Saturday, 17 January 2015

Memberi Atau Tidak?





Ada 2 gadis kecil jalan hati-hati diantara ibu-ibu yang lagi serius ikut kajian.
Jilbabnya lusuh, bajunya tidak  sempurna baju  muslim. Satunya pakai rok merah seragam sekolah.
Mereka menuju lemari  mengembalikan mukena yang baru mereka pakai.

Waktu berbalik mau keluar mesjid, kelihatan tangannya pegang toples transparan berisi uang.
Kami bisik-bisik ngobrol. Katanya mereka selesai dagang kueh.
Karna tergesa dan  takut mengganggu kajian, saya lupa tanya dimana rumahnya?
jadi nyesal melepas mereka begitu saja, hanya dengan pemberian seadanya.



Di stasiun Bogor juga begitu! Saya pernah terkesima dan cuma ngobrol singkat waktu ketemu anak SD pulang sekolah langsung pulung sampah di tempat becek basah.
Lagi-lagi saya hanya memberi seadanya, tanpa sempat tukar uang, karna liat dia sudah  duduk di becak bapaknya.
Serba salah kalau sudah begitu. Tak semua orang tua suka anaknya di beri meski mereka dhuafa.

Ada yang bilang , nggak baik memberi kepada dhuafa yang semangat berdagang/berusaha. Khawatir mereka akan keterusan, lebih  mengharap orang memberi daripada membeli. Apa iya?





No comments:

Post a Comment