Sunday, 19 April 2015

Langit Pagiku...




Setiap pagi lukisan itu cepat berganti rupa.
Lalu membiru bersih saat siang turun, cantik jadi  latar tebaran cerita hidup.
Setia penuhi harapan ibu-ibu yang menjemur pakaian.
Sesekali kapas halus menyapu pelan. Cuma tanda bahwa langit masih ada

Waktu sore datang, lukisan berwarna sendu, haru romantis, bukan sebab enggan berpisah
Namun kata halus, sapuan kwas  sejak pagi, kukuh satu kehendak
Pergantian siang dan malam adalah langgam cinta di beberapa kuping saja


Lukisan unik pagi langitku
hanya beberapa tarikan nafas

Deru kendaraan,
Bising gerobak jajanan,
Riuh manusia
Tak peduli

Meski langitku retak sekali pun






4 comments:

  1. Replies
    1. Iya niih Mak, lagi sok romantis! Hihi :)

      Delete
  2. lukisan silih berganti dnegan cepat ya mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu lah Mak Lidya, telat ambil kamera bisa kehilangan moment.

      Delete