Tuesday, 12 January 2016

Mau Menulis Apa?



Sebetulnya ini hutang tulisan saya . Basi kah? Nggak dong, yang namanya ilmu dan pengalaman itu nggak ada limit waktu, nggak ada matinyeee kalo orang Betawi bilang.

Event Festival Pembaca Indonesia 2015 ini berlangsung pada bulan Desember, sebelum tahun baruan di Lantai 8 Tower Synthesis  *Ngeles, padahal mah lupa tanggal ! :)  Saya tertarik dengan temanya : "Jadikan Keunikanmu Sebuah Karya"

Bayangan saya, di sana akan tergali di mana keunikan tulisan saya.
Apa yang saya dapat ? Tak sampai 25%  masalah keunikan tulisan dibahas.

Hadir seorang Novelis membeberkan tulisannya, lalu di jadikan pembanding oleh  pembicara merangkap penerbit. Pembanding lainnya? Yaa... sejenis tulisan Raditya begitulah! Jadi saya benar-benar salah pilih kelas . Malu sama usia dong, kalau gaya tulisan saya ala Raditya. 

Yah, ambil ilmunya sajalah! Saya jadi tau, seperti apa selera penerbit hingga  tulisan kita naik cetak.

Apa Keunikan Tulisanmu?

Keunikan sebetulnya telah lahir sejak ide keluar . Bagi yang kreatif, gaya tulisan pun tersusun rapih gaya sendiri. Istilahnya PREMIS. Yaitu tulisan dalam satu kalimat + Tokoh Utama + Tujuan Cerita + Konflik .
Dari Premis kita akan tau, cerita layak ditulis atau tidak.

Lina, penulis novel LONDON amat lengkap menulis Outline atau kerangka karangan, dan itu sangat mempermudah proses penulisan.

Tulisan yang unik adalah, ceritanya tidak klise ( Tak biasa) , gokil (Gila), bodoh, banyak di share di Medsos . Semua itu akan jadi personal branding yang disukai penerbit dan pembaca.

Supaya Dicari Penerbit

- Memiliki personal branding

- Berisi satu pengetahuan yang kamu kuasai ilmunya

- Rajin menyebarkan tulisan ke berbagai media sosial agar dikenal

- Konsisten dalam berkarya. Ingat! "Memaku itu tak cukup sekali ketuk, mendaki gunung tak cukup 1 langkah"

Apa Motivasi Menulis?

- Hanya ingin diterbitkan?
- Menjadi terkenal?
- Dapat Royalti?
- Menginspirasi orang lain? Atau...
- Hanya menjawab keresahan diri?

Yang Harus Dipahami

Pelajari dulu genre tulisanmu. Jangan lupa riset, googling, banyak baca buku orang lain,karna meski pun  cerita untuk anak, harus masuk akal. Apalagi dalam  cerita ada lokasi yang tak pernah kita kunjungi.

Sahabat saya yang sering juara lomba menulis,  mampu ngebut semalam mengejar Deadline. Tapi pemilihan judul, bisa berhari-hari dia fikirkan. Bukankah kita sering jatuh cinta pada judul dulu, baru isi?
Pelajari judul-judul unik pada buku-buku yang tersusun di toko buku lengkap. Sekaligus mengenali siapa "Saingan" bukumu?

Jangan lupa pelajari tulisan macam apa yang sedang nge-trend, dan pahami karakter setiap penerbit. Apakah genre tulisanmu cocok dengan selera mereka?

Jika menerima jawaban penerbit, "Maaf... Untuk saat ini naskah anda belum banyak diminati pasar", tak usah kecil hati! Anggaplah itu ungkapan selamat datang ke dunia perbukuan.

Edit sendiri naskahmu, ketahui sisi lemah tulisan dan jangan ragu untuk memotong atau menghapus. Kalau saya sih, butuh banget yang namanya  Beta Readers atau First Readers. Dia yang mengkoreksi EYD, salah ketik, paragraf, kosa kata dan lubang plot. Selain itu saya suka kepo, kayak apa sih, tulisan saya di mata orang lain?

Begitulah ... Nulis ya nulis! ini bertempur di media. Jangan beri merk sendiri "Penulis Remaja" misalnya. Nanti kalau sudah tua, bagaimana?

Meski tak tertulis. Ada diskusi penulis dan penerbit seberapa besar kemungkinan naskahnya akan laku? Siapa pesaingnya? Siapa pembelinya? Setelah kelar, baru deh naik cetak.

Tapi jangan cepat bangga  dan lega dulu! Penulis pun harus membantu promosi dan memasarkan. Hanya buku yang pas dengan selera massal yang bertahaan di rak buku toko buku terkenal. Konon, setelah 2 minggu kurang peminat, buku-nuku kita masuk gudang. Ya iya doong... penulis-penulis lain sudah antri di belakang.

Maka beranikan dirimu! Dan Raih Kesempatan! Begitu pesan akhir yang saya dapat di pertemuan itu.

Mau tau lebih banyak ? Lihat saja 10 Tips Jadi Penulis



































8 comments:

  1. Nice post Mak Mutia. Dari skrg harus bikin outline dulu biar runut tulisannya ya.
    jadi bermimpi nulis dan punya buku sendiri -mimpi masih gratis kan ya hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amiin ya Rabb... Insya Allah diijabah Allah. Kasih tau kalau sdh terbit yaa.. :)

      Delete
  2. gak ada yang basi kok ya mbak,asal masih relevan berita yang dituliskan

    ReplyDelete
  3. tfs makk
    haih udah jadi blognya beneran cakeupp

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi...minimalis aja mbak, karna meuni maleusss otak atik :)

      Delete
  4. Riser itu penting ya mbak, setuju.

    ReplyDelete
  5. Hmm, memberanikan diri , noted ini buat sy mak :)

    ReplyDelete