Jumat, 13 Juli 2018

Terus Berdoa



Apa yang dirasa?
Bila seseorang menggenggam indahnya susunan doa, harap, dan mimpi kita?


Dia sahabat muda kala dulu.
Berlesung pipit, ceria sedikit tomboy.
Suaranya riuh di lapangan basket.

Kadang asik bercanda di sela pilar taman masjid meski berpeluh.
Sambil sesekali memantulkan bola.

Ramadhan lalu..
Tubuhnya terbujur di pintu multazam
Tertutup kain hitam berkaligrafi putih.
Usai bimbing umroh ia tertidur panjang dalam sholat magribnya yang terakhir.

Ku susun terus doa tuaku











2 komentar:

  1. masyaAllah, usia tidak pernah ada yang tau, harus terus bersiap diri setiap saat

    BalasHapus
  2. Semoga kita diberi kemampuan mengisi usia dengan kebaikan ya... Terimakasih hadirnya Mbak Evrina :)

    BalasHapus