Tuesday, 5 January 2016

Keriuhan Di Kepala



Ada banyak suara di dalam kepala kita. Kecepatannya tak bisa diikuti oleh ahli mengetik sekali pun. Sulit menghilangkan suara -suara itu karna lama bersemayam di satu tempat . Ada nasehat orang tua dan guru kita, cerita pengalaman berharga teman, amarah orang di sekeliling, bacaan dan tontonan yang serpihannya mengena ke sanubari.

Pernahkah terserang macam macam suara?  Sekuat tenaga memilah, mana suara  yang meneduhkan dan mana suara yang kuat memberi sinyal bahwa keputusan dan cara pandang kita sudah benar?

Jika sudah menjadi raja di hati sendiri, perlahan gaduh akan sirna. Tentara "Bashirah"  atau Fu'ad si super jujur  bersuara lemah halus, akan tegas membimbing, menenangkan...

"Jangan menzolimi dirimu sendiri" kata satu suara

"Zon sedikit pun tak mendekati kebenaran" sahut yang lain

"Berfikirlah seporsinya"

"Kamu berhak bahagia"

"Tak pantas mengharap ridlo manusia!"

Dan tiba tiba saja, semua masalah jadi ringan...

Adakalanya ia mengeritik pedas demi menyelamatkan kita dari kepongahan

"Kau bukan apa-apa jika Tuhan tak menyembunyikan aibmu!"

"Begitu lemah tempatmu bersandar"

"Kau bertanya pada Tuhanmu "Why Me?" Bagaimana jika Tuhanmu menjawab "Why Not?"

Dan diri terpecut, mengomeli kekeliruan.

Suara-suara yang menggaung dari orang-orang terbaik, berfikiran postif, memberikan semangat, amat dibutuhkan di saat riuh menyerang. Bashirah akan terasah, suaranya akan sering muncul dengan nyaring.

Kepala-kepala manusia lain pun banyak kata-kata, bisa dibayangkan,bukan? Apa yang terjadi bila kita turut menyumbang keriuhan negatif, menghakimi, tanpa berusaha menenangkan...

Wallahu a'lam bissawab...




11 comments:

  1. di kepalaku juga lagi ramai sekali nih mbak:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha...rame rasanya kayak permen Nano Nano ya,Mak Lydia :)

      Delete
  2. kepalaku sedang sakit, MBak, mungkin karena terlalu ramai dan riuh y

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener,Mbak Astin. Satu satu saya berusaha spy agak sepi, salah satunya menghapus group WA yang sangat memancing kita untuk tau banyak urusan/masalah org lain. Senang kehadiran Mbak di sini :)

      Delete
  3. Waaa, jawaban 'why not' bikin sy merinding.
    Tuhan saja percaya pada kemapuan kita.

    ReplyDelete
  4. Merinding baca 'why not'
    Tuhan aja percaya sm kemampuan kita, ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya Mbak, kata kata itu yang diucapkan artis alm.Pepeng saat menghadapi penyakit menahunya. Trmks hadirnya Mbak Pipit..:)

      Delete
  5. Betul sekali uang bukan segalanya, buktinya banyak artis Holywood yang bunuh diri gegara kebanyakan duit dan datangnya fulus karena ketenaran dan kesuksesan. Alhasil kebingungan dan ambil jalan pintas buat mengakhiri kebingungan. Bunuh diri!

    ReplyDelete
  6. Betul sekali, uang bukan segalanya. Buktinya banyak artis Holywood yang kebanyakan duit dan datangnya fulus karena ketenaran dan kesuksesan, jadi stress dan mengambil jalan pintas demi mengakhiri kebingungannya, bunuh diri!

    ReplyDelete
  7. Kenapa ya, tiga kali mengisi kolom komen koq gak pernah muncul.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Naudzu billahi min dzalik ya... Smg Allah jauhkan dr kita perbuatan keji itu. Bunda sayang... blog saya memang menyimpan dulu komentnya sebelum di publish. Maaf ya.. :)

      Delete