Tuesday, 8 March 2016

Bank Syariah... "New Hope"



Ditengah riuhnya berbagai event, saya pilih undangan Kompasiana untuk meeting up bareng Blogger. Kali ini membahas  Islamic Bank (Perbankan Syariah) di Tower Bank Muammalat - Jl.MH Thamrin-Jakarta Pusat.
Pemahaman saya masih kurang soal  bank-bank syariah yang menjamur dan tumbuh pesat. Saya niat datang lebih awal. Daftar pertanyaan juga sudah siap.

Haddoh! Jam 7.30 masih di dapur kayaknya nggak mungkin bisa sampai Jakarta jam 9.30. Sambil masak dan wira wiri siapkan sarapan, terus berdoa supaya Allah cukupkan waktu. Saya tak mau ngaret dan ketinggalan bahasan.
Alhamdulillah, perjalanan yang biasanya makan waktu 2 jam,  kali ini  cepat lancar. Saya datang 10 menit lebih cepat. Meja kue sarapan dan kopi masih mulus. Hadiah dari Allah banget nih! Mungkin karna mengutamakan keluarga dulu,kali yaa..

Satpam sampai petugas kebersihan mengucapkan Assalamualaikum dengan ramah tulus saat saya absen di lobby. Desi sahabat saya diam diam ambil gambar. Dia bilang "Matching,Mbak!".
Haha, saya baru sadar baju ungu saya sesuai dengan lambang Bank Muammalat dan warna interior.
Terimakasih Desi, jarang jarang saya di foto candid. Lebih banyak motret daripada dipotret.



Acara 1

Bapak Setyawan Budi Utomo, dengan  penyampaian kocak dan banyak plesetan, menjelaskan apa itu iB yang logonya tertempel di banyak ATM dan apa itu OJK.

iB adalah Islamic Banking. Bila kita berkunjung ke bank konvensional seluruh Indonesia berlogo iB, berarti di situ  tersedia layanan jasa perbankan syariah.
Adanya logo  memudahkan masyarakat kenal cepat dan menemukan kelebihan layanan perbankan syariah untuk kebutuhan transaksi keuangan mereka.

Produk iB ( Ai bi) sama dengan Visa atau Master Card. Ia kristalisasi dari nilai nilai utama sistim syariah perbankan yang modern, transparan, berkeadilan, seimbang dan beretika . iB selalu mengendepankan nilai nilai kebersamaan dan kemitraan.


Saya sempat heran, kenapa hurus awal bukan huruf capital? Rupanya i huruf kecil menunjukkan ketawadhuan.

Selanjutnya perwakilan dari iB ini menerangkan bahwa perbankan syariah semakin baik berkembang, bahkan bank bank konvensional banyak menyertakan syariah. Kini tinggal menjaga terus kepercayaan masyarakat atas dasar AIDA

- Awareness
- Interest
- Desire
- Action

Jangan khawatir atau alergi  dengan produk ini,  seolah Islam terlalu kaku, apa apa haram!
Kini tak ada negara yang  tak punya bank syariah. Itu sebabnya disebut "New Hope"
iB jadi seperti pasar rakyat Syariah. "Apa lu mau pasti ada" begitu istilahnya

- Punya E-Money
- Pembiayaan KPR
- Kredit kendaraan dan rumah
- Pembiayaan nikah,
- Pembelian tiket
- Membayar rekening PAM dan PLN
- dll

Bank Muammalat sebagai pengelola memang tak berinduk, tapi modern bertehnologi.
Guna menyenangkan dan menenangkan nasabah, iB  diawasi  oleh OJK dan Dewan Syariah (Ketua MUI). Sebab pendiri awal adalah MUI dan ICMI.

OJK melindungi dan mengawasi secara umum, sedangkan dewan Syariah mengawasi apakah iB tetap dalam rel syariah? Apakah dana yang masuk dan keluar sudah halal? Jika sumber dana berbau haram, maka tertolak!

Seperti yang kita ketahui  bahwa prinsip syariah dalam operasional perbankan syariah  harus

- Prinsip Kemitraan (Ta'awun)
- Prinsip Keadilan (Saling Ridlo)
- Prinsip Kemanfaatan (Kemaslahatan)
- Prinsip Keseimbangan ( Tawazun)
- Prinsip Keuniversalan (Rahmatan lil 'alamin)

Prinsip keuniversalan inilah yang membuat bank syariah menerima nasabah dari berbagai agama.
Kini jumlah mereka sudah mencapai 27 %. Bahkan pengawas OJK yang jadi pembicara pun non muslim.

Bank Syariah tidak boleh ada 

- Penambahan Pendapatan secara tidak syah (Riba)
- Transaksi yang objeknya dilarang syariah  ( Haram)
- Transaksi yang tak pasti, bersifat untung untungan (Maisir)
- Transaksi yang menimbulkan ketidak adilan bagi pihak lain (Zalim)
- Transaksi yang objeknya tak jelas (Gharar)
- Praktek penimbunan ( Ikhtikar)


Keunikan Dibanding Bank Konvensional

iB satu satunya bank yang diterima masyarakat Aceh ini punya  banyak ragam pilihan yang tak ada pada bank konvensional, misalnya Gadai, Sewa, bagi hasil, jual beli kredit.
Ada juga Simpanan Pelajar. Meski siswa belum berusia17 tahun tak perlu perwalian orang tua atau guru.
Membuka tabungan hanya dengan 1000 perak pun boleh!

Hal itu sudah di sosialisasikan melalui para guru, dan berbagai event seperti Olympiade Perbankan Syariah, Vaganza, Lomba Lari.

Acara 2 :

Bapak Poernomo, wakil dari OJK mengawali pembicaraan dengan tanya, "Mengapa dulu banyak orang enggan masuk Bank Syariah? Karna dianggap kaku, dan bangkingnya tak senyaman Bank Konvensional. Padahal itu hanya persepsi saja.

Kenyamanan itu berhubungan dengan jalannya transaksi. Agar nyaman masing masing bank  berkompetisi dalam layanan. Misalnya buka tabungan di Bank A 10 menit. Lalu jadi experience bagi customers.

Pertumbuhan jumlah pelanggan iB makin pesat, baik pelanggan langsung mau pun melalui fasilitas perbankan Mobile, Internet atau pembelian online. Muammalat Banking dan Mobile baru dimulai bulan lalu.


Bagaimana Bank Muammalat menyusul bank konvensional?

Perbankan syariah ambil start  tak jauh dari bank konvensional. Kemudian ambil moment tepat dengan  menerbitkan Muammalat Bangking Mobile. 
Di smartphone ini nasabah tinggal ketik Muammalat Bangking. Mengaksesnya mudah dan aman. Segala keperluan ada, seperti :

- Bisa untuk android, BBM,
- Registrasi, aktifasi, Validasi.
- Transfer
- Lihat transaksi akhir atau transaksi terbesar
- Mencari lokasi Bank Muammalat yang terdekat
- Islamic Content
- Jadwa sholat,Arah Qiblat, Bimbingan dan doa buat berhaji.

Pertanyaannya:
Meski pengawasan ketat, apakah ada bisnis yang kolaps?

Jawabannya:

Seperti biasanya, saat di lapangan bicara manis dengan janji bisnis bagus.Tapi akhirnya sakit-sakitan lalu binasa dan dicabut bisnis tersebut. Setelah diselidiki, ketahuan bahwa managementnya masih tradisional hingga hancurlah Unit Usaha Syariah.

Namun berpegang pada prinsip syariah, hal seperti itu tak boleh dibongkar aibnya. Dijadikan study kasus saja.

Tapi seburuk buruknya pembiayaan, bank muammalat lebih baik dari bank konvensional. Amanah lebih di titik beratkan dari pada  alur systemnya.

Dalam kesempatan ini, perwakilan iB dan OJK tersebut berulang meyakinkan lewat mottonya...
Produk Dan Jasa Perbankan Syariah

SAMA Bagusnya,
SAMA Lengkapnya
SAMA Modernnya



Ada 1 lagi pertanyaan saya 

Bagaimana menjelaskan pada masyarakat yang bilang bahwa, Bank Syariah di Indonesia belum 100 %  memenuhi kriteria syar'i, sebab masih memutar uang di Bursa Saham yang masih diragukan kehalalannya?

Eh! Waktu habis!





Image result for bank syariah dan OJK




























3 comments:

  1. Seriusan deh baru tau kalo iB adalah lambang bank syariah. Saya pikir apa gituu.

    Btw Aku Desy yang di asinan bogor Mba hehehe.

    ReplyDelete
  2. Hihi, sammmaa!! Aih, Desy... seneng kamu mau mampir di blog saya. Terimakasih ya, ok saya kunjung balik yaa :)

    ReplyDelete
  3. Menambah ilmu dl disini, makasih sharenya mbak.

    ReplyDelete