Monday, 11 April 2016

Kemudahan Kegiatan Baksos




Ingat  lirik lagu Gundhul Gundhul Pacul?
Saya membayangkan petani berkepala botak sedang mencangkul, lalu entah kenapa nasi dalam bakul terbalik.  

Melalui MH Ainun Najib saya jadi tau kalau lagu karangan para wali itu bernafaskan Ma'rifat.
Kepala adalah anggota badan paling tinggi, melambangkan pemimpin negeri sampai  ke tiap diri. Pemegang peran sebagai khalifah, pemimpin, minimal untuk dirinya sendiri, sedangkan gembelengan ( jangan sombong). Nyunggi wakul (menjunjung amanat kesejahteraan rakyat)

Mencangkul adalah kegiatan membalik tanah bagian atas ke bawah dan sebaliknya hingga tanah merata. Tanah subur bagian bawah harus angkat ke permukaan, dan sebaliknya tanah gersang diletakkan di bawah. Orang yang mampu secara finansial harus membantu, memuliakan dan .mengangkat derajat saudaranya yang tergolong marginal.

Kalau menuurut Chodjim , bagian lingkar pangkal pacul disebut Bawak, dimaknai obahing awak atau geraknya badan. Berzikir dengan perbuatan, selain zikir lisan dan qalbu.

Muslim akan sadar bahwa geraknya diawasi Allah, maka ia tak menyia nyiakan waktunya untuk menjadikan energi dalam tubuh  bermanfaat bagi orang lain.

Sekarang nggak repot kalau ingin berbuat sesuatu untuk saudara kita.
Kalau dulu saya dan teman teman cari dana ke banyak perusahaan untuk mengadakan sunatan massal atau Anjang Sana Sosial, sekarang banyak LSM yang bersedia bekerja sama dengan komunitas apa saja.

Saya mau kasih bocoran bagi yang ingin mengadakan acara Bhakti Sosial.

1. Hubungi YAT

YAT, Yayasan Amanah Takafful yang dikukuhkan negara ( Kep.KemenagRI  No 440 Th 2001) sebagai Lembaga Amil Zakat Nasional yang berhubungan dengan Bank Muammalat,
Milyaran uang zakat yang masuk ke kasnya dan dinikmati oleh dhuafa di 16 propinsi seluruh Indonesia. Tak hanya perorangan yang menyumbang, dari perusahaan-perusahaan pun mempercayai YAT mengelola ZIS (Zakat Infaq Sadaqah) mereka. Tentanag YAT bisa dibaca di sini

YAT bisa membantu dalam hal Pertolongan Bencana Alam, Korban Perang, Kesehatan dan Pendidikan. Selain program  beasiswa ia juga membuka sekolah sekolah keterampilan seperti sekolah komputer gratis.

Kami menemui Pak Ernawan Priarto Pemimpin YAT di kediamannya yang asri, di daerah Cimanggis.
Notes saya siap mencatat apa saja yang dibutuhkan anak buah Pak Er saat di lapangan nanti.
Lhaaa...Ternyata kami malah banyak membicarakan hal lain. Soal pohon cemaranya yang saya taksir, kolam ikan sederhana berlapis plastik, Ditemani putri putri santunnya yang kebetulan kuliahnya sama dengan anak saya yang di ITB.

Memang tak perlu banyak persiapan. Karna dari sarung tangan, dokter, sampai ambulance sudah disiapkan pihak YAT. Paling yang kita siapkan


- Surat permohonan
- Keterangan perkiraan jumlah pasien
- Keterangan penyakit apa yang dominan
- Pasang  tenda dan meja kursi untuk dokter.





2. Hubungi Shabawana

Shabawana sebenarnya nama grup pecinta Alam SMA 3 Jakarta. Sahabat saya yang alumni sana masih aktif berkumpul dan membentuk sarana untuk gerak sosial mereka, salah satunya  Fogging.
Biasanya kalau ada endemi DBD, masyarakat membayar urunan samapi 4 juta untuk penyemprotan nyamuk, dari Shabawana bisa gratis.

Yang kita siapkan,

- Surat permohonan
- Keterangan luas wilayah penyemprotan,  karna menyangkut perhitungan bahan
- Makan siang untuk petugasnya , kalau ada. Kemarin saya menyiapkan 15 bungkus nasi rames.

Kebetulan kami mengirim 2 surat permohonan  penyemprotan. Untuk pesantren di  TPA Bantar Gebang Bekasi dan Lapas Pondok Rajeg- Cibinong.















2 comments:

  1. senangnya bisa berbagi melalui kegiatan bakti sosial seperti ini mbak

    ReplyDelete
  2. Alhamdulillah... Karna kemurahan Allah saja,Mbak. Semoga manfaat bisa memudahkan teman teman. Trmks hadirny,a Mbak Lidya yang baiik...:)

    ReplyDelete