Selasa, 23 Januari 2018

Butuh Air Mata


Kita butuh air mata.
Sebab ada 7 kejaiban pada air mata.

Orang depresi melihat apa pun dengan perasaan datar. Hanya air mata yang mampu menurunkan level depresi dan membangkitkan mood.

Menangis karena emosi mengandung 24%  protein albumin yang mampu meregulasi sistim metabolisme tubuh.
Cairannya mencegah dehidrasi membran mata hingga penglihatan jelas kembali.
Cairan bernama Lisozom itu pun bisa membunuh 90-95% bakteri dalam 5 menit.

Dengan menangis  keluarlah hormon stress Endorphin Leuchin-enkhapalin dan prolactin  (Susah amat ngetiknya!). Nama cantik itu penyebab tensi darah naik.
Apalagi kalau sudah menceritakan masalah yang diendap, hati jadi lapang, perasaan lebih baik, beban berkurang. Sebab sistim Limbik, otak dan jantung jadi lancar.

Air mata bahagia pecah saat anak mulai masuk sekolah, wisuda, lalu nikah.

Namun buliran bening itu bisa membasahi bulu mata, hanya karna ulah seekor burung yang mengibas ngibaskan bulunya dalam gerimis, yang hinggap di ranting dan menggugurkan bulu-bulu bunga jambu.
Pucuk cemara segar basah, seperti doa yang menjulang ke langit. Menjelma jadi angin sejuk menyentuh pipi dan rambut.
Pandang setia mengusut rahasia demi rahasia yang tak putus bernyanyi dalam kehidupan.

Segitu pinternya Allah meletakkan nikmat, bahkan pada benda yang dijadikan lambang kedukaan.

4 komentar:

  1. Balasan
    1. Terimakasih, sudah hadir di sini :)

      Hapus
  2. Jadi jangan malu untuk menangis jika memang sudah saatnya harus menangis ya mbak, selain emosi jadi lebih lega, ternyata ada mamfaatnya juga

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener banget,Mbak. Memang nggak pernah sia-sia apa yang Allah cipta yaa..

      Hapus