Saturday, 1 July 2017

Bagaimana Ramadhanku-mu?



Image result for ramadhan pergi



Beberapa jam lagi, ramadhan melambai.
Padatkan waktu dengan permohonan ampun
Dalamkan makna doa.


Ini lapar ke 29 di  bulan kariim
Semoga terbayar tunai saat antri di yaumil masyhar tanpa aqua, apalagi lontong isi!

Lapar orang lain adalah tawaran beramal.
Makin menghargai setiap bulir nasi.
Tak sekedar pelengkap yang dihadapi dengan ngobrol, canda  tawa
Pengingat syukur lewat keringat petani, penggiling, sopir, dari berbagai penjuru sampai ketemu di satu piring


Nikmati gembira berbuka akhir
Mohon diizinkan muncul kembali dengan kelipatan tinggi
Saat menatap wajahNya

Esok tak ada tarawih
Surat al qadr penghias 10 malam, lenyap dari menara
Kita bawa saja ke bilik rumah
toh cahayanya ada di mana-mana
tergantung besarnya kapasitas jangkauan hati.
Sinyal ada terus, mudah kita bagi ke tetangga dan saudara


Pahit manis ramadhan, hikmah sepanjang tahun.
Rabb kita beri pesan husus untuk setiap diri
Asal mau teliti

Tahun ini ramadhan terasa pendek yaa
Kata orang sibuk

Jika ada kenikmatan lain selian ibadah
Jika hal tidak penting masih memenuhi rongga mulut
Jika belum berani berkorban menolak kenikmatan sesaat
Ramadhan terbang seperti kapas tertiup badai

Bagaimana ramadhanku-mu?













No comments:

Post a Comment