Thursday, 25 June 2015

Ngabuburit Sambil Belajar ( 2 )


Ini sudah pertemuan ke 3 para santri Pesantren Ngabuburit. Senang liat mereka semangat datang 10 menit sebelum pelajaran. Berlarian dari ujung tikungan jalan dengan suara riuh  memasuki gerbang kelas. Ah, dulu seumur mereka,  saya cuma main sepeda di lapangan bola sampai berkeringat. Pulang jelang magrib, mandi dan langsung menikmati es sirop.

Agak besar sedikit saya bosan dengan sepeda, sasaran empuk adalah perpustakaan kampung.
Satu persatu komik cerita nabi saya sewa. Kalau uang lagi banyak saya sewa 6 komik dan habis terbaca dalam 1 hari. Soalnya seru kisah Nabi Yusuf yang terus  bersambung.
Bapak pemilik perpusatakaan sampai mengenali saya, dengan senang mencatat buku yang saya pinjam lagi dengan penanya yang khas, isi pulpen berbahan besi kuning berbalut gulungan kertas. Tulisannya besar besar bersambung. Tekanannya kuat membekas sampai ke halaman belakang.

Kini, di zaman tv banyak acara, di mana-mana warnet, tapi ke 20 anak ini tetap rajin datang. Ilmu agama mereka lebih banyak dari saya dahulu. Memandang mereka berwajah bening habis mandi, tangan segarnya  menggenggam dan mencium tangan saya, padahal saya cuma mengatur saja. Ada Bu Guru khusus yang membimbing. Dan itu timbulkan rasa kagum juga haru!
Seribu rencana ingin membahagiakan mereka, namun apa daya...?

Tapi saya yakin, Allah tak pernah memberatkan hambaNya. Berbuat semampunya dengan  titipan Allah di tangan. Yang terpenting amanah dari teman-teman saya bisa tersalurkan untuk mereka. Supaya saya bisa kembali ke Allah dengan tenang  tanpa hutang! Mohon doa yaa..:)





Meja Baru Sudah Terpakai

Sabar Menanti Kucuran Ilmu

Ibu Guru Menyiapkan Questioner Dan Permainan





Sholat Berjamaah Sebelum Pelajaran ke Dua...

2 comments:

  1. walaupun mengatur saja tapi sangat bermanfaat mbak

    ReplyDelete
  2. Adeeem banget ngeliat anak-anak ini. Maknyes hatiku. Semoga Allah membalas kebaikanmu yang ikhlas mengajar anak-anak ini, Mba. :)

    ReplyDelete