Sunday, 18 December 2016

Cara Philips Menyambut Hari Ibu

Foto Wilujeng Saja.

Tanggal 8 Desember lalu saya dapat rejeki nomplok. Bisa menghadiri undangan Philips di  Thamrin Nine Ball Room, gedung UOB Jakarta Pusat

Ini pengalaman pertama  ikut event produk yang logonya sudah saya  kenal lama sejak mulai bisa baca . Tertulis di gramaphone ayah saya, piringan hitam, radio transistor, Bohlam, pisau cukur listrik, compact audio cassete dan lain lain.

 Perusahaan Philips dibangun  sejak tahun 1891, oleh dua orang bersaudara, Gerard dan Anton Philips di Belanda, dengan produk pertamanya Bohlam lampu. Kemudian tahun 1920 mulailah bermunculan alat alektronik lainnya.
Terbilang sukses karna penjualannya di tahun 2004 tercatat 30,3 Juta Euro dan memperkerjakan 161.586.000 tenaga kerja di 60 negara.


Foto Wilujeng Saja.


Tak pernah saya lupa, perlengkapan rumah tangga pertama yang saya miliki  saat baru berumah tangga adalah strika merk philips. Lalu menyusul blender, mixer, dengan merk sama.

Rupanya Philips rutin mengadakan event tahunan. Dan karna bulan Desember ini terselip hari nasional, hari ibu yang sangat spesial, maka Philips Indonesia bagian dari Royal Philips (NYSE: PHG, AEX:PHIA) mengadakan acara bertema "Philips Mother's Day Coocking Battle".

Di pintu gedung saya  harus melewati detector dan susuri banyak lorong. Setelah belak-belok sampailah di Ballroom , berkarpet tebal, sejuk dengan pencahayaan teduh romantis.
Pandangan pertama kali terbentur pada susunan cangkir putih. Nah, ini yang selalu terbayang saat  berdesakan dengan orang kantor  di kereta comuter bila ikut event pagi hari. Letih perjalanan dari  Bogor ke Jakarta jadi luntur kalau lihat pojokan minuman hangat dan cemilan. Philps memahami betul yaa. *Happyy!



Foto Wilujeng Saja.



Philips juga menyambut tamu dengan 4 meja hidangan. Meja juice, meja makanan siang menu Soto, Nasi Komplit, meja cemilan, meja dessert, dan ituuuuh, Asinan Betawi!
Tidak perlu sungkan, sebab Philips membuka acara dengan makan siang terlebih dahulu.

Tapi saya utamakan minum teh lalu ke meja registrasi. Di sana panitia sudah siap dengan lembar pers rilis. Ini yang paling dibutuhkan.

Menarik! Nikmati makan siang bukan dengan cara standing party, melainkan duduk di kursi manis berderet rapih. Makanan sangat cukup, dan tidak kelihatan  piring kotor disekitar. Petugas berseragam hitam itu cepat sekali kerjanya.

Dari kejauhan pandangan saya terbentur pada meja Juice. Bentuk Juicernya unik, mirip  Kendi ( Wadah air minum jaman dulu). Di bannernya tertulis "Tahan Lama Melayani Keluarga"
Kalimat yang  menyentuh  perasaan sebagai ibu. Pas juga dengan peran Philips selama ini.

Foto Wilujeng Saja.

















Mumpung sepi, sebelum masuk ruang acara saya lihat dulu juicer keluaran philips HR 1855 . Simple dan ringan! Olahan jusnya halus merata. Ada beberapa lagi juicer keluaran philips type lain.

Ruang utama sudah ramai. Riuh suara pengunjung  ulah canda Augie Fantinus.
Sementara Hatna Danarda dan Nicky Tirta dengan teduh tenang memakai celemek sambil senyum ramah mengarah ke kamera.
Acara pemotretan perlu tambahan waktu karna banyak ibu-ibu berselfie ria dengan 3 Papa muda selebriti itu.


Philips berhasil menciptakan pertemuan seru demi memberi apresiasi kepada pengguna produk Philips, seperti yang dijelaskan   Ibu Maria V. Simanjuntak dalam sambutannya, selaku Senior Marketing Manager, Domestic Appliances,Philips Personal Health Indonesia.

Foto Wilujeng Saja.

Foto Wilujeng Saja.

Foto Wilujeng Saja.


Acara Lomba Masak

Piring piring cantik putih berbagai ukuran dan bentuk sudah tersedia. Piring putih membuat makanan apa saja di atasnya jadi menarik mengundang selera.

Begitu waktu lomba dimulai,  peserta berbagi tugas. Pasangannya yang wakil dari  media dan blogger langsung menyerbu lemari tempat bahan dasar masakan.
Penonton harap harap cemas, apa artis yang jarang pulang karna sibuk entertaint orang ini bisa masak?
Tapi tanya itu terjawab dengan kesan santai mereka saat mengolah masakan. Tidak ada grogi sedikit pun!

Foto Wilujeng Saja.

Hatna Danarda dan Nicky Tirta memang antusias ikuti tantangan. Sebab passionnya di masak. Berbeda dengan Augie Fantinus yang baru kali ini memasak. Namun keduanya punya keinginan  sama, ingin bisa membahagiakan istri.


 Nicky Tirta memasak Nasi Liwet khas Sunda dengan Pepes Tahu.
Augie Fantinus membuat Korean Beef Rice Bowl, dan  Hatna Danarda memasak Butter Rice With Honey Grilled Prawn.
Itu hidangan utamanya. Sedang tantangan lain, mereka membuat minuman smoothies ala  mereka sendiri.

Produk Baru Philips

Kenapa mereka memasak begitu santai tanpa beban?
Sebab peralatan dapur yang digunakan adalah peralatan modern dari philips. Diantaranya, Rice Coocer Gold HD 3128 yang dilengkapi dengan tehnologi 3D heating. Hasil masakan matang merata sempurna dan kehangatan nasi terjaga.
5 lapisan ProCeramicnya 3x lebih kuat, dan lebih  tahan gores.

     Sumber Gambar


Ada lagi produk lain, Philips Daily Collection Steamer lengkap dengan manual timer. Sangat memudahkan  pengguna untuk mengatur lamanya pengukusan.
Bagaimana dengan menu yang dipanggang? Phillps punya Table Grill dengan  lempengan bertemperatur tinggi agar terjaga kadar air bahan makanan yang dipanggang.

Saya masih menggunakan blender Pilips model lama karna masih kuat. Blender terkini lebih meringankan pekerjaan. Kapasitas 1,25 liter bisa tercampur rata dan halus sempurna hanya dengan satu kali tekan. Benda keren ini yang bikin peserta lomba sukses membuat  smoothies.

Enak yaa, tehnologi membuat kegiatan masak jadi menyenangkan, lebih mudah cepat dan aman untuk semua keluarga. Seperti yang diungkapkan Bapak Yongky Sentosa, Head of philips Personal Health Indonesaia.

Umpama ada anak remaja yang ingin praktek masak, atau para bapak yang belum pernah masak ingin membuat kejutan untuk istri tercinta,  maka  peralatan ini akan  menjauhkan mereka dari rasa takut gagal.

Acara Penutup

Waktu acara cicip-cicip, peserta lomba  menghampiri audience.  Augie maksa deh, minta dipuji. Tapi memang benar enak kata ibu yang mencicip.
Sedikit  koreksi dari  seorang ibu, agar bahan kacang baiknya disangrai dari pada digoreng.

Ahirnya sampai pada puncak acara yang ditunggu. Pengumuman pemenang lomba masak dan peraih door price. Terus terang saya tak pernah  hoki kalau acara door price. Jadi saya cuma menunggu pengumuman juara lomba masak .

Dan,  keluar sebagai pemenang adalah Nicky Tirta!
Waahh... Wajahnya bahagia  betul! Tambah bahagia lagi dia bersama pesaingnya,  karna dapat kejutan, istri  istri mereka dimunculkan di ahir acara.
Sayang... Saya tidak bisa mengabadikan hasil masakan dan ekspresi mereka. Ponsel saya kehabisan bateray. :(

Apa saya sedih tidak dapat Door Price? Tentu tidak, karna Philips memberi kebahagiaan lain. Setoples mungil coklat yang dikemas cantik, buku resep Sajian Spesial Di Hari Istimewa, dan voucher belanja! Terimakasih Philips :)


Seperti itulah ibu, tak perlu penghargaan besar untuk membayar letihnya. Kejutan kecil dan ketulusan sudah amat berarti.
Tak heran bila survey oleh Independent Grocers Of Australia (IGA) mengambil sample dari 1000 ibu, hanya 35%  dari responden yang merasa dapat mengandalkan hari ibu sebagai hari rehat untuk santai dari kesibukan rutin.

Semoga para bapak atau suami dapat mengapresiasi para ibu dengan cara sederhana yang menyenangkan. Membuat kejutan dengan masakan seperti cara Philips menyambut hari ibu.

Oh ya, ada pengumuman. Philips mengadakan kompetisi foto bersama keluarga dengan rice coocker Philips. Hadiahnya menarik! Berupa 180 koin emas. Ditunggu sampai tanggal 31 Desember 2016.  Keterangan lengkap bisa dilihat      di sini atau  di Facebook Philips Home Living ID.





Tulisan ini untuk mengikuti lomba blog yang diadakan oleh Philips

No comments:

Post a Comment