Rabu, 25 Mei 2016

Rajutan Setengah Jadi



Sebetulnya kepala masih kliyengan.  Tapi kalau diam saja kok rasanya nggak enak! Jadi saya teruskan saja rajutan sepatu yang baru  pertama kali ini saya bikin.
Biasanya saya membuat dompet, tas, dan syal.



Untuk Croche syal entah  kapan bisa bikin lagi?
Membuat syal selalu  mengingatkan saya pada Rifky (Keponakan). Penghangat dada warna biru laut kesukaannya, saya harap bisa membantunya  melawan dingin AC di ruang latihan  yang dia bilang terlalu kuat.
Hampir rampung saya rajut, tapi tak beberapa lama kemudian  Rifky  "Berpulang"

"I miss u honey...so much. Bunda hope you wear it when you sing!"


My Rifky



Sepatu rajut sangat menantang! Bagian atas jari yang melengkung ada hitungannya sendiri supaya belok dengan manis. Saya hanya pakai feeling saja karna membaca pola malah nggak ngerti.
Lumayan,3 kali salah! Bongkar, tarik ulur benang lagi, rubah hitungan dari awal!
Jadi inget nasehatnya Allah, kurleb begini...

 "Jangan seperti wanita yang suka merombak sulamannya"

Lemah ya. Nggak tetap pendirian, ragu dan selalu mengulangi kesalahan  yang sama.

Btw, rajut sepatu sebenarnya mudah karna nggak banyak variasi.
Yang berat itu waktu tusuk jarum ke sol sepatu berbahan karet seperti ini. Sol karet tahan lama asal benang rajutnya nylon kuat juga.

- Sekarang kan banyak dijual paket online sepatu cover croche plus tutorial.
Hendaknya pesan di awal,  supaya hak solnya rata. Karna yang saya dapat, miring. Rajutan bisa rapih, tapi kalau dipakek nggak nyaman, untuk apa?

Ada sedikit tips,

- Pesanlah benang berbahan Nylon, selain kuat, tak mudah kusut saat pengerjaan, dan benang bisa berdiri kokoh.

-  Bagi yang pesan bahan via online telitilah! Buku panduan sering kurang lengkap. Mintalah gambar, model croche dan hitungan yang jelas,khususnya di bagian atas jemari kaki.


-  Yang bosenan bikin rajutan penuh, pilih saja model minimalis. Sekarang banyak tas dan sepatu yang croche hanya sentuhan  gaya klasik eropa dan Jepang.

- Bergabunglah dengan komunitas croche yang bertebaran di FB

- Kalau ibu ibu Bogor ingin belajar bisa ke Toko  Mute, Pasar Anyar. Pendaftaran 100 ribu untuk 3 jam belajar. 1 jam tambahan belajar bayar 25 ribu. 

- Mau belajar gratis? Silahkaaan, saya bisa kasih kursus harraatiss!!  Bulan ramadhan ini insya Allah rencananya mau  bagi ilmu di salah satu taman Bogor untuk anak anak perempuan dhuafa. Doakan nggak ada halangan yaa!

Insya Allah, targetnya anak anak bisa bikin ini niiy! Kan lumayan, modalnya nggak sampai 25.000, tapi kalau dijual di pameran  50.000 di pameran.






Ini pola dasar  dompet coin purse, tinggal beli  handlenya saja. Di Pasar Mangga 2 Jakarta  aur-uran. model juga  unyu unyu romantis gitu!
Selera saya banget!



Selanjutnya kepengen buat purse dengan variasi mutiara, perhiasan  yang paling saya suka.
Semoga rencana dan pekerjaan yang setengah jadi ini bisa terselesaikan semuanya. Amiin...







2 komentar:

  1. Jaman saya kecil banyak sulaman termasuk taplak meja dan baju hangat untuk baby. Tampaknya sulaman disukai lagi ya.
    Terima kasih infonya yang mengingatkan masa kecilku.
    Salam hangat dari Jombang

    BalasHapus
  2. Bener Pak Dhe...alhamdulillah, ibu ibu muda sudah banyak yang membentuk komunitas hobby ini. Karna banyak sekali tutorial di youtube. Memudahkan, bisa langsung terlihat hasilnya, dan menghasilkan pula! Amazingnya ada sekelompok pria pecinta croche. Mereka membuat lebiih cekatan, misalnya membuat sepatu Booth, dll. Senang dapat kunjungan Pakde Cholik, terimakasih yaa... Salam hangat dari Bogor.:)

    BalasHapus