Tuesday, 17 February 2015

Indonesia Parisnya Baju Muslim


Dulu ada seorang disainer meramalkan, kelak Indonesia jadi Parisnya baju-baju muslim.
Lalu saya membaca gejalanya kalau datang ke Pasar Pusat Grosir Indonesia Tanah Abang. Dalam hitungan bulan saja model baju muslim cepat berganti. Siap-siap kecewa kalau cari model yang kita suka ternyata sudah lenyap.
Bertambahnya wanita yang mengenakan hijab membuat pedagang baju-baju biasa pun banyak yang beralih menjual pakaian muslim.

Pakaian muslim tidak terkesan norak lagi sejak  Ida Royani dan Ida Leman terjun ke bisnis itu. Disain keduanya sederhana tapi justru memancing ide disainer lain menciptakan busana muslim untuk pesta.
Pelan-pelan orang tak malu lagi memakai baju muslim ke pesta . Tapi masih sebatas untuk emak-emak.

Lalu era bordir di dada dan tangan pun menyusul. Menyesuaiakan warna makin pintar, dari bros yang kecil sampai tas dan sepatu. Bahkan ada yang disesuaikan dengan warna  bingkai kacamata.
Kelihatan sekali ghirah ( Semangat) untuk tampil islami  yang modis.





Seiring dengan menjamurnya majelis ta'lim atau kajian-kajian islam di ibu-ibu elite yang parkirannya bermobil mewah sampai majelis ta'lim di pelosok yang parkirannya angkot, mereka tak sadar tampilannya mengabarkan busana muslim macam apa yang sedang digandrungi.
Sinetron-sinetron TV pun turut meramaikan dan mempercepat putaran mode baju muslim.

Menurut penjual pasar Tanah Abang, yang paling panas dengan mode baju muslim adalah ibu-ibu dari daerah seperti dari Samarinda, Sulawesi, Sumatra, bahkan Malasyia dan Brunei. Belanjanya tidak tanggung-tanggung. Ibu-ibu di daerah menjadikan pakaian muslim istri pejabat jadi kiblatnya. Maka muncul baju muslim yang diberi nama Baju model Ibua Walikota, atau model Ibu DPR rapat.
Wah! pokoknya lucu-lucu kalau nama-nama model baju muslim sudah digantung di leher menekin.
Ada lagi nama lain seperti : Mukena Krisdayanti, mukena Syahrini, mukena Korneli, Koko Jefry dan yang terakhir mukena Jokowi.

Setelah bosan model bordir, model kaftan pun keluar dengan earna-warna menarik. Beberapa kelompok ibu di Jakrta ada yang janjian ketemu di Mall untuk satu urusan, tapi  sudah kompak dari rumah untuk sama-sama memakai baju muslim Kaftan.
Idul Fitri dan acara keluarga paling percaya diri memakai busana yang berasal dari Iran dan menyebar hingga Rusia ini.



Makin kesini, anak-anak  gadis pun mulai punya banyak ide dalam mendisain. Bukan cuma baju yang di jadi  sorotan, tapi kepandaian melilit selendang jadi trend. Tutorial memakai hijab jadi ramai di youtube dan blog.
lupa link nya di mana, ada disainer  muallaf cantik asli USA jlelas-jelas bilang bahwa inspirasi disainnya dari baju muslim Indonesia. Wow sekali!

Dan...  beberapa lalu sahabat FB saya membuktikan, bahwa ramalan dan apa yang ia mimpi-mimpikan jadi kenyataan. Untuk pertama kalinya di adakan peragaan baju muslim di New York dalam event Couture Fashion Week (CFW).
Butuh proses satu tahun untuk mengadakan acara ini kata Mbak Dwitra saaat diwawancarai beberapa media luar negeri tanggal 14 februari 2015.

Hapyyy!! selamat ya mbak  Dwitra Zaky ( Ketua EO), Disainernya  adalah Dian Pelangi, Zaskia Sungkar dan Barli Asmara . Berbagai media banyak memuji anda! :) Salah satunya ada di sini.









16 comments:

  1. Amiinn....
    Maju terus busana muslim Indonesia.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amiin... terimakasih hadirnya Mbak Inda Chakim :)

      Delete
  2. tepat!

    setuju banget.
    meski saya cowok, tapi sering baca info kalo Indonesia ini barometer baju muslim di dunia.
    selain karena penduduknya (muslim) yang banyak juga faktor banyaknya desainer top
    termasuk Dian Pelangi yang udah "global"

    *inspiratif mbak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Insya Allah...Terimakasih sudah hadir. Salam kenal yaa..:)

      Delete
  3. Iya ditambah lagi dgn indonesia yang kaya dengan kain tenun dan batik yang semakin menambah keunikan design busana muslim hasil designer indonesia.. maju terus fashion muslim dunia ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah,itu dia Mbak roswithajassin! Kain khas negeri kita harus jadi pilihan ya, krn sama dengan membantu perekonomian saudara-saudara kita di daerah. Good idea! :)

      Delete
  4. Bangga saya, apalagi pakaian muslim yang diangkat :D
    Semoga designer2 sekelas Dian Pelangi, Ria Miranda bisa menghasilkan regenerasi....
    Keren ulasannya Bunda :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amiin ya Rabb, senang Mbak Ani hadir di sini. :)

      Delete
  5. harus bangga dengan Indonesia nih mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener mbak, kalau baju biasa sudah ada yg menguasai ya, tinggal baju muslim nih! :)

      Delete
  6. postingannya kerenn mba, dan blogmu juga kereeen

    ReplyDelete
    Replies
    1. Insya Allah, amiin ya Rabb. Terimakasih mbakku...:)

      Delete
  7. aku mau belajar nge blog lagi ke dikau mba, hihihi, sampai bosen ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi...yg jelas kita sama-sama belajar yaa... pernah kan, kita bingung bareng-bareng ? :)

      Delete
  8. wah, indonesiaa .. hebat yaaa ...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amiin...semoga berkembang terus, dan kita punya sesuatu yg dibanggakan :)

      Delete