Monday, 31 August 2015

Dapat PR



Hehe... PR nya gampang gampang susah. Gampang menulisnya tapi prakteknya kudu perjuangan! Yaitu menyusun daftar kekurangan atau kelemahan diri selama ini. Wah! ini mah bener bener  dijorokin!!

Yaaa memang harus gitu!  Siapa suruh mau ikut kelas SPA MENTAL ?
Kelas dengan 7 kali pertemuan ini mendorong kita memahami kelemahan sifat diri. Dari sana kita akan faham dan tau cara membuka potensi diri. Sudah Tuhan bekali kita dengan Milyaran kelebihan, tapi jarang yang tau bahkan tertidur anugerah terindah itu.

Tak jarang menganggap orang lain yang bisa berhasil, sementara cuma kita yang terpuruk ke hidup yang begitu-begitu saja. Sebab kebanyakan orang hanya berpegang pada teory bakat! Kalau ada orang sehebat Ainstain, Habibi, Gandhi, itu karna sudah bakat.
Padahal NO !! Tidak demikian!

Ada 300 Trilyun x 70 juta, pangkat 4, sel kemampuan atau potensi diri dalam tiap buliran DNA kita! Emejing banget ya! So, Richard Clayderman si jago piano itu sebenarnya bisa juga jadi pengusaha  seperti Donal Trump, atau Hitler sekali pun!
Ibarat smartphone yang punya banyak aplikasi, tapi kita hanya memakainya untuk telepon dan sms.

Kalau tau  komplitnya fasilitas dari Allah, akan terlihat seolah ada pesanNya agar manusia rendah diri semangat dan mau bangkit! Harus merasa setara dengan idolanya, buang fikiran ... cuma orang lain  yang bisa jadi orang hebat, terkenal dll!

Dan ini juga satu peringatan pada yang sudah terkenal bahwa kelebihan jangan membuatnya sombong. Ia bisa terkenal dan beda karna orang lain belum membuka fasilitas anugerah Tuhan. Kata mentor-mentor jebolan psikologi yang menyelenggarakan acara ini, "Teory Bakat" sudah terpatahkan! Tuhan tidak adil kalau hanya memberikan orang orang tertentu kelebihan. Dan membiarkan ciptaanNya yang lain cacat, penyakitan atau lemah tak bisa menghasilkan apa-apa.

Kelas ini punya materi yang bagus bagus .
Misalnya "Aktifkan DNA Anda , Jalani Hidup Bermakna, Pribadi Berdaya Diri, Prilaku Asertif, dll.







Trus PR saya kemarin itu disuruh tulis daftar kekurangan diri selama ini. Bagaimana mengatasinya? Apa saja halangannya saat menjalani perubahan? Insya Allah perbuatan baik bila dilakukan terus menerus selama 28 hari, maka akan jadi kebiasaan.

Kekurangan saya banyaaaaak!!
Karna repot kalau mau dirubah semua, dan biar lebih fokus melakukannya, maka saya menulis 3 kekurangan dulu

A. Sering Terburu-Buru
B. Terlalu Bertenggang Rasa
C.  Mudah Bosan


*A.

Saya sering terburu-buru dalam segala hal. sifat jelek itu akhirnya menimbulkan sifat jelek yang lain. Misalnya saya ingin cepat sampai ke satu tempat, akhirnya kecewa bila kenyataannya beda. Saya bisa kesal dengan orang atau kejadian yang jadi penyebab.
Point ini belum bisa saya rubah total, namun tetap dilakukan meski kadang terlupa.

*B.

Saya ingat cerita tentang seorang anak yang ingin menolong ulat  (Calon kupu kupu) dalam kempompong. Niatnya baik, tapi ia tak tau bahwa mahluk itu belum siap terbang dan perlu waktu. Pertolongan justru akan  melemahkan.

Saya mengikuti keinginan orang lain, sebetulnya  hal itu tak baik untuk dirinya sendiri, saya tak menolongnya untuk mandiri. Membiarkannya bergantung pada orang lain tentu akan melemahkan.
Maka saya belajar untuk berani bilang, TIDAK!
Awalnya sulit, dan masih perlu waktu berlatih. Menekankan pada diri sendiri  bahwa penolakan bukan hal yang tercela ! Apa yang dilakukan untuk kebaikan orang lain juga...

Alhamdulillah, banyak ilmu yang didapat. Berguna untuk diri sendiri, keluarga dan masyarakat.
Kita akan lebih mengenal diri sendiri pada akhirnya.

Kelas yang adem, sederhana, itu di baluti aroma therapy. Dan asesories kupu-kupu dimana-mana.
Bukannya tanpa makno lhoo! Itu perlambang bahwa kita harus ambil pelajaran dari perubahan kepompong menjadi kupu-kupu. Ia mau berdiam diri dalam kepompong ( Merenung), untuk kemudian merubah diri ke kebaikan. Kita bisa terbang bebas! Tanpa takut pada pendapat atau penilaian orang lain. Bebas dari ketakutan yang hanya mengungkung minat dan kreatifitas. Bebas berpendapat yang akan mengangkat beban di dada. Tak terpengaruh dengan reaksi/kejadian sekeliling yang akan mengecilkan hati.

Saya sebetulnya ingin sekalil mengumpulkan teman teman blogger mengikuti pelatihan ini. Sebab tak hanya menolong ibu-ibu yang butuh ilmu untuk mengarahkan putra-putrinya, tapi juga bisa membimbing sikap menghadapi suami, teman, lingkungan, bahkan cara fikir kita sendiri. Te O Pe pokoknya mah!  :)











12 comments:

  1. Bener mba, kalau mau dicatat, kekurangan setiap kita banyak yaa
    Siipostingannya

    ReplyDelete
  2. ternyata untuk menyebutkan kekurangan aku bingung sendiri mbak,saking banyaknya :)

    ReplyDelete
  3. huaduh...kekurangan saya banyak banget...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Paling nggak, dengan mencatatnya kita akan mengingat dan niat ingin merubahnya ya, Mbak Riana :)

      Delete
  4. Asyik ya mbaak kelasnya mengajak kita untuk lebih mengenali diri sendiri :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya Mbak, gimana kita bisa mengenal orang dengan baik ya, sebelum kita mengenal diri sendiri..:)

      Delete
  5. seru ini pelatihannya ya..
    bisa tau kekurangan diri dan cara memperbaikinya...
    aduuh kekuranganku juga banyak banget

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe...saya jg begitu! Kalo udah ada ajakan menyusunnya, baru berasa deh! Kayak list panjang tercatat di kepala. :)

      Delete
  6. bagus trainingnya mba, melihat ke dalam diri sendiri ya...kalau aku tuh mudah kepikiran dan panik huhu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mudah kepikiran ada juga pada saya... malah kadang sulit memaafkan diri sendiri. Hehe, kita musti banyak berlatih ya..

      Delete