Tuesday, 16 February 2016

Adil Pada Tubuh Sendiri





Tulisan ini menyambung ulasan yang lalu....di sini

Kalau dengar ceramahnya  Dr.Ir. Basuki Budiman, Msc PH, Ketua Redaksi Jurnal Penelitian dan Makanan , pasti kita kesian deh, pada orang yang ketat memantang makanan.

Pantang makanan boleh, tapi badan juga membutuhkan makanan bergizi  seimbang. Konsumsi   untuk dewasa hitungannya  100-200 gram (2-4 porsi hewani).  300-400 gram (3-4 porsi) sayuran, dan 100-150 gram ( 2-3 porsi) per hari, agar  kebutuhan protein, vitamin, mineral, serta serat tercukupi.

Kenyataannya konsumsi sayur dan buah baru sperempat jumlah yang dianjurkan. Dan konsumsi pangan hewani baru tiga perempat jumlah yang dianjurkan.
Jika ada yang alasan, buah mahal! Lho, kok bisa beli rokok? Ujar Pak Pembicara.

Duluuu sekali, saya pernah kena Asam Urat. Punggung ibu jari kalau disentuh rasa panas dan pegal.
Hasil cek laboraturium kadar asam saya 7,9 . Yang normal untuk perempuan paling tinggi 5, kalau pria 7. Sebetulnya tidak mengganggu aktifitas sehari hari, tapi saya tak mau menabung penyakit. Saking ingin cepat cepat jauh dari si asam, berpantanglah saya.

Resep Prof. Hembing saya lakukan sesuai anjuran. 2 minggu berturut-turut minum air daun salam. Anti makan jeroan, nangka, bayam, tempe, emping, kangkung, dll. Dari berjuang keras menahan kangen, sampai biasa-biasa saja liat soto jeroan bertabur emping

Periksa Lab ke 2, hasilnya kadar asam hanya 2 , terlalu rendah kata dokter. Mungkin terlalu bersemangat ya, dietnya! Jadi harus dinaikkan lagi.
Jangan karna ketakutan sampai nasehat orang untuk pantang makan anu... anu..anu... diikutin semua! Kesian dong, sama organ lain yang tetap butuh asupan. Hehe, ternyata keadilan itu sampai ke jeroan juga!

Dari sana saya belajar, bahwa tak hanya alam, badan pun membutuhkan keseimbangan. Terlalu bebas makan tak baik, begitu juga  terlalu pantang. memang sudah pas yang Allah bilang "Perhatikan makananmu". Selain halal, thoyyiban, dan seporsinya, kita juga diminta Allah untuk perhatikan kandungannya. Jadi memang Allah ingin membedakan kita dengan binatang yang bebas sebebasnya memasukan apa saja ke dalam perut. Allah kita baik yaa...ingin hambaNya pinterrr!

Kembali ke Gizi,

Berbagai studi telah membuktikan bahwa knsumsi pangan hewani yang cukup dapat mencegah difisiensi gizi mikro, mencegah anemia, dan meningkatkan kemampuan belajar. Sefangkan konsumsi buah dan sayur yang cukup dapat menurunkan resiko penyakit pembuluh darah, kanker dan depresi.

Karenanya perlu berbagai kebijakan dan upaya untuk meningkatkan pemenuhan kebutuhan vitamin dan mineral melalui peningkatan  ketersediaan dan konsumsi pangan hewani, sayur dan buah.
Demikian paparan Prof. Hardiansyah, Ketua Umum Pergizi Pangan Indonesai di  Sesi ke 2 .

Jatah Makan Kita Yang Normal

Beras          150 gram
Sayur            2 Mangkuk (Siang dan Malam)
Lauk Pauk  1/5 piring (minimal 1 macam)

Kekurangan gizi tak baik, kelebihan pun demikian.
Sayur dan buah  punya rendah energi, tapi kaya mineral. Mineral ini baik untuk mencegah obesitas.

Jangan Takut Telur Dan Daging

Tak sedikit orang khawatir akan kegemukan karna rutin mengkonsumsi daging dan telur . Asal tak berlebihan tak mengapa, tak ada hubungannya dengan jantung dan kolesterol.
Perlu diperhatikan juga cara memasaknya. Daging yang terlalu dimasak panas /berulang akan menghasilkan lemak jenuh yang tak baik untuk kesehatan.

Alhamdulillah orang Asia tak terlalu beresiko makan lemak dan susu, di banding orang Eropa. Pemerintah USA sudah melarang warganya minum susu segar. Karna bakteri cepat berkembang di alam sana.

Ada seorang ekspatriat wanita asal Australia yang lama bekerja di Jakarta. Dia cemburu karna teman teman kantor sangat bebas makan gorengan hampir setiap hari! Tapi badan dan kesehatan tak terganggu. Meski demikian harusnya tetap hati-hati, menjaga sebelum penyakit datang akan lebih baik.

Jangan Takut Lemak

Karna ada lemak baik yang bisa melawan secara dramatis  lemak jahat (Kolestrol Jahat), lalu dia meninggikan kadar lemak baik yang namanya Lipoprotein High-Density (HDL). Sirkulasi darah akan bagus, metabolisme tubuh sehat aktif dan bisa menurunkan berat badan.

Lemak ini ada pada biji bunga Matahari, Buah Alpukat, Ikan, Kacang kacangan, tahu dan minyak jagung.

(Bersambung)












2 comments:

  1. Aku nggak takut lemak mbak. Soalnya, ini lemak udah bergelambir nih diperut *baru kali ini gendut bangga* wkkw :D

    ReplyDelete
  2. Hehe, nggak apa apa... Yang penting sehat kan,Mbak Febri? Senang atas hadirnya.

    ReplyDelete