Wednesday, 29 March 2017

Tulisan untuk Mizan

AYAH HEBAT

Melatih anak agar peka pada lingkungan dan alam bisa dimulai dengan kesukaan mereka. Misalnya sebentar lagi ini akan datang libur sekolah. Kita gunakan untuk mengingatkan kebesaran dan cinta Allah melalui alam.

Seorang pengusaha muslim yang terbiasa ketat dengan waktu, menelpon istrinya dari negeri seberang. "Ma, anak-anak boleh saja liburan. Tapi tolong pilihkan dan  jangan sia-siakan rejeki dari Allah! Mereka harus dapat ilmu dari liburannya"

"...maka bertebaranlah kamu di muka bumi (untuk menjalankan urusan masing-masing), dan carilah apa yang kamu hajati dari limpah kurnia Allah, serta ingatlah akan Allah banyak-banyak (dalam segala keadaan), supaya kamu berjaya (di dunia dan di Akhirat)." [Surah al-Jumu'ah : 10]


BUNDA PINTAR

Satu jam setelah anaknya berangkat sekolah, ponsel ibu berdering.
"Bunda, buku olah ragaku ketinggalan. Bunda tolong antarkan yaa, pliiss!

Merayap kemarahan ibu sampai ke kepala. Sebab ini sudah kesekian kalinya kejadian berulang. Kenapa sih, nggak disiapkan dari tadi malam? Kenapa saya lagi yang harus jadi pahlawan? Ibu lemah yang nggak disiplin!

Teringat nasihat Allah yang intinya, berkata lembutlah meski pada Fir'aun.
Sejenak ia berusaha menanangkan diri. Pesan dan sangsi tetap harus ada untuk anak lalai dan meremehkan kewajiban.

"Nak... Kita sudah sepakat,kan? Bunda juga punya kesibukan. Jadi ayo, kamu pikirkan solusianya !"

Ahirnya sang anak  memutuskan sendiri. Ojek online akan datang mengambil dengan resiko uang jajan berkurang. Masalah selesai tanpa omelan, tanpa selalu harus menyuapi solusi, sekaligus menerima konsekwensi dari kesalahannya.



ANAK JUARA

Diantara teman-teman sekelas Adi datang paling awal. Tampilan bersih dan wajah segar  serius, seolah  siap menerima kucuran ilmu. Waktu istirahat dilewati dengan ceria sebagai pengimbang keseriusannya tadi.

Tak hanya para guru, orang tua murid yang biasa duduk berkumpul di halaman sekolah pun memperhatikan dengan  kagum.
Mereka tidak tahu penyebabnya sampai  bisa sesemangat itu.

Adi tak pernah melupakan perkataan kakeknya saat ia menginap bulan lalu. Kakek berpesan, bangun pagi melawan kemalasan adalah jihad, belajar pun jihad, demikian juga kerajinan di rumah dan di sekolah.

KELUARGA QURANI

Di atas tempat tidur, seorang pemuda yang putus kaki kanannya terkena bom,  meminta ibunya mencarikan seorang istri.
Tentu ibunya pesimis, tapi lillahi ta'ala ia bertekad mewujudkan keinginan anaknya.

Di luar dugaan, ternyata banyak wanita yang bersedia diperisteri. Mereka bangga jika kelak melahirkan anak-anak pejuang. Apalagi pejuang itu seorang penghafal quran. 

Kemuliaan quran akan mengalahkan segalanya. Pecinta quran insya Allah memiliki sifat sifat baik.

"Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu (Alquran) yang menjadi pelajaran dari tuhanMu. Penyembuh bagi sifat jahat yang berada di dalam dada. Dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman  (QS.Yunus 57)











Saturday, 25 March 2017

Belajar Quilt Gratis Bersama Brother Dan Kriya Indonesia

Foto Su Rima.


Menjahit itu membosankan dan melelahkan! Dengar saja monoton suara mesinnya, lihat wajah ibu saya seminggu sebelum lebaran.
Saya temani ibu begadang sambil menggunting limbah bahan menjadi baju boneka kertas, persis di dekat kakinya.

Waktu tingkat SMP saya mulai kenal pola dasar menjahit. Bikin baju bayi bisa sukses karna simple dan demi nilai raport. Tapi begitu dapat PR  bikin kemeja, nyerah! Pasang kerah baju ternyata njelimet, akhirnya ibu yang menyelesaikan.

Hingga berumah tangga saya cuma bisa  jahit kruistik, sulam, crochet, sulam pita dan smock.
Cinta pada Quilt harus dipendam karna berurusan dengan masin jahit. Jenis kriya yang seperti kain tambalan itu selalu mengingatkan suasana alami desa Eropa dengan rumah sederhana bercerobong asap di antara barisan pinus segar. Dapurnya berbau roti, dengan segelas susu perahan sendiri di tas meja. Horden, taplak meja hingga perlengkapan kamar tidur, semuanya dari kain perca berjahit.


Hari sabtu tanggal  4 Maret 2017, gaung Quilt yang selama ini bisu memanggil manggil mesra. Kriya Indonesia bekerja sama dengan Brother mengadakan workshop kursus  gratis di Musium Tekstil Jakarta. Pendaman cinta telah pecah. Puncak-puncaknya saat  menyentuh mesin jahit modern bersuara halus itu. Sungguh rancangan cermat yang sangat membantu pengguna.
Kapan lagi mau mencoba? Semua bahan dan perlengkapan sudah tersedia. Cuma bawa diri doang!
Iyess! Berangkat dengan penuh suka cita karna sempat ditolak saat mendaftar pertama

Makan Pecel Dulu

Aih, ketemu lagi dengan si Mbok penjual pecel gendong. Beliau senang diajak ngobrol. Salut deh! Dagangannya selalu dibutuhkan  setiap event musium musium Jakarta.
Selesai santap pecelnya yang maknyus rasa ndeso itu, kami sholat di mushola bangunan tua. Sementara 20 mesin jahit sudah bersih, menunggu di beranda.

Proses Quilt.

Kalau mau mengasah sifat sabar, teliti, hati hati, dan rasa seni, belajar jahit quilt!
Bagaimana tidak sabar ? Sebelum menjahit, kita harus padu padankan dulu warna dan motif. Bila model yang diinginkan  sudah terbentuk, pertahankan  dengan menyemat jarum pentul pada lajur yang akan dijahit agar tak bergeser.



Potongan segi tiga ini sebetulnya bisa ditata dengan bermacam posisi. Maklum masih basic banget, jadi new comers mau tidak mau membuat  sama bentuk. Model baling baling.
Strika bagian depan hinga jahitan tidak ada lagi yang menggelembung. Tahap akhir gabung dengan kain bagian  belakang.


Foto Su Rima.

Foto Su Rima.

Kesalahan pasti ada, saya terlalu mepet meletakkan jarum pentul penahan, salah posisikan benang dan strika puring kurang merata.
Secara umum, pekerjaan ini sangat mudah karna ditunjang  mesin jahit canggih Brother GS 2500 yang punya banyak kelebihan.

Jam 1 lewat saya mulai berkeringat. Lihat beberapa teman sudah rampung sementara saya masih strika pelapis sarung bantal  setengah jadi. Untung saja mereka ibu ibu yang sudah akrab dengan mesin jahit, jadi saya tak perlu minder. Tetap dengan hati-hati menyelesaikan dan... Jreeengng!! Sempurna terjahit.

Alhamdulillah terima koment positif. Buat ukuran pemula hasilnya termasuk rapih.
Tahu kah? Saat membalik bahan usai jahitan akhir adalah puncak kenikmatan menjahit. Saya puas sampai membuka lagi berkali kali sarung bantal yang sudah terlipat dan siap masuk tas. Pantas, almarhum ibu rela begadang menjahit dibanding beli jadi. Pagi hari ibu bahagia lihat anak anak gembira mendapati  baju baru bergantungan di dinding.

Kelebihan Mesin Jahit Brother

1. Punya Banyak Jenis Jahitan
Kalau diperhatikan variasi  jahitan tiap  baju tak selalu sama. Ada jahitan lurus dan bergelombang untuk mempercantik tampilan. Mesin jahit ini punya 25 variasi.

2. Sistem 4 Lubang Kancing
Hanya dengan mengganti sepatu jarum maka kita bisa pasang kancing sesuai keinginan.

3. Pemasangan Sepatu Yang Mudah
Saya baru tahu kalau sepatu jarum bisa berbeda fungsi. Untuk pemasangan resleting, lubang kancing dan lain lain. Cara melepas dan mengganti dirancang mudah, tinggal  menekan bagian atas sepatu. Pokoknya tanpa obeng!

4. Hemat Listrik
Waktu melihat 20 mesin jahit berjejer dengan stop kontaknya masing masing, saya jadi berfikir, berapa biaya listrik yang harus panitia bayar ke Musium Tekstil? Apalagi belajar gratis ini sampai 2 session.
Jawaban panitia sangat menyenangkan, ternyata mesin cuma butuh 51 watt saja. Aman ... Kita bisa begadang tuntaskan jahitan.

5.  Pengaturan Jahitan
Ada 6 baris gigi bisa diatur sesuai tebal tipisnya bahan yang akan kita jahit. Demikian juga panjang pendeknya jarak jahitan hingga 4,00 cm.

6.  Built In Free Arm
Kalau membuat tali bentuk silindris pada mesn jahit lama, kita harus hati-hati dan konsisten menahan kain agar tidak melenceng. Di mesin canggih ini, kain bisa berjalan sendiri.

7.  Pisau Pemotong Benang
Dekat sepatu jarum ada semacam pengait menghadap ke atas. Gunanya untuk memotong benang. Jika jahitan sudah sampai batas ahir, benang akan putus tanpa repot repot ambil gunting.

Dan yang paling menyenangkan buat saya, mesin ini berlampu dan bisa dengan cepat memasukkan benang ke lubang jarum. Cocok untuk ibu-ibu berkaca mata plus seperti saya.

Foto Su Rima.

Kembali ke Quilting, ia adalah seni menggabung kain perca. Letak kecantikannya ada pada kepandaian dan cita rasa pembuatnya dalam memilih pattern, warna, kain, dan pengelompokkan motif kain.

Textilezy.com kaya akan koleksi motif, kita tinggal pilih dan pesan online. Mau bahan apa? Golden Rami, Cotton Voal, Balloteli, Bubble  Crepe, Titanium Saten? Kunjungi saja webnya.
Jangan hawatir soal harga. Toko kain online pertama kali yang ada  di Jakarta ini punya harga kompetitif dan bahan berkwalitas.

Mesin jahit canggih plus bahan mudah didapat bikin saya kepincut. Menjahit kegiatan yang menyenangkan, ternyata.
Suara mesin , bau kain, berhadapan dengan gunting dan jarum pentul, seperti bermain kembali dekat kaki ibu. Ah, jadi kangen!

Saya berharap memiliki benda ini suatu saat. Untuk berkarya dan jadi jalan amal.
Wah, asiknya ... Kalau bisa memberdayakan ibu ibu dhuafa dengan quilt!
Terimakasih Brother GS 2500 dan Kriya Indonesia.


Image result for quilt kitchen bread


Image result for kitchen and quilt




































Thursday, 23 March 2017

Tulisan Buat MIZAN


AYAH HEBAT

Seseorang bertanya pada anak kecil "Bagaimana ayahmu?" Jawabnya; "Auk ah, gelapp!!" Karna dia benar- benar bertemu ayah saat gelap saja.

Kata seorang penggagas Komunitas Ayah Hebat, Bendri Jaisyurahman, minimnya keterlibatan ayah dalam mengasuh bikin anak mengalami masalah psikologis. Salah satunya, anak akan minder, anak lelaki condong feminin atau sebaliknya, yang wanita cenderung tomboy. Ada pula yang sampai reaktif dan lambat dalam memutuskan sesuatu.

Nampak jelas ya, seorang ayah dituntut mampu mengatur waktu supaya padat manfaat meski sedikit kesempatan.
Terlalu banyak beban hidup, memang. Semoga terbantu dengan cara bermuhasabah sambil cari tau lebih banyak akan  hak Allah, badan dan keluarga.

Apalagi harum ramadhan sudah tercium, mari kita rubah! Rencanakan dan atur  waktu dengan detil agar manis ibadahnya teraih tanpa melepaskan tanggung jawab di bumi. Jangan tunggu esok.


BUNDA PINTAR

Bagaimana keadaan Bunda hari ini? Semoga Bunda masih tetap semangat menjalankan rutinitas keseharian penuh keihlasan, dan dianugerahi kesehatan .
Bicara kesehatan jadi teringat akan datangnya ramadhan yang tak akan lama lagi.
Apa Bunda masih punya hutang puasa di ramadhan lalu?

Mumpung kita sehat lahir bathin, kita bayar hutang-hutang itu dengan perbaikan berdasarkan ilmu. Benahi kekurangannya agar sempurna, dan mengumpulkan sebanyak banyaknya informasi apa saja yang merusak amal ibadah kita. Agar ramadhan berikutnya kita lebih siap.

Seperti doa-doa para salafusshalih...

"Ya Allah, serahkanlah aku kepada Ramadhan dan serahkan Ramadhan kepadaku, dan Engkau menerimanya dengan kerelaan"


KELUARGA QURANI

Pagi masih dingin, sisa embun menyelimuti dedaunan. Lampu di gubug gecil di bawah rimbun pohon masih menyala. Tapi suara sapu lidi  di halaman sudah terdengar. Sementara  lantunan quran terdengar syahdu dari radio mereka. Selalu begitu setiap hari.

Bu Rohaye, membiasakan keluarganya menikmati anugerah pagi. Semua kegiatan jika di awali pagi hari akan membawa berkah, begitu katanya.
Anak anak bergerak merapihkan kamar, Bu Rohaye membersihkan halaman, suaminya mengayuh sepeda ke pasar selepas sholat jamaah di masjid.


Jelang magrib, lantunan quran tak terdengar. Jika kita masuk ke dalam gubug itu, seperti ada suara lebah. Masing masing mengaji di kamarnya.
Betapa indah rumah yang dihiasi quran. Membawa ketenangan hingga ke para tetangga.



ANAK JUARA

"Ma, sekarang aku mau rajin makan sayur, nggak cuma daging dan tempe terus!"
Begitu kata Dito sepulang mengaji dengan nafasnya  yang terengah-engah karna berlomba dengan anak tetangga di perjalanan.

"Alhamdulillaaah, Mama senang sekali mendengarnya" Jawab sang mama tak mampu membendung kegembiraan. Sambil senyum sang mama mengikuti Dito yang hendak mengganti baju kokonya.
"Eh! Tapi kenapa begitu tiba-tiba,nak?"

"Gini Ma, Pak ustad bilang, kambing punya susunan gigi yang rata karna dia pemakan nabati. Sedangkan ikan dan binatang buas punya gigi runcing-runcing karna pemakan hewani. Karna gigiku ada yang rata dan runcing, jadi aku harus makan keduanya  keduanya"

Masya Allah, Demikian sempurnanya Allah. Tak ada yang sia-sia dalam ciptanNya.