Friday, 23 January 2015

Wafatnya Raja Arab Saudi





Betapa sederhana prosesi wafatnya  Raja Arab Saudi, Raja Abdullah. Kecanggihan informasi mampu membuka mata penduduk bumi yang belum mengenal bagaimana Islam mengatur sebuah acara pemakaman.  Kenapa begitu sederhana? Bukankah ia masuk dalam daftar orang terkaya di dunia?

Begitulah islam, siapapun dan pangkat apapun yang kembali pada Allah, ia hanya hamba, seorang manusia yang tak ada setitik makanannya pun yang tak berasal dari Allah.  Gelimang harta statusnya cuma hak pakai. Rejeki makan, harta, fasilitas boleh beda dengan yang lain, tapi rejeki ahir kita sama...kain kafan!

Sang raja telah kembali pada yang Maha Raja. Ia berteman daftar amal.
Beliau bicara tegas khas suku Badui Arab. Pantang dipanggil dengan sebutan "Yang Mulia" apalagi mencium tangannya.

Sempat ia membuat kaget 7000 pangeran-pangeran dan putri-putri keluarga besar kerajaan, dengan memotong tunjangan mereka besar-besaran.
Ada yang menggambarkannya seperti petapa yang mengasingkan diri di gurun dari kehidupan modern. Tapi ia mampu menyimbangkannya.

Saat dapat ancaman akan digulingkan, secepatnya ia membuat keputusan. Membangun 500.000 pemukian yang menghabiskan dana 130 milyar USD. Menaikkan gaji pegawai pemerintah dan loyal pada organisasi keagamaan. Untuk mempermudah komunikasi dengan rakyat ia buka akun Facebook.

Setidaknya 2 kali ia menolak telepon presiden Obama, yang memintanya mendorong demokrasi di Arab Saudi. Baginya itu terlalu bahaya. Perbedaan pendapat dengan rakyat tidak harus dengan cara terbuka di jalan-jalan. Pejabat tinggi keagamaan kerajaan menyatakan bahwa Islam melarang protes di jalan-jalan. Ketidak puasan pada pemerintah dapat di utarakan perwakilan rakyat dengan berdialog face to face.



( Sumber Berita : The New York Times, 22 Januari 2015.)


Pemakaman Yang Sesuai Sunnah (Contoh Rasul)

- Tidak ada salvo
- Tidak berlebihan dalam memperlakukan jenazah
- Tanpa azan
- Nisan sederhana
- Tidak bercampur laki-laki dan perempuan
- Tidak membaca Yassin di makam

















2 comments:

  1. Belajar kesederhanaan dr prosesi pmakaman raja saudi...

    ReplyDelete
  2. Semoga jd pembelajaran juga untuk ummat muslim dunia yang masih ingin di agungkan di pemakaman yaa...

    ReplyDelete