Sunday, 27 November 2016

Today...




Pagi ini harusnya ke Kebun Raya, ikuti kursus gratis menanam Bunga Anggrek . Tapi bapak tiba tiba telepon, yayasan Jakarta butuh dana renovasi musholla wakaf Almh.Ibu.

Kok pas banget! Kas yayasan Bogor lagi miniiim. Amanatnya pun untuk pendidikan. *Binuuun.
Terus putar otak sambil menanti bantuan Allah entah lewat apa dan berbentuk apa?

Pada ahirnya dapet  "Rejeki Ide simple" , bapak ringan ... saya ringan. Bapak terbantu, amanah terjaga.
Semoga renov lancar. Musholla  di bantaran sungai itu bisa dimakmurkan pengajian anak-anak  dhuafa,  setelah  kurleb 6 atau 7 tahun  jagoan kampung menyerobot  jadi rumah tinggal, paska musibah kebakaran.

Beberes rumah dan ke ATM kelar. Matahari sudah tinggi, tapi tetap ke Kebun Raya. Ciaaan deh, panggung sudah kosong!
Untungnya rumah kaca angrek tetap terbuka.

Sepi pengunjung malah nyaman. Bebas pilih objek foto, nggak usah nunggu orang lewat baru cetrak cetrek kamera.
Beneran lhoo... Serasa dapat hadiah spesial dari Pencipta kebun ini!
Nikmati sendirian sisa hujan, dingin, daun dan batu  basah, pakis menjuntai di pohon tua, gemuruh deras sungai Ciliwung, kicau burung, kabut di kelok jalan, semua cantik segar! Kembalikan ingatan ke jalan setapak kaki gunung Gede-Pangrango.







Lempar tatap haru dengan menyebut nama kekasih. Seruput perlahan kehangatan pesanNya.
Nikmatnya memeluk diri sendiri, menghiburnya. Nggak ada yang menuntutnya  sempurna. Setiap kesulitan yang ditemui akan menjadi sumber bahagia nggak berbatas. Pahami takdir sebagai program satu satunya yang sempurna dan dirancang husus.


Today...
I choose to feel life
Not to deny my humanity, but embrace it










2 comments: