, mereka  mengusulkan anak itu diserahkan pada org lain saja, namun Bu Otoh menolak.

Bu Otoh  sudah menginjak usia 80 tahun ,badannya makin ringkih, dan sering sesak nafas. Ia datang kerumah saya untuk membicarakan masa depan Ali.

"Saya takut umur saya tak panjang lagi Bu" Begitu katanya.

Cinta telah Allah tanamkan di tiap hati wanita, layaknya air hujan sejuk yang bisa tercurah kepada siapa  saja. Boleh jadi kesejukan cintanya  tertampung di wadah hati anak-anaknya, atau mengalir begitu saja untuk anak yang bukan keluar dari rahimnya.





Sabtu, 20 Desember 2014

Sedekah Kartu





Kira-kira 2 bulan yang lalu, saya sedang antri penggantian kartu harian comuter di Stasiun Bogor, seorang bapak keluar dari antrian belakang lalu menghampiri saya.
"Bu, ini untuk ibu saja!"  katanya  sambil memberi kartu lalu siap-siap hendak pergi. Karna saya tidak kenal dan tidak siap, maka saya cuma berterimakasih dan  menganjurkan kartu itu diberikan saja pada anak remaja yang ada di belakang saya. Anak remaja sederhana itu tampak senang.

Setelah beberapa waktu saya baru mengerti, bapak tadi ingin uang 5000 Rupiah dari penggantian kartu comuter disedekahkan saja. Wahh...baik sekali! Saya yakin  meski karna terburu-buru, jarang sekali ada orang seperti itu.  Kebanyakan untuk 5000 Rupiah penumpang rela mengantri panjang.
Lumayan buat ongkos naik angkot, kan?

Tapi kemarin di tempat yang sama saya baru tau, setiap hari ada saja orang yang terburu-buru seperti bapak itu. Dan tau juga  ada yang jeli melihat kesempatan untuk menadahkan tangan.
Seperti gadis kecil ini, belum lama berdiri di sisi antrian sudah dapat 4 kartu di tangannya!
Begitu pula di antrian lain, disana seorang ibu sudah menanti.

Stasiun Bogor sudah bagus dan bersiih sekarang. Pengemis dan pedagang liar tak ada lagi. Dengan adanya "Sedekah Kartu" khawatir mereka berdatangan lagi.
Idealnya pihak PJKA menyiapkan saja kotak kaca untuk menampung kartu tersebut, untuk diserahkan pada Badan Sosial.

Atau mungkin pembaca punya ide lain?



Jumat, 19 Desember 2014

Si Centeng Lapar



 



Si centeng baru melahirkan minggu lalu. Siang ini dia kelihatan lapar sekali, tapi saya malas ke warung beli makanannya. Jadi kami berbagi sepotong ayam.
Waktu dia siap makan, suara anaknya menangis. Centeng mendadak batal makan, dia lari untuk menyusui.

Beberapa kali dia datang pergi, bingung antara makanan dan tangisan anak.
Kesiaan...nggak tega liatnya! Akhirnya terik panas saya berangkat  juga ke warung beli ikan.
Sampai rumah langsung campur dengan nasi seperti biasa.  Gara-gara kucing, saya nggak suka lagi ikan tongkol iris, sekalipun di rendang!

Makanan itu disambut cepat, lahap betul! Ibu-ibu pasti tau apa yang Centeng rasa. Habis nyusui itu honger (Lapar Berat),saat makan  nikmaaaat betul walau ketemu sayur katuk terus!
Setelannya udah begitu kali yaa,,,Allah  lancarkan  rejeki  anak lewat nafsu makan ibunya.

 Si Centeng satu-satu nya kucing yang tak saya beri nama. Panggilan  itu sumbangan dari adik saya. Karna dia kucing wanita  pemberani sedikit preman, memenuhi sarat untuk jadi centeng, Anehnya  biar galak banyak kucing yang naksir.

Saya ingin bisa merawat kucing supaya keren dan bersih meski kucing liar. Tapi sejak kecil tak terbiasa membelai kucing. Ibu melarang, takut asma saya kambuh. Dan satu lagi, saya trauma, pernah lihat kucing memakan anaknya. Ikkhh!!

"Maaf Centeng, 
Saya cuma bisa kasih makan dan kasih obat. Nanti di akhirat  bilang ya... saya tidak pernah menyia-nyiakanmu!"