Friday, 3 July 2015

Blogger Berjuang Bersama SEREMPAK


                                                       




Berita penyiksaan yang dialami Angeline akhir-akhir ini mengalihkan semua mata dan menyentuh semua hati. Tidak hanya hati seorang ibu atau perempuan. Sebelum itu di media tv sering tampil gambar Bapak Arist Merdeka Sirait , ketua Komnas Perlindungan Anak keluar dari sebuah rumah sambil menggendong anak korban kekerasan. Sudah tentu hal demikian membuat banyak orang ingin berbuat sesuatu di masyarakat agar kejahatan yang mengancam kehidupan manusia lemah seperti wanita dan anak-anak, minimal dapat diperkecil angka pertumbuhannya.

Berdasarkan bukti empiris perempuan dan anak adalah kelompok yang paling banyak menjadi korban tindak pidan, baik di dalam keluarga maupun secara global. Perempuan dan anak-anak yang seharusnya dilindungi malah dimanupulasi, eksploitasi, hingga kekerasan fisik.

Rasa bersalah timbul, jika hanya duduk terpaku menonton kejadian-kejadian tersebut. Ingin ada setitik celah yang bisa memberi kesempatan untuk berbuat.
Alhamdulillah ... merasa beruntung sekali! Tanggal 29 Juni kemarin  mendapat undangan dari Portal interaktif SEREMPAK, melalui Komunitas Facebook Fun blogging.



Serempak  satu-satunya media komunikasi terkait pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Portal online milik masyarakat yang didukung dan difasilitasi KPPA. Tim pokja diketuai oleh Ibu Martha Simanjuntak. Bapak Robert sebagai tenaga pengajar, dan Mbak Ani Berta dari Fun Blogging selaku mitra kerja.

Di media inilah aspirasi masyarakat ditampung. Segala kejadian disekeliling yang menyangkut  masalah Perempuan dan Anak kita dapat kita tulis. Tak hanya permasalahan yang menyangkut pelanggaran hukum, tapi juga tulisan yang membangkitkan semangat perempuan untuk berani kreatif, percaya diri, senang berinovasi, dan memancing ide-ide segar.



Dalam sambutan pembukanya di ruang rapat Ahmad Dachlan  itu,  Bapak DR.Wahyu Hartono selaku Sekretaris Mentri menekankan bahwa, pilar kemajuan tehnologi informasi harus jadi jalan yang memudahkan komunikasi pemerintah dengan masyarakat.

Penggunaan tehnologi dapat jadi sarana penting untuk melayani masyarakat agar menjadi bangsa yang maju dan mencerdaskan perempuan. Selain itu bisa membantu permasalahan di masyarakat yang menyangkut perempuan dan anak.

Akses internet dikenal hampir semua orang dan amat mempermudah untuk tujuan tersebut. Maka KPPPA amat terbantu dengan jalinan kerja sama ini.




Sementara itu Bapak Robert dari BINUS Business School menerangkan bahwa tehnologi informasi tak sekedar hanya melancarkan bisnis saja. Dengan Unlimited aces, lower cost, mudah menghubungi pemangku kepentingan (Stakeholder), kepemerintahan, mitra usaha, komunitas terkemuka, bahkan bisa dengan mudah mudah berkomunikasi dengan presiden sekali pun!

Hadirin Blogger yang ingin membantu KPPAI  memperjuangkan hak perempuan dan anak, bisa menggunakan tulisannya yang menarik untuk mempengaruhi orang. Blogger harus punya Brand!
Brand tercipta berdasarkan lingkungan terdekat.

Anda mau orang melihat anda sebagai blogger apa? Lalu masuklah dalam beberapa komunitas agar banyak yang membaca tulisan anda! Walaupun media bisa menjatuhkan anda, tapi media juga mampu membuat anda cepat terkenal. Yang terpenting jadilah Blogger yang berkapabelitas! Menguasai, tau, mampu, dan senang mengerjakan sesuatu. Begitu pesan beliau.




Di penghujung acara, Mbak Ani Berta dan Ibu Martha Simanjuntak menjelaskan langkah-langkah menjadi kontributor kontent medianya Serempak.

Awali dengan mengisi konten gratisan sebagai porto folio atau pengalaman. Kemudian tentukan pilihan anda, ingin menjadi penulis sukarela atau berbayar? Jika ingin berbayar, ajukan proposal penawaran setelah memilih portal yang dikehendaki. Dan yang terakhir adalah share tulisan ke serempak.or.id dan sebarkan  ke media-media sosial.

Sajikanlah berita tang tak terjangkau oleh wartawan, dan tidak monoton
Berita unik yang luput dari perhatian pers adalah potensi besar. Yakinlah bahwa jurnalisme warga  lebih aktual.

Kapan lagi Blogger (Masyarakat) berbuat untuk Perempuan dan Anak? Bila keahlian dan kegemaran kita menulis, gunakan itu sebagai celah perjuangan.





Suasana Pertemuan





Dok: Serempak


Dok: Serempak




Sebelum Berpisah


Dok: Pribadi






                                                    








11 comments:

  1. wah bagus banget reportasenya mbak Mutia

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih Mbak Seneng...:) Barakallah..

      Delete
  2. Semoga dengan ini perlindungan pada wanita dan anak di di indonesia bisa lebih baik lagi. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amiiin...kita tak bisa membiarkan terus-terusan seperti sekarang ini ya,Ron..

      Delete
  3. keren banget liputannya.... Mantaps deh!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih,Cahyanto. Senang mau hadir di sini...:)

      Delete
  4. Aku suka dengan program2 serempak. Pengen kontribusi aktif sih sebenarnya. Tp kemarin gak bisa datang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Panteees... jadi nggak komplit deh rasanya! :)

      Delete
  5. Hayuuuu... Trimakasih semangatnya,Mbak Een :)

    ReplyDelete