Tuesday, 23 December 2014

Ambil Raport? Begini Caranya!...




Sudah belasan tahun ambil raport anak-anak, baru kali ini prosesnya lancar, tanpa rapat, dan tidak saling mendahului. Biasanya orang tua murid yang kantoran ingin lebih dulu dilayani, bikin ibu-ibu yang bawa anak kecil jadi lebih lama menunggu.
Maunya sih acuh saja, tapi tidak bisa! lihat orang lain wajah resah dan anak kecilnya mulai rewel jadi ikut resah.

Di SMA anak saya ini pakai cara baru, begitu datang langsung diberi nomor urut antrian + Surat pemberitahuan acara piknik lengkap dengan jadwal kegiatan + Pengumuman penting dari Kepala Sekolah.Point-point penting saja! Beres kan?

Semua jadi lancar, tak bisa curhat lama-lama, tak perlu sanggahan yg biasa terjadi di rapat-rapat sampai habis waktu bahkan kelebihan. Kalau tak setuju bisa dibahas di waktu dan ruang lain.
Wali Kelas pun tak perlu lagi menerangkan satu-satu hasil rapat kepada orang tua yang datang kesiangan.

Memudahkan orang lain itu indah yaa...senang sama-sama.


4 comments:

  1. Praktis, ringkes. Gitu ya Mbak? Bisa dicontoh nih...
    eh tapi mungkin bagi ortu/wali muris yang suka diskusi/musyawarah, yang kayak gini kurang disukai mungkin ya? hehe..

    ReplyDelete
  2. Hehehe iyaa...ya. Kebetulan saat ambil rapot kemarin tidak menyinggung masalah uang,Mbak. Jadi lancarr jaya. Trmks hadirnya Mbak Diah. :)

    ReplyDelete
  3. Boleh ditiru tuh caranya oleh sekolah lain, he......saya jg paling males ambil raport ke sekolah yg biasanya molor dr jadwal. Belum lagi ditambah "ceramahan" guru, apalagi klo ujung2nya duit.

    ReplyDelete
  4. Hihihi...benerr!! ternyata sama dengan saya yaa.. Saya jadi lebih seneng dapat hasil akhir, berapa nominal yang disepakati? Toh, biasanya ketentuan sekolah juga yang akhirnya menang :)

    ReplyDelete