Jumat, 27 Desember 2019

Rumah Singgah Pasien Kanker Di Jakarta








Fadli hari ini kelihatan segar dibanding saat kunjungan pertama saya bulan lalu. Keluhan dan penyesalan kebutaannya sudah reda. dia serius pegang HP  berkaraoke lagu dangdut.
Teman saya langsung duduk di sampingnya ikut nyanyi.

"Lho, kok bisa ngikutin sih ?"
"Iya, ini lagunya Hamdan ATT, lagu kesukaan suamiku"

Sementara mereka nyanyi, saya ngobrol dengan mama Fadli. Saya lemah, tak tahan lihat efek kemoteraphi  di sekujur tubuhnya. Andai matanya normal pasti shock juga lihat lebam-lebam merah kehitaman di punggung, paha, lengan, ya Allah....:(

Suara Fadli bagus. Setiap tamu tanya cita cita pasti dia jawab ingin jadi penyanyi. Pernah sang ibu menyela obrolan kami, "Jadi penghafal Quran saja,yaa.."  Fadli kelas 6 SD asal Lampung  itu cuma senyum minta difahami.
Mata lelah ibunya membasah. Nampaknya dia ingin jika Fadli harus "Pulang" hatinya dipenuhi ayat2 Qur'an. Gigih berbuat yang terbaik meski harus berpisah dengan bungsu balitanya yang dititip ke mertua. Badan di manaa...hati di manaa..

Di kamar lain Rumsing Peduli ini ada 3 penderita kanker anak. Yang usia balita kanker mata, perlahan lahan menuju  kebutaan. Yang lainnya bermata kaca, butuh 13 s/d 14 juta per tahun untuk mengganti bola mata palsu jika tak mau tercemar bakteri.
Dan 1 anak balita lagi yang tanpa malu merapat manja, ada selang sisi hidung menempel . Bukan infus, tapi  vacum  cairan otak agar kepala tak membesar (Hidrosefalus). Sementara badannya juga terserang kanker :((

Rumah Singgah Peduli di Jalan Kernolong Dalam 4 No 33 ini luasnya tak sampai 300 meter. 2 kamar  ukuran besar dan 2 kamar sedang tanpa ruang tengah .
Waktu kami minta ruang untuk isi sumbangan ke dalam amplop, pengurus harian mempersilahkan kami duduk di ruang makan sepetak berbatasan dengan dapur. Ada sekitar 5 karung beras 25 kilo-an bersandar di dinding, persediaan makan 13 pasien dan 13 pendamping.

Teringat Rumsing  di Jalan Percetakan yang memiliki 1 gudang besar husus bingkisan, dapur modern, ruang acara,musholla besar,  ruang musik/hobby dan home schooling. Sekolah berlanjut, berobat pun lancar dengan Ambulance siap antar. Di dinding lorong  masuk sisi kiri bangunan terpajang frame-frame tanda terimakasih untuk donatur. Tertulis jelas nominal sumbangan, mulai 500 ribu sampai milyaran dari perusahaan jamu tersohor.

Kariska rencana baksos di sana bulan September, tapi  daftar tamu kunjungan sudah padat khususnya  Natal dan Tahun Baru. Ada peluang  bulan Januari dan seterusnya.
Kunjungan dadakan bisa saja tapi tanpa acara formil , hari jumat jam 14.00  sampai 16.00. Sudah tentu teman teman keberatan karna hari kerja dan sholat jumat.

Tak mau buang waktu saya searching dan kunjungan ke 2 tempat. Alhamdulillah malah terbuka informasi, di tempat lain ada Rumah rumah singgah yang memprihatinkan, asing, tak banyak dikunjungi.
Saya berharap komunitas komunitas sosial yang berniat sedekah di hari-hari spesial berkenan datang ke tempat-tempat ini :






1.   RUMAH SINGGAH RSCM

Letaknya di Jalan Kimia-Jakarta Pusat, berdampingan dengan Klinik Mata dan masjid RSCM.
Karna di bawah lindungan Rumah Sakit maka perlu prosedur sebelum kunjungan. Apalagi kalau niat mau bikin acara yang biasanya ada kata sambutan dari wakil Rumah Sakit.

1. Buat Surat Permohonan Kunjungan berkop yayasan/komunitas, ditujukan kepada Direktur Utama RSUP Nasional RSCM. Serahkan surat ke ruang pelayanan umum di pintu masuk utama. Bersebelahan dengan UGD.

Sertakan keterangan ..

-  Bentuk Sumbangan
-  Daftar acara / Kagiatan
-  Sasaran sumbangan untuk siapa saja


2. Minta penentuan waktu dari mereka kapan bisa terima kunjunngan

3. Apa saja ketentuan dan tata tertib kunjungan


Hasil temu saya dengan kepala Rumah Singgah RSCM  (Ibu Rianti S.Kep)

- Bila sumbangan berbentuk uang harus disebutkan nominalnya

- Sumbangan makanan harus bawa contoh dulu 2 hari sebelumnya untuk diperiksa di dapur husus ( UPM) . Kepala UPM Ibu Ari. Gedungnya persis di seberang Rumsing. Dianjurkan makanan yang sehat bergizi tanpa penyedap

- Kemasan makanan jangan dijepit hecter

- Kapasitas ruang maksimal 84 pasien, anak anak ada 30 ( Waktu saya datang)

- Disediakan ruang acara

-  Disarankan kunjungan hari Sabtu,jangan hari libur. Waktunya jam 8 s/d 12  karna pasien ada yang punya jadwal periksa/kemo.

- Pasien yang ditampung usia dewasa dan anak-anak, penyakitnya beragam tapi tak menular.
Jadi infokan sebelumnya pasien usia yg dituju usia tertentu atau semua pasien dapat?

- Diperkenankan bila mau kasih uang secara langsung.

- Bagi pengunjung spontan boleh beri sedekah langsung kapan saja

- Jika berminat jadi volunteer ada MOU dengan pihak Rumah Sakit

- Barang yaang dibutuhkan biasanya perlengkapan mandi, handuk, selimut, pampers, dan pembalut wanita.


Keterangan lebih detil bisa klik e-mail ;

diuhmas-rscm @gmail.com


2.  RUMAH SINGGAH PEDULI
Jalan Kernolong Dalam 4 No:33 -  Kelurahan Senen- Jakarta Pusat





3.  RUMAH SINGGAH KANKER JUPE
Jalan Kupu-kupu Rt 10/03 No 32
Pondok Rangoon- Jakarta Timur

4.  RUMSING KANKER CISC (Cancer home center)
Dekat RS Dharmais. No Tlp  0813  8880 2009 - 0819587430

5.  RUMAH SINGGAH KANKER
JL. Anggrek Neli Murni II Blok C No 33 RT 009/RW 01- Slipi -Jakarta Barat
Tlp:  Ibu Mega 081  2122  345  735
WA: 089 6869  33137

6.  RUMAH SINGGAH
Jl. Pramuka- Gang Haji Murtado
No 16A  383 RT 09/ RW 06-Paseban Senen-Jakarta Pusat

7. RUMAH SINGGAH KANKER ISLAMI
(SHELTER HASANAH)
Jalan Kimia Ujung RT Ampiun RT 11/RW 1-Pegangsaan-Kecamatan Menteng
Tlp  08 1212  8766  73




Kebanyakan Rumah Singgah berlokasi tak jauh dari Rumah Sakit rujukan seperti RS DHARMAIS, RS. PERSAHABATAN, RS CIPTO MANGUN KUSUMO.


Semoga manfaat


























Selasa, 24 Desember 2019

Hak Dan Kewajiban Pelaku Usaha / UMKM


                      Akhirnya si Keset itu naik juga di meja Disperindag  :)






Kita tahu setidaknya  ada 3 peran UMKM . Yang pertama adalah mengentaskan kemiskinan dengan banyak menyerapnya tenaga kerja. Sumber data dari Kementrian Koperasi menyebutkan 55,2 juta unit UMKM mampu menyerap 101,7 juta orang .

Kedua, meratakan tingkat perekonomian rakyat kecil. Bila UMKM tumbuh di desa desa  dapat memupus keinginan orang usia produktif berbbondong bondong mengadu nasib ke kota besar.

Ketiga, memberikan pemasukan devisa bagi negara. Apalagi UMKM Indonesia sudah tergolong maju karena pangsa pasarnya sudah berskala internasional.
Layaklah jika pemerintah memberi kemudahan untuk pengusaha kecil/rumahan ini.

Bapak Rahmat Nasir pembicara selanjutnya mengatakan bulan Juni ke depan UMKM akan memakai sistem  E Commers.  Berdagang  dengan sistem electronik (Internet) itu insya Allah  akan memperlancar   kegiatan bisnisnya kapan dan di mana saja. Selain itu UMKM dapat...

- Mengakses informasi faktor-faktor produksi
- Mempromosikan produknya hingga ke luar negeri
- Melakukan transaksi usaha dengan cepat
- Berkomunikasi bisnis secara global
- Memperluas jaringan usaha.

Peraturannya sedang digodog Kementrian Perdagangan. Jika sudah kelar akan segera disosialisasikan.

EFEK DARI  SISTEM PERDAGANGAN BARU

UMKM  berkewajiban memenuhi ketentuan pemerintah sebagai fasilitator. Pemerintah mengurus  izin usaha, membuat label, budgeting , hingga memantau lalu lintas transaksi.

Tapi efeknya ya gituu..  Usaha rumahan pun akan dikenakan PAJAK ! Promo lewat  Instagram , Face book media tak bisa seenaknya lagi.
Tuh kaan! Ujung - ujungnya duiitt! Mungkin negara panik cari tutupan lobang hutang yang semakin banyak. Rakyat diperas melalui pajak. Begitu fikiran awal.
Tapi  kalau dipikir - pikir selama ada medsos penjualan off line jadi sepi, sementara mereka sudah banyak keluar uang buat pajak,  sewa toko dan bayar upah tenaga kerja.
Adanya pajak dan campur tangan pemerintah maka..

- Ada keadilan untuk pengusaha off line dan on line
- Ada penyelesaian bila terjadi sengketa
- Ada pengaturan dan perlindungan data pribadi
- Dapat pembinaan dan perlindungan supaya produk luar tak mudah masuk


Saya sempat bertanya di sesi tanya jawab, bagaimana dengan usaha membuat keset yang bermodal kecil dan bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dhuafa? Apa dikenakan pajak juga? Bagaimana kalau pasaran lagi sepi?
Jawabnya, pembayaran pajak setiap ada transaksi saja dan dilihat dulu pendapatan rata ratanya berapa?  Alhamdulilah... :)

Tak apalah soal pajak, asal kelihatan jelas manfaatnya buat rakyat .





PROSES IZIN USAHA

Disperindag membuka loket  permohonan izin usaha di Mall yang kesehariannya bersentuhan langsung dengan masyarakat. Caranya..

1. Mengisi data/info lengkap di kantor Disperindag setempat
2. Mengisi identitas pelaku usaha
3. Mengajukan spesifikasi produk
4. Seperti apa mekanisme Pembayarannya
5. Bagaimana mekanisme pengiriman ke konsumen

Untuk Kotamdya Bogor bisa langsung ke "Loket Satu Pintu"  Lippo Mall  yang menyatu dengan RS Siloam, seberang pintu masuk Kebun Raya jalan Pajajaran. Di sana ke bagian OSS (Online Single Submission) atau langsung dari internet rumah pun bisa dengan klik Web nya.

Bapak Muhammad Arifin menjelaskan bahwa semua izin usaha comersial disatukan dalam 1 web agar proses perizinan jadi murah, cepat, dan bisa diakses dari mana saja. Tapi dari smartphone belum bisa untuk saat ini.

Cuma 3 orang yang bisa langsung daftar usai acara, alhamdulillah saya termasuk. Agar tak merepotkan Pak Muhammad saya telah siapkan KTP asli, catatan nomor hp dan email saya.
Tak sampai setengah jam saya memiliki  NIB (Nomor Induk Berusaha) .
Alhamdulillah. Berbungah ni hati lihat tampilan sertificat usaha saya berlogo Garuda itu muncul pada screen laptop beliau di sebelah kanan saya.

Sebetulnya saya bisa melakukan sendiri di rumah, dan anak pun pasti siap menolong. Tapi saya hawatir kalau ada kesalahan ahirnya harus ke loket juga.

Ternyata 1x daftar kita bisa ajukan beberapa item usaha yang aktif kita jalankan asal  berlabel sama dan dikerjakan pada lokasi yang sama. Bila tidak maka harus buat kembali  atau daftar baru.

NIB itu nantinya berguna untuk mengurus NPWP, RPTK, BPJS, Fasilitas Viskal, BPOM, HAKI, Kehalalan produk dan izin kesehatan yang sekarang dipegang wewenangnya oleh Departemen Kesehatan.


CARA  DAPATKAN NIB DARI RUMAH.

Buka web OSS lalu buka email anda. Di ujung atas klik PENDAFTARAN.
Aktivasi, nanti web akan kirim password kita via email.
Kosongkan kolom NPWP kalau belum punya. Alamat dan lokasi usaha dijelaskan. Untuk jenis usaha boleh sebanyak banyaknya diisi jika memang ada.
Setelah semua tanya dijawab lalu print.

Pengurusan OSS tanpa biaya sama sekali. Yang biasanya pengurusan lewat Kelurahan sekarang tidak lagi.
Sertifikat tersebut bertanda tangan elektronik. Simpanlah dalam flash disc. Bila ada yang meminta untuk satu urusan cukup beri yang coppya-an saja.

NIB harus dimiliki produsen agar ketahuan dari mana modalnya dan masuk katagori besar atau kecilkah  usaha kita?  Keterangan itu penentu besarnya pajak.







PROGRAM DDS

Adalah program disain produk, istilahnya Design Dispacht Service dalam rangka pendampingan disain kepada pelaku usaha untuk menciptakan produk berbasis disain sesuai terget pasar eksport, sesuai dengan peraturan Kemendag RI Th 2012.
Ini kolaborasi segi tiga antara Pemerintah, Pelaku Usaha, dan Disainer.
Mereka sangat inovativ dan punya nilai tambah.

Produk baru hendaknya menonjolkan ciri khas dan kekuatan dari produk. Kemudian diberi sentuhan baru dari perspektif disain produk. Hasil kinerja mereka bisa lihat pada produk SALAM RAUCAGE, FIDA A ART.


TAHAPAN DDS

- Sosialisasi tentang kegiatan DDS
- Wawancara disainer dengan pemerintah
- Pendampingann disainer pada pelaku usaha.
- Mendisain
- Pilih bahan baku
- Proses produk, finshing, hingga siap ke pasaran
- Diikut sertakan pada pameran-pameran Nasional mau pun Internasional


PERSYARATAN IKUT DDS

- WNI
- Berbadan hukum dan sudah berjalan 2 tahun
- Tenaga kerja minimal 4 orang
- Punya ruang kerja / Tempat kerja yang memadai
- Tidak merusak amdal
- Komitment dengan waktu kerja
- Mampu menggaji, memproduksi, dan beli bahan baku
- Bisa kembangkan bisnis

Syarat Tambahan

- Belum pernah kerjasama dengan disainer lain
- Pakai hasil disain untuk mengembangkan produk
- Sudah punya merek
- Pengalaman ikut pameran
- Produksi harus di bawah kemampuan kita yang meksimal agar tak kewalahan saat pesanan banyak.
- Tak singkirkan kontinuetas


AGAR JUALAN LARIS

Pembicara Rizkia karyawan produksi sepatu  memberi tips supaya produk kita menarik perhatian pengunjung medsos. Ia  gambarkan prilaku konsumen.
Mereka sangat bergantung pada ponsel, pembayaran dengan digital, sifatnya penasaran, penuntut, tak sabar.

Market Place seperti Shopee, Buka Lapak, Toko Pedia, memahaminya dan memudahkan akses serta melengkapi futurenya.
Sering seringlah update dagangan kita di sana.

Ah, materinya Rizkia ini membuat saya senyum diam diam. Gimana tdk senyum? Lagi niat mau hengkang dari Medsos kok malah ditenggelamkan ??
Mau tak mau saya harus bergelut lagi dengan medsos menulis konten promosi di Market Place kalau tak mau tergeser oleh produk orang lain dan untuk mempelajari produk yang diincar/ disukai banyak orang






CARA BUAT TOKO DI SHOPEE

- Siapkan email dan No HP yang aktif
- Persiapan logo, merk, KTP, dan alamat toko
- Daftarkan toko di Shopee
- Username jangan gunakan nama pribadi agar mudah dicari Google
- Pilih nama toko yang berhubungan dengan jualan anda. Ex: Shilla Toko Batik


Kolom Profil toko, dekor toko, jasa kirim, harus diisi agar konsumen mudah memilih.
Lalu buatlah deskripsi visual.


PERSIAPAN JUALAN ONLINE

Beberapa hal yang sangat mempengaruhi laku tidaknya satu suatu produk.

- Siapkan foto produk
- Nama produk
- Foto Produk usahakan dengan backround yang tak menyolok. Warna putih dianjurkan.
- Posisi bila menghadap kiri maka semua harus ke kiri rapi, agar nyaman di mata.
- Deskripsi produk, menulislah sering-sering dengan kalimat yang aye catcing
- Saat save foto link di rubah dengan nama produk, ini bisa jadi kata kunci.
- Tiap produk nama dan keyword nya berbeda
- Ada 100 nama karakter untuk merk produk, cek di Google Trend.
- Cek nama toko pesaing

Tentukan kata kunci yang tepat lalu segera riset di Shopee, baru bisa masuk Shopee.
Contoh kata kunci :  Promo akhir tahun, BIG SALE, Bayar di tempat, dll


Deskripsi produk sebanyak 2000 karakter. Baiknya dikonsepkan dulu baru diketik.
Isinya mengenai...

- Pengalaman
- Kelebihan produk
- Kenapa harus beli?
- Beri imbalan menarik misalnya beri bonus untuk pembelian beberapa barang.
- Coppy writing jitu 180 karakter pada deskripsi
- Berilah motivasi yang masuk akal (Logik) seperti...

Sudah terbukti,nih!
Dapatkan!
Mudah!
Free 1 !
Keuntungan beli sekarang!

- Motivasi ingin keuntungan
- Motivasi ingin keluar dari rasa takut.


BUDGETING FOR BUSSINES

Mbak Adelia Arundina selaku Certified Financial Planner Corporate Finance Consultant lulusan pendidikan England mengurai tentang Perencanaan Keuangan Bisnis di sesi akhir.

Budgeting adalah
Rencana disusun  secara sistematis meliputi seluruh kegiatan perusahaan dinyatakan dalam unit (Kesatuan Moneter) serta berlaku dalam jangka waktu/periode




Why Budgeting??

- Is it profitable?
- Scale Up
- Guidance
- Cordination
- Easy to Measure
- Investement


BAGAIMANA MENENTUKAN HPP?

Yang dimaksud adalah Harga Pokok Penjualan, dengan melihat pada...

- Production, awal mula proses produksi dari bahan baku hingga bahan jadi
- Marketing, berupa biaya iklan, promosi, dan strategi pemasaran

HOW TO START?

Tentukan tujuannya apa, evaluasi rencana secara berkala.
Bikin dahulu PO , ex: 1 model sepatu rajut.


0.... Untuk Breakdown, tujuan dan budgeting, produk, marketing.
1.... Untuk evaluasi budget mingguan/bulanan.


COGS DAN TARGET PENJUALAN

Cogs adalah biaya2 langsung yang dikeluarkan hingga barang siap jual.
Soal pajak tiap transaksi saja bagi WIB (Wira Usaha Baru). Ini merupakan program Disperindag, selanjutnya Dekranasda, dan ada Pembinaan, pelatihan, temu bisnis dan seminar.

PENGADUAN

Bila terjadi masalah, ada hak hak yang dilanggar, bisa lapor ke SIBADRA situsnya Walikota Bogor.
Akses web Kota Bogor dan lihat di sana Program Disperindag.

PEMBUATAN LABEL DAN HAKI

Kunjungi stand BOGOR PISAN di Mall Botani Square dengan barkot Bogor Pisan.
Di sana melayani juga

-  PIRT (Perizinan Usaha Rumah Tangga)
-  Izin Usaha
-  Gizi/kandungan produk
-  Sertifikat halal

HAKI melindungi label/branding usaha kita supaya tak diklaim oleh perusahaan lain yang bernama sama. Bisa hubungi Ibu IKKE Analis Perdagangan.
Untuk jelasnya bisa lihat / Hubungi

-  Instagram Disperindag Kota Bogor


-  Pegawai Disperindag Bapak Dede ( 0815  846  80997)

-  Untuk  Pengurusan ke HAKI hubungi Muhammad Arifin  ( 08 1111 2014)

-  DPMPTSP  di bawah gedung Kuning-Bogor, Ibu Nikke bagian Promija analisis perdagangan
   ( 08 98 78 60 923)

- Tentang Market Place ke Ibu Intan ( 0812  8685 3421)


Pengurusan surat izin BPOM bisa ke Kantor Disperindag Pusat di Jakarta.
Pengurusan izin kesehatan dan Label halal ke Dinas Kesehatan Jakarta
Dan pengurusan HAKI  (Hak Label) bisa dilakukan terpisah dan waktunya kapan saja.  Setelah  ke loket  Disperindag akan terima surat pengantar, dapat arahan, buku panduan, ada biaya yang dikenakan, lalu menunggu panggilan.

Semoga manfaat.



































Jumat, 20 Desember 2019

Lewat Sistim E-Comerce Pengusaha Kecil Dan Menengah Akan Terbantu



Biar pun sedikit dan bertahap  saya tetap  harus menulis tentang pertemuan hari Rabu kemarin tanggal 18 Desember. Mumpung masih segar di ingatan.
Ditemani lagu "Diriku Berjanji dan Bunga Teratainya Tetty Kadi" , jam 00 pula! Ngetik jadi ikutan selow  (Santuy kata anak milenial)  :)

Tema pertemuan adalah Pembinaan dan Pelatihan Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE) /E-Commerce- Kota Bogor. 
Undangan  dari Departemen Perindustrian dan Perdagangan ini khusus untuk BCC  ( Komunitas Craft Creatif) dengan jumlah terbatas. Semoga teman- teman di Kabupaten cepat dapat kesempatan yang sama.

Jadi sekarang ini pemerintah sedang fokus pada usaha mikro kecil dan menengah di setiap daerah.
Targetnya setiap tahun bermunculan 500 UMKM !
Dulu pengusaha rumahan ini kesulitan untuk mendapatkan hak dan perlindungannya.
Terlalu banyak meja yang dilewati, terlalu lama menunggu antrian terbitnya nomor induk usaha. Padahal Nomor itu (NIB) dubutuhkan untuk pengurusan izin usaha, BPOM ( Badan Pengawasan Obat dan Makanan), izin Dinas Kesehatan, sertifikat halal dan HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual). Persyaratannya pun banyak.

Terbitnya PP No 80 Th 2019 tentang Perdagangan Melalui Sistem Electronik mempermudah semuanya. Dengan perantara jasa pemerintah  jadi tahu produk kita cocoknya dilempar ke pasar mana , bagimana caranya supaya laku mencapai target, media apa yang akan kita pakai, siapa mitra yang pas, lalu apa saja yang akan menghalangi langkah bisnis kita dan kemana kita berlindung.


Pak Dede pembicara pertama yang sangat komunikatif, kocak tapi santun, sabar menerangkan ke ibu-bu yang ia juluki ibu-ibu Milenial. Bapak muda itu jadi MC, siapkan proyektor, hingga merangkap pemberi 2 materi yang harusnya 1 materi disampaikan oleh Kepala Deperindag Bogor yang tengah memenuhi undangan pak Menteri.
Drama banget, dia pisahkan materi satu dengan materi lain dengan mengganti posisi nametag lalu  minum dari termos bawaannya,bikin hadirin tertawa.

Sebelum bicara soal usaha, baiknya kita tahu dulu kenapa pemerintah semangat banget mempermudah .






PERKEMBANGAN E-COM DI INDONESIA

Bank Indonesia mencatat adanya kenaikan nilai perdagangan. Tahun 2017 berjumlah 30,94 Trilyun, tahun 2018 menjadi 77,77 Trilyun.

The benefit of com produksi  berasal dari pendanaan dan Kemitraan . Pendanaan terbatas pada Dana Promosi sedangkan kemitraan dengan mencari mitra yang kompetitif.

Pemerintah akan membentuk Pusat Logistik E-Com demi  memanjakan konsumen namun sekaligus menguntungkan uang elektronik berbasis aplikasi seperti E.Money, Wallet, juga di bidang logistik layanan antar jemput barang, pengiriman dan pengembalian produk.

Kesempatan usaha adalah milik semua pihak. Prosedurnya harus efisien, sederhana, bermain pada aturan yang sama dan berhasil bersama.
Namun bagaimana dengan banyak munculnya pesaing? Belanja online sangat bebas. Kita bisa beli barang-barang luar negeri secara langsung. Sementara pemerintah ingin kita jadi tuan rumah di negeri sendiri. Perubahan besar sudah terjadi dan pemerintah tak mampu menolak.

Terkait fenomena disrupsi ini pemerintah membangun sumber daya manusia yang mampu bersaing dengan mendorong tumbuhnya startups, membuat stabil penjualan off line atau on line, local vs asing, penjualan lewat medsos atau pun market place.







*Bersambung












Selasa, 10 Desember 2019

Teman Sehati







Hampir 40 tahun kami bersahabat. Biasanya ngobrol di mobil, di WA kalau saya konsultasi kesehatan dan minta resep. Atau saat usai kajian.
Tapi hari ini spesial, dia minta ngobrol di satu kampus dambaan. UI-Depok.

Tepatnya di  gedung Perpustakaan modern  pinggir danau tenang.  Sebelum ngobrol serius kami nikmati makan siang dan sholat berjamaah berdua.
Suaminya yg Dosen dan Guru Besar di sana sedang tidak tugas.
Pecinta ilmu itu sering terbang2 kasih seminar di negeri jauh. Gara gara ilmu juga kami lama berpisah. Kurang lebih 15 tahun mereka tinggal di 5 negara.


Saya saluut dengan dia sejak masa kuliah dulu. Waktu larangan berhijab di kampus dia berani lawan arus. Sahabat dan dosen yg semula akrab tiba-tiba tak menegur sapa meski 1 lift. Tentu saja, sebab dia kuliah di kampus katholik.
Dilema! Bertahan susah, keluar pun biaya dari mana? Orang tua tak setuju

Hingga satu hari bertemu dengan seorang ibu tak dikenal dalam kendaraan umum. Dari obrolan biasa jadi melebar ke masalah kebijakan kampus. Masya Allah, singkat cerita si ibu mengundang dia datang ke rumahnya. Bukan untuk bertamu biasa, tapi ia serahkan uang jumlah besar untuk biaya pindah kampus.

Bertamu pertama dan terahir rupanya. Sebab setelah itu si ibu pindah rumah tanpa beri alamat dan menolak dibayar.

Kami juga lekat dg keluarga besar masing2.
Waktu dia menikah, ayah saya yang memberi tausiah dan memimpin doa. Berkunjung bila salah satu org tua kami sakit. Alm ayahnya paling senang kalau saya datang, sebab kalau kami mengobrol  bahasa Ambonnya lancar kembali. Mereka keturunan Arab tapi sang ayah pernah lama tinggal di Ambon.

Hari ini kami duduk di meja perpustakaan megah, sunyi meski banyak mahasiswa di sekeliling.  Dia minta saya menerangkan "Ma'rifatullah"

Ma'rifatullah menurut pemahaman siapa? Para sufi kah? Atau para sahabat? Tasauf muncul pada abad 11 ( 5 H ) masa setelah wafat semua sahabat Rasul ( Masa tabi'ittabi'in).
Saya memegang pemahaman para sahabat yang diteruskan ke ulama salaf  terdahulu bahwa tasauf dibolehkan selama tidak menyimpang dari ajaran Rasulullah.

Adanya sikap berlebihan pada orang saleh ( Taklid buta ) kadang menjadikan orang yang diagungkan pun mengagungkan  lupa. Timbullah pemikiran,  zikiran, doa, dengan cara baru.

Contoh ibadah rasulullah yang sederhana ahirnya jadi ribed dan ummat berkelompok-kelompok. Belum lagi dalam 1 kelompok terpisah dengan sekat tingkatan (Maqom) yang sebenarnya hak Allah lah dalam menentukan derajat seseorang di mataNya. Mata manusia sering tertipu.


Dulu bapak mengajak saya ke rumah pamannya. Beliau bercerita tadi sholat jum'atnya di Mekkah. (Wahh saking tinggi ilmunya).
Tapi saya mikir....Waktu sholatnya kan beda dengan di mana dia berada.
Bukan kah pergantian siang dan malam, pergantian waktu sholat yang satu ke sholat yang lainnya adalah keteraturan dan ketundukan?

Bayangkan, waktu zuhur jatuh di Bandung, Bogor, Jakarta selisih 2 menit!
 Azan berkumandang sambung menyambung dalam detik, merayap memenuhi jagad dan hamparan bumi. Terus mengalir ke Indonesia bagian timur, negara timur dan seterusnya.

Gelap dan terang silih berganti dalam gemuruh azan, zikir, dan bisikan doa ke perut bumi.
Apa jadinya kalau manusia semakin tinggi maqom malah makin menabrak tatanan yang Allah kehendaki?

Bagaimana dengan Rasulullah yang sholatnya sampai kaki bengkak sementara ummatnya cuma dengan "Eling"?

Hadis Umar Bin Khattab yang diriwayatkan oleh Imam Muslim mengisahkan saat Malaikat Jibril menjelma jadi seorang pemuda dengan izin Allah bertanya pada Rasulullah SAW tentang beberapa pertanyaan.
Di antaranya, apa itu islam, iman, ihsan?
Rasul menjawab pertanyaan tersebut satu persatu, dan di ahir hadist Rasulullah berkata:

"Sesungguhnya dia jibril, yang datang kepada kalian, mengajarkan kepada kalian, agama kalian"

Iman lebih tinggi dari Islam, dan ihsan lebih tinggi dari iman.

Islam berkaitan dengan amalan zahir (Ingat rukun Islam),
Iman berkaitan dengan amalan  bathin (Ingat rukun Iman)
Sedangkan Ihsan adalah puncak dari amalan Zahir dan amalan bathin.

Orang yang sudah sampai pada derajat ihsan berarti ia telah mencapai derajat yang paling tinggi dalam islam dan iman.
Setiap orang yang beriman adalah orang yang berislam, tapi tak semua orang berislam dia beriman.
Lihat Qur'an surat Al Hujurat:14.

Mau memahami apa itu Islam? Kuasailah ilmu Fiqh yang bikin manusia bersih, tertib dan teratur.
Memahami apa itu Iman akan tahu Allah dan Rasulnya dll. Makin tahu hak Allah dan RasulNya, tahu konsekwensinya kita bersyahadat.  Makin pasrah dengan catatan takdir, tak mengutuk musim, apalagi mengutuk nasib, ridho dengan hukum Allah.

Barangsiapa  yang di dunia kenal Allah dan memenuhi hakNya,  mengenal Rasulullah SAW dan memenuhi haknya,  serta mengenal islam dan mengamalkan isinya,  maka kelak ia akan mampu menjawab pertanyaan dalam kubur dengan baik dan dapat kenikmatan kubur.

Ini tak bisa dihafal! Sebab bila bisa dihafal maka orang munafik pun bisa menjawab.
Yang dituntut adalah PEMAHAMAN DAN PENGAMALAN.


Dan puncaknya adalah Ihsan

"Beribadahlah kepada Allah seakan-akan engkau melihatNya. Maka apabila engkau tidak melihatNya, sesungguhnya Dia melihatMu"

Hamba yang merasa diawasi zahir dan bathinnya maka ia akan

- Beramal seihlas mungkin
- Beribadah sesuai dengan ajaran Rasul
- Meninggalkan maksiat hati, lisan atau pun badan

Mudah dan sederhana bukan?
Kita tak merasa minder karna ilmu sedikit. Minder tak punya  maqom.
Dan si  banyak ibadah  berilmu tinggi  tak merasa saleh karna maqom tinggi.

Iblis itu awalnya bebas berkeliaran di syurga lho!  Bahkan Allah berkenan berdialog dengannya. Tapi toh terperosok juga karna merasa "BEDA"

Ini cuma percikan yang bisa diberi. Itu pun berbekal buku catatan agar tak tergelincir lidah.

Sengaja tak  menyinggung 4 jalan menuju hakikat ajaran bapak saya yang di dalamnya ada ma'rifat. Karna bakal ribet lagi menerangkan ainul 'ilmal yaqiin , ainul yaqiindan haqqul yaqiin sebagai pembuka.
Itu hanya metode setiap ulama. Intinya kan bermuara ke Islam, iman dan ihsan tadi.

Lewat Quran Allah sudah beri jalan sederhana, mudah, untuk mengenal, akrab,cinta dan dekat denganNya meski untuk orang sebodoh apa pun.

Kami berpisah seperti biasa, dengan rasa sayang dan keinginan bertemu kembali. Nikmatnya bersahabat didasari Lillah, sungguh sarat makna. Dari hati sampainya ke hati.
Persahabatan  dalam kesenangan duniawi hanya sampai di bibir.

Semoga manfaat untuk yang lain juga. Amiin ya Rabb




Untukmu, reranting di tepi danau
Saksikan, telah kupahat huruf huruf penciptamu di sini
Untukmu, bougainvillea merah segar 
Simaklah keterikatan kami karna penciptamu


Kami kitab  semesta yang terbuka
Bersama lautan dan burung-burung yang dititipkan segala rahasia.
Jari-jari kian melapuk
Kemana kaki melangkah
Sebanyak hela nafas
Pada intinya hanya mengumpulkan jawab untuk pertanyaan di 2 alam nanti




Senin, 02 Desember 2019

Ranjau Pencari Ilmu


Mengais ilmu  tu ranjaunya banyak. Perlu strategi kalau ilmu mau terserap dengan baik.
Apalagi udah usia segini. Konsentrasi gampang buyar, pikiran bisa tiba-tiba pergi ke tempat lain, daan mata ! Berasa digelayuti batu, apalagi kalau belajar 2 sesi diselingi makan siang. Ya Allah...Tolllong!
Usaha kecil yang bisa dilakukan...


1. Jauhi teman duduk yang hobby ngobrol.

2. Dekat dengan anak muda. Kalau seumuran suka banyak tanya, ketinggalan mencatat, ustad ngebahas..dia ngebahas juga

3. Pengalaman saya bersanding dengan anak muda tu nikmat. Dengan penuh maklum dia mau bantu menjelaskan apa apa yang kita nggak faham. Respek dg orang sepuh yang masih mau belajar.

Kadang mereka berdoa dan minta didoakan supaya bisa seperti kita di hari tuanya. Mereka nggak tau justru yg tua bangga plus sesal lihat mereka.
Umur segitu dulu kemana aja sayaa???
Asyik masyhuk dengan Barbara Cartland dan Pearl Buck. Syukur ruh saya nggak ditarik waktu itu.

4. Dalam tas saya selalu ada kipas dan payung. Kipas jadi andalan di kendaraan dan kajian besar.
Gumbira kalau ruang dilengkapi AC  standing / kipas angin. Melipir ke sana  biar nyaman nyimak dan mencatat.

5. Atasi ngantuk dengan wudhu atau keluar sebentar cari pemandangan baru tapi tetap bisa dengar kajian.

6. Kalau masih ngantuk juga makan saja cemilan yang pedas atau asam biar melek! :)))

7. Saat jeda sholat bisa tidur sebentar. Niatkan, ya Allah...Semoga tidur saya berkwalitas seperti tidurnya Rasulullah SAW. Beliau tidur cuma 10 menit tapi rasa berjam jam.

Itu strategi buat ranjau zahir yaa..
Ranjau bathinnya lebih penting (Penting untuk diperhatikan maksutnya)
Ustadz Nuzul bilang...

Kalau dengar kajian langsung evaluasi diri sendiri. Jangan malah mengevaluasi orang lain.

"Wahh! Nasehat ini tepat untuk si fulan nih! Ah, andai dia hadir. Habiss lah dia!"

" Aku sih sudah mengamalkan, kesian tuh si nganu... nganu.. belum juga faham"

Sebenarnya apa pun yang kita dapati hari itu adalah nasehat buat diri. Baik eksident apalagi nasehat.

Semakin belajar semakin merasa diri bukan apa apa. Takut jangan sampai ketularan ucapan si iblis... Anaa khairum minhuu  (Aku lebih baik darinya)













Sabtu, 30 November 2019

Belajar Sabar


Kerap kali minta diberi sifat sabar.  Mohon agar Allah ingatkan saat ingiin sekali bertindak bar bar ketimbang sabar.

Kalau sudah ketelepasan, baru menyesal. Janji nggak mau mengulangi lagi lalu bertanya tanya, apa Allah masih mau dengar doa minta sabar ?

Sebab sabrun jamiil pahalanya nggak terukur, nggak terbilang, luas tanpa batas.
Kenapa nggak coba belajar dan meraihnya?
Siapa tau dosa segunung bisa terhapus dengan sabar se-pohon?

Nggak mudah, apalagi kalau dizalimi kerabat atau orang terdekat. Why Me??
Bisa saja kan, Allah jawab...Why Not?
Kan kamu minta dibimbing. Harus mau diajarin!

Ilmu sabar seperti apa?
Teory sih banyak.
Tapi yang langsung dari Engkau yang mana??

Lho, bukan kah tiap hari ada pelatihannya?
Sabar dalam wudlu.  Jangan berlari meski masbuq, nggak mendahului gerak imam.
Mau ngalah kalau saf depan kosong, maju ke depan, gratis !
Meski punya posisi wenak di belakang.

Trus apa lagi ya Allah?

Itu saja dulu !
Blajar nggak gampang koment, atau tahan mulut dari pertanyaan yang nggak perlu, bisa nggak?

Kan situ langsung keringetan kalau disuruh mingkem!





Sabtu, 23 November 2019

Anakku




Ingat kah, Nak?
Kita pernah bertukar kisah

Kau berkisah tentang Ayyub
Dan aku cerita tentang
Pemilik wajah tampan, bangsawan,
Keturunan 2 Nabi
Tiba2 terbuang dan turun derajat
jadi budak

3  bajunya menyimpan sejarah
Yang satu berlumur darah dusta
tercabik nafsu perempuan cantik ...
Dan 1 baju mengembalikannya kepada ayah yang lama merindu


Nak.
Mari berteduh dari terik tipu daya
Duka adalah berlian kehidupan

Tengadahkan wajah kita ke langit
Mari kita belajar
Merayakan kesedihan





















Selasa, 19 November 2019

A K U


Aku ini rumus
Aku ini formula
Aku ini resep
Aku adalah ringkasan, hukum, patokan,
dan tanda yang diyakini kebenaran,
dilambangkan oleh huruf angka dan tanda.

Aku menjadi bagian yang tak terpisahkan dari deretan semua itu

Terjerat
Tak bisa lepas lagi

*
Banyak wajah berusaha menangkap makna lirih eyang

Malam hampir larut..
Mata ku dan mata eyang berbenturan
Aku bahagia
Eyang melihat ada taman bunga di mataku.

Semoga cepat sembuh Eyang SDD


Senin, 18 November 2019

Allah Selalu Mengganti


Pikir-pikir, singkat benar kebersamaan dengan anak-anak. Lepas Sekolah Menengah mereka sudah punya keinginan sendiri demi masa depan dambaan. Kesibukan beruntun, banyak yang harus dipenuhi bikin orang tua lupa kala itulah jatuhnya  masa-masa kebersamaan secara utuh berakhir.
Berasa-berasanya pas beresin tempat tidur mereka di hari pertama kost... Kenapa sprei rumah ada di tempat asing gini?

Apalagi waktu meninggalkan anak di Asrama Pesantren. Meski luar biasa bahagia karna ada salah satu anak memilih jalan agama, tapi tetap saja sedih meninggalkan dia di tempat paling jauh dengan waktu tidur yang sedikit, sementara apa apa harus antri.
Perjalanan pulang di Bis ngerembeng air mata sambil menatap jendela Bis.

Sekarang setelah 2 berumah tangga makin jarang lagi bertemu. Jangan berharap lebih, yang penting mereka sehat dan baik baik saja rumah tangganya.
Rumah besar jadi lengang. Lihat kamar kosong paling nggak asik meski tetap rapih bersih. Kenapa dulu cerewet ya kalau liat kamar mereka berantakan?

Alhamdulillaaahh..
Allah masih izinkan anak no 3 masih bersama. Jadi pengobat sepi. Nikmat rasanya masih ada yg salaman rutin setiap dia mau berangkat ke kajian. Tetap ada kangennya juga sih, kalau dia  bermalam di gunung atau pantai dengan teman2 pecinta alamnya .

Allah pasti mengganti sesuatu jika ada yang berkurang. Hari kehari berdatangan terus ilmu baru, perasan baru, pengalaman baru.
Makin jelas pembuktian firman Allah yang intinya...

"Dulu kamu sendiri, kemudian  berpasangan dan Allah jadikan beranak pinak, lalu akan kembali sendiri sebelum dihimpun"

Kelak kita akan kembali sendiri meninggalkan yang ramai. Kepergian tak pernah sia-sia karna pasti Allah ganti dengan hikmah/nasehat  buat anak keturunan.
Anjuran berumah tangga sampai2 Rasul bilang bukan ummatku bila menolak untuk menikah.
Bisa jadi karna hasil dari berumah tangga akan jadi jalan atau alat yang Allah gunakan untuk "Mengganti" bila kita sirna. Doa-doa mereka jadi kendaraan terindah bagi orang tua dalam meraih ridhoNya.


Hiburan Allah selalu hadir. Ahlak anak yang cinta agama, cinta Allah dan RasulNya adalah anak yang Qurrota A'yun. Cahaya mata bagi kedua orang tuanya. Amiin ya Rabb.








Senin, 11 November 2019

Kalau Ibu Lagi Kangen


Jam 10 malam lewat sedikit buka WA, nulis...

Assalamu'alaikum  sayang..
Bagaimana kabarnya?
Ma harap kalian sehat2 saja seperti Ma, Pa, dan adikmu di rumah.

Ma cuma kangen..

Pulang kerja jam berapa,Nak?
Hati-hati di jalan ya..Fii amanillah.

Sayang dan doa Mama dr jauh.


Pegawai negeri yang bisa pulang sore bukanlah cita2 mereka sejak SMA.
Yg satu sempat kerja di Qatar, menyukai hospitality dan berlanjut di hotel Jakarta.
Adiknya fokus disain lighting. Karyanya  membuat saya haru , lampu2 warna warni menghiasi  jembatan Youtefa - Papua yang diresmikan Presiden tgl 28 Oktober 2019 lalu.

Trus melamun bayangkan mereka letih di atas motor menembus malam
Ahh!!  Tiba tiba berasa ngupas bawang merah banyak.

Gitulah rasanya punya anak lelaki yang jarang ketemu karna waktu mereka kini penuh untuk 2 tanggung jawab.
Beruntung istri2 mereka shalihah. Hati meleleh kalau lihat 2 mantu itu.
Nggak pernah berharap perlakuan husus dari mereka.
Asalkan bisa menghargai anak lelaki saya, memposisikan mereka sebagai pemimpin, cukup.

Seringkali iblis siapkan kayu bakar untuk hati saya saat selisih pendapat dengan suami.
Peredamnya cuma 1, saya hawatir polah buruk saya berbalas ke keluarga anak-anak.
Pasti shiook lah  lihat anak laki2 kita dilawan istrinya.

Sebelumnya siang jelang sore, WA pula ke si putri bungsu yang kost pas di sebelah kampus.


Mama kangen...
Lagi apa,nak?

Baru habis turunin jemuran,Ma.
Nanti jam 3 ada kuliah...

Lalu curhat curhit :)

Kata "Kangen" selalu saya ungkap. Melatih mereka agar mudah /terbiasa mengekspresikan perasaan cinta.

Inginnya tiap minggu saya ke kostnya. Bawa Abon, serundeng, atau sambal goreng kentang supaya tenang belajar nggak usah pikir makanan.
Ingin lihat dia di antara teman nya kerjakan karya seniman Thailand yang akan pameran di Musium seni.Tapi kalimat Papanya menahan langkah...

"Jangan perlakukan mereka seperti anak-anak!"

Duh!































Semoga kehidupan mereka penuh berkah.
Tetap menjadi cahaya dan penyejuk mata.







Senin, 28 Oktober 2019

Tulisan Tak Bernama


Entah siapa yang menulis, saya senang dan berulang membacanya.
Semoga anak anak faham ..
Orang tua punya cara tersendiri dalam mengungkapkan cintanya.



*SEBUAH KISAH TENTANG CINTA*
Ayah di dalam kamar, beberapa kali batuk².
Sementara di ruang tamu, ibu sedang ngobrol dgn anak perempuannya.
"Cinta ayahmu kepadamu luar biasa, tetapi lebih banyak disimpan dalam hati karena kau perempuan", kata ibu.
Aku mendengarkan ibu dengan heran.
"Ketika kau melanjutkan kuliah ke Jakarta dan aku bersama ayahmu mengantarmu ke stasiun, kau dan aku saling berpelukan.
Ayahmu hanya memandang. Dia bilang juga ingin memelukmu, tapi sebagai laki² tak lazim memeluk anak perempuan di depan banyak orang, maka dia hanya menjabat tanganmu, lalu berdiri sampai kereta itu menghilang", kata ibu.
"Ibu memang sering menelponmu.
Tahukah kau, itu selalu ayahmu yg menyuruh dan mengingatkan.
Mengapa bukan ayahmu sendiri yg menelpon?
Dia bilang, "Suaraku tak selembut suaramu, anak kita harus menerima yg terbaik".
"Ketika kamu diwisuda, kami duduk di belakang.
Ketika kau ke panggung dan kuncir di togamu dipindahkan rektor, ayahmu mengajak ibu berdiri agar dapat melihatmu lebih jelas.
"Alangkah cantiknya anak kita ya bu," kata ayahmu sambil menyeka air matanya.
Mendengar cerita ibu di ruang tamu, dadaku sesak, mungkin karena haru atau rasa bersalah.
Jujur saja selama ini kepada ibu aku lebih dekat dan perhatianku lebih besar. Sekarang tergambar kembali kasih sayang ayah kepadaku. Aku teringat ketika naik kelas 2 SMP aku minta dibelikan tas. Ibu bilang ayah belum punya uang.
Tetapi sore itu ayah pulang membawa tas yg kuminta.
Ibu heran. "Tidak jadi ke dokter?" tanya ibu. "Kapan² saja.
Nanti minum jahe hangat, batuk akan hilang sendiri"
Kata ayah.
Rupanya biaya ke dokter, uangnya untuk membeli tasku, membeli kegembiraan hatiku, dengan mengorbankan kesehatannya.
"Dulu setelah prosesi akad nikahmu selesai, ayahmu bergegas masuk kamar.
Kau tahu apa yg dilakukan?" tanya ibu.
Aku menggeleng. "Ayahmu sujud syukur sambil berdoa untukmu.
Air matanya membasahi sajadah.
Dia mohon agar Allah melimpahkan kebahagiaan dalam hidupmu.
Sekiranya kau dilimpahi kenikmatan, dia mohon tidak membuatmu lupa zikir kepada-Nya.
Sekiranya diberi cobaan, mohon cobaan itu adalah cara Tuhan meningkatkan kualitas hidupmu.
Lama sekali dia sujud sambil terisak.
Ibu mengingatkan banyak tamu menunggu.
Dia lalu keluar dengan senyuman tanpa ada bekas air di pelupuk matanya".
Mendengar semua itu, air mataku tak tertahan lagi, tumpah membasahi pipi.
Dari kamar terdengar ayah batuk lagi.
Aku bergegas menemui ayah sambil membersihkan air mata.
"Kau habis menangis?"
Ayah menatapku melihat sisa air di mataku.
"Oh, tidak ayah!" aku tertawa renyah.
Ku pijit betisnya lalu pundaknya.
"Pijitanmu enak sekali seperti ibumu", katanya sambil tersenyum.
Aku tahu, meski sakit, ayah tetap ingin menyenangkan hatiku dengan pujian.
Itulah pertama kali aku memijit ayah.
Aku melihat betapa gembira wajah ayah. Aku terharu.
"Besok suamiku menyusulku, ambil cuti seminggu seperti aku.
Nanti sore ayah kuantar ke dokter", kataku. Ayah menolak. "Ini hanya batuk ringan, nanti akan sembuh sendiri".
"Harus ke dokter, aku pulang memang ingin membawa ayah ke dokter, mohon jangan tolak keinginanku", kataku berbohong.
Ayah terdiam. Sebenarnya aku pulang hanya ingin berlibur, bukan ke dokter.
Tapi aku berbohong agar ayah mau kubawa ke dokter.
Aku bawa ayah ke dokter spesialis.
Ayah protes lagi, dia minta dokter umum yg lebih murah. Aku hanya tersenyum.
Hasil pemeriksaan ayah harus masuk rumah sakit hari itu juga.
Aku bawa ke rumah sakit terbaik di kotaku.
Ibu bertanya setengah protes. "Dari mana biayanya?".
Aku tersenyum.
"Aku yg menanggung seluruhnya bu.
Sejak muda ayah sudah bekerja keras mencari uang untukku.
Kini saatnya aku mencari uang untuk ayah.
Aku bisa! Aku bisa bu!".
Kepada dokter aku berbisik; "Tolong lakukan yg terbaik untuk ayahku dok, jangan pertimbangkan biaya", kataku. Dokter tersenyum.
Ketika ayah sudah di rumah dan aku pamit pulang, aku tidak menyalami, tetapi merangkul dengan erat untuk membayar keinginannya di stasiun dulu.
"Seringlah ayah menelponku, jangan hanya ibu", kataku.
Ibu mengedipkan mata sambil tersenyum.
Dalam perjalanan pulang, aku berfikir, berapa banyak anak yg tidak paham dengan ayahnya sendiri seperti aku.
Selama ini aku tidak paham betapa besar cinta ayah kepadaku.
Hari² berikutnya aku selalu berdoa
Namun kini dengan perasaan berbeda.
Terbayang ketika ayah bersujud pada hari pernikahanku sampai sajadahnya basah dengan air mata...betapa besar cinta kasih seorang ayah Tidaklah jauh berbeda dgn cinta kasih seorang ibu.
Semoga Allah masih memberikan waktu yg cukup, untuk aku bisa lbh lama lagi memijit kaki ayah, memeluk dan menumpahkan cintaku pada Ayah. Spt cintaku pada Ibu....aamiin..
Rabbighfir lii wa li waalidayya warhamhuma kama rabbayaani shagiira...
Ya Allah ampunilah dosaku juga dosa orangtuaku, jagalah mereka seperti mereka merawatku di waktu kecil...
Aamiin

Jumat, 25 Oktober 2019

Pemaksaan di Angkot


Jadi, jam 5 sore tadi saya naik angkot ke pasar induk Bogor. Baru setengah jalan naiklah seorang bapak muda memperagakan dagangannya, alat masukkan benang ke jarum dengan cepat dan mudah. Ini manfaat buat bu ibu berkacamata plus kayak saya.
Saya beli doong, lalu tanya cara dan harganya.

Dia sodorkan 2 barang, "Nih,Bu... 10 ribu!'

"Saya mau alat masukkan benang saja, kalau jarum sudah banyak di rumah"

"Nggak bisa bu, Harus beli semua!"  Air mukanya mendadak galak

( Gimana sih? Demonya 1 barang tapi ngedadak keluarin 2 barang. Mau dagang apa meres?)

5 perempuan muda berhijab di sebelah saya sudah resah. Yang satu mukanya kepengen marah banget. Tapi karna saya tenang, dia perlahan tenang.
Sementara si pedagang makin kesal dan terus memuntahkan kata-katanya untuk saya,hususon!

"Coba mikir ! Kalo buat tukang ngamen mau ngasih. Kalo buat yang dagang nggak mau ngasih!"

(Mau sih, ngasih. Asal jujur dong dr awal. Kamu jual apa yang kamu peragakan. Pengamen masih ngehibur, nggak nodong kayak gitu! ) Saya jawab dalam hati.

Eh, dia ngelanjut.

"Denger ya bu! Banyakin sedekah. Jangan pelit-pelit. Mikir sampe rumah !!"
Lalu dia turun.

Lepas itu, semua penumpang legaaa. Tapi serentak kesal dengan macam macam komentnya.

"Haduuuh, untung ibu sabar" Kata yang persis duduk di sebelah kanan saya.

Sebenarnya saya bukan sabar sih, cuma saat dia ngoceh saya malah  asik mikir.
Kesian, dia bersandar pada sesuatu yang lemah. Yakin rejekinya dari barang, bukan Allah.
Andainya dia kasih pilihan buat pembeli, pasti mereka senang bahkan sengaja beri uang lebih .
Apa pun pekerjaan kalau ihlas akan baik untuk dirinya dan berimbas pada orang-orang disekelilingnya.

Perih?
Nggak juga.
Kalau ada orang yang menyakiti selalu saya niatkan semoga jadi penebus dosa yang tersembuyi. Mungkin kecil di mata saya tapi besar di mata Allah.

Apa saja selalu saya niatkan. Contoh lain kalau murid2 saya  ngeyel, pikiran saya otomatis ke masa sekolah dahulu. Semoga jadi penebus kesalahan-kesalahan saya pada  guru /dosen yang entah di mana mereka kini?








Kamis, 24 Oktober 2019

Tembang Malam




Tembang malam melintas perlahan
Menyeberangi jembatan kenangan
Meliuk tarian cinta, seiring irama rasa 
Kurasa cuaca bukanlah penghalang 

Aneka wajah di larik larik nada
Selendang lembut warna warni bertabur wangi kisah
Hijau melambaikan damai
Biru meluasnya rindu
Ungu gambaran kehangatan
Jingga nan syahdu tanpa luka

Ingin kembali bercumbu
Dengan ketulusan dan senyum dalam satu bingkai

Duhai wajah2 penuh cinta
Yang mengisi lembar catatan usia
Kita jangan dulu bertemu
Aku justru sedang menikmati rindu

Cintaku tak kenal jarak
Jarak hanya nama pohon!

Selasa, 15 Oktober 2019

Buat Yang Sedang Letih


Allah berkehendak mencabut rejeki /nikmat seseorang.
Kapan pun dalam sekejap Allah kuasa.
Gambarannya seperti  peristiwa  seorang ibu  di video. Naik motor kencang hingga hijabnya berkibar. Tiba-tiba terlempar ke aspal tak bergerak karna hijab terlilit.
Padahal jalan sepi! Baru beberapa menit lalu si  ibu cantik, sehat, segar itu meluncur dengan gagah.

Dahulu dikerumuni sodara. Tanpa halangan, tak perlu diraba, dia faham maksud tamu yang datang  dengan beragam ekspresi. Ujung-ujungnya pasti...

Kristal bentuk ikan di meja sudut harganya cukup untuk uang masuk kuliah. *Bukan kuliah subuh lho!
Perangkat makan sehari hari cuma sedikit orang yang tahu besaran harganya. Di rumah orang lain itu barang masih terpajang rapi dalam lemari kaca, minimal turun saat hari raya, itu juga berkali kali ingatkan ART supaya hati hati mencuci.

Bukan cuma tahu yang digoreng dadakan. Nasib pun bisa berubah dadakan.
Hanya secuil kesalahan memaksa pemiliknya harus terima seluruh harta terancam habis.
Salah memilih teman bisnis, salah perhitungan, salah memberi amanat, salah ambil keputusan.
Untuk menutup hutang harus berhutang. Hidup jelita jadi jelata.
Kalau Allah tega, pasti bisa dibuat lebih singkat lagi dengan koleksi caraNya yang tak pernah habis.

Kepada sahabat yang sedang letih berkeringat mengais rejeki sambil hitang hitung tuntutan hidup, syukuri saja! Ingat yang enak-enak.
Silahkan cari dan hitung harta yang kelihatan, tapi jangan lupa hitung rejeki yang tak kelihatan.

Alhamdulillah sapu tangan masih melap bening keringat.
Bagaimana kalau berwarna merah?
Allah membuka kran Kapiler, pembuluh darah  terkecil  ukuran 5-10 um yang mengalirkan darah ke kelenjar keringat. Dengan Maha Sayang dan CintaNya, Dia tahan agar tak merembes ke pori-pori kita.

Bagi bu ibu yang suka bengong cari inspirasi menu di depan gerobak tukang sayur. Yang kepanasan di dapur saat mengolah, bersyukur yang dimasak bukan batu seperti dhuafa masa khalifah Umar.

Laa haula wa laa quwwata illa billah. *Dalam rangka menasehati diri sendiri









Rabu, 02 Oktober 2019

Tumpeng Mini Kreasi Unik Waroeng Tallubi







Hidangan tradisonail has Indonesia ini kerap tampil di acara ulang tahun atau syukuran di rumah, di kantor, atau hotel.
Lauknya yang beragam menimbulkan selera dan gembira memillih.
Apalagi paduan warna nasi kuning dengan warna warna  lauknya.

Nasi kuning bisa enak kalau bumbu dan harumnya  kompak.
Cukup sering makan nasi kuning yang dinobatkan sebagai salah satu ikon kuliner Indoneia oleh Menteri Pariwisata th 2013 ini, tapi jarang ketemu yang rasanya seenak harumnya.

Waroeng Tallubi mengirimi saya Nasi Tumpeng Mini imut ini. Baru tahu, ternyata mereka tidak cuma menawarkan cake, tapi juga nasi uduk, nasi kuning, bisa pesan online atau makan di tempat.

Kelebihan Nasi Tumpeng Mini Tallubi adalah

- Nasinya pulen dan tidak tercium bau kunyit mentah.

- Tempe Orek manis sedangnya  tidak terlalu kering  manis sedang.

- Ayam disuwir. Mudah dikunyah untuk penikmat lanjut usia

- Tampilannya menarik, cocok kita kasih buat suprise ultah atau khitanan

- Ada kesukaan saya,  keripik kentang !

- Sayurannya dipilih yang tidak mudah basi.







Supaya tidak penasaran harga dan menunya, saya infokan ya..

Tumpeng Mini 1 harga Rp 36.000 isi:

Nasi uduk/ kuning, ayam goreng kota, telur balado, mie goreng, kering tempe, tumisan sayur, lalapan,           keripik kentang.


Tumpeng Mini 2 harga  Rp 38.000  isi:

Nasi  uduk/ kuning, ayam panggang kota, mie goreng, sayur tumis, telur balado, kering kentang, lalapan, keripik kentang





Tumpeng Mini 3 harga Rp 40.000 isi :

Nasi uduk/Kuning, empal suwir, kering tempe, sayur tumis, perkedel, lalapan, telur balado, kering tempe.






Bikin kejutan tentu membuat kita senang, apalagi penerimanya.
Cuma perlu disiapkan dengan baik kemasan luarnya supaya lauk tidak bercampur dan si kerucut tumpeng tetap kokoh.
Atau bikin kejutannya mengundang mereka langsung? Silahkan buka link ini..

WAROENK TALUBI

















Senin, 30 September 2019

Ada 2 Cinta


Sedekit sedikit ...
Pamit manis lalu undur dari grup grup WA.
Bukan hanya karna selipan-selipan video guyon, tips, segala rupa yang nggak nyambung sama visi misi grup, tapi juga karna baru nyadar kalau printilan2 curhatan orang tu bisa jadi beban juga.
Sedikit demi sedikit lama lama jadi Busyet, kata Bu Sumiati blogger kondang.


Pernah coba berbulan jadi penonton, tahan jempol tahan koment, sadar diri di sana mayoritas penghuninya pendukung "Sana". Ya sudah!
Dengan tetap berhusnuzon mereka tetap terbuka menerima perbedaan pandang. Terbiasa di lingkungan heterogen, berjiwa pluralis, moderat, modern.
Aissh! Telan kecewa. Haha..
Cuilan kecil saya jadi pedang . Wahh!!

Kenapa?
Sebegitu menusukkah?
Sehebat itukah cintamu pada mahluk?

Sama politik biasa-biasa saja lah! Politik bukan segala-galanya. Nggak perlu jadi raja di hati. Santai saja!
Cukup ingat dan catat bahwa kecurangan mengundang bencana. Mengharap puji dan ridho manusia berbuah hinaan.



Dek, ada cinta IBADAH , ada cinta TABI'AT.
Tiap hari Kekasih kita, pemilik baju kemuliaan itu selalu bertanya halus.
Sejauh mana cinta kita?
Sekeren apa cara menunjukkan cinta?

Cinta idola, cinta harta, keluarga, pekerjaan, itu tabi'at. Boleh boleh saja
Tapi ingat, mata sang Maha Cemburu tajam mengawasi .
Sangat ingin melihat bagaimana kita memposisikannya  (QS 2: 165 -  9:24)
Yuk, rasakan serunya perjuangan kita waktu  2 cinta bertemu saling mengalahkan!

Dek, kita latihan berlapang dada saja yah!
Biar kubur kita nanti lapang..  :)

Buat warga WA yang tersisa,
MAAF, JANGAN GANGGU DULU.
Saya lagi mau fokus nggak ngapa-ngapain.











Selasa, 24 September 2019

Puisi Ntsana






Kelihatannya pena Ntsana  menari lugu, spontan, padahal tawanyaa menoreh luka.
Begitu mudah  manusia dikelabui. 

Banyakan mahasiswa kemarin di dalam goa. 
Sibuk memoles diri, lupa tugas, kuliah setengah hati, pulsa cuma buat game, malas jawab panggilan ortu. 
Lalu muncullah monster jadi jadian memancing. Sakti lho! Mampu bikin si introvert ikut demo, si apatis jadi idealis, padahal kalau nanti bergabung di lingkup politik bakal berubah juga jadi pragmatis.

Konon yang pernah  hilang diculik pas muncul  jadi tajir!  gonta ganti  mobil mewah dan punya  apartemen dengan  lift pribadi. Ujung ujungnya masuk bui karna  tertangkap tangan. Skarang dicintai lagi karna sudah  hijrah, katanya.

Undang undang yang lagi heboh ini kok seperti disengaja.  Apakah trik menjadikan luapan amarah jadi tabir  pelanggaran  UUD 45  pasal 6A ayat 3. Atau hands up, balikin arah !? 
"Gue udah banyak salah kebijakan nih, loe aja yang terusin deh! Tolong benahin yeh!"

Itu yang saya saya tangkap dari sepotong puisi Ntsana, gadis belia yang cerdas mengolah kata sampai  Eyang Sapardi Djoko Damono mau  berkolaborasi. 
Kita sepikiran banget ya, Ntsana! :) *Kalau betul 















Sabtu, 21 September 2019

Claudia Emmanuella Santoso





Gadis sederhana berambut panjang asal Cirebon. Wajah tanpa polesan, segaris lipstik pun tidak.
Berjuta mata terpaku menunggu suaranya.
Entah kekuatan dari mana yang mampu mendobrak rasa minder orang  Asia ini di laga adu suara Eropa ?
Langkahnya tenang dan lembut selembut gaun beludru yang menutup lengan.
Judul lagu masih asing, bikin tambah penasaran sajian apa yang akan dia beri untuk 4 juri Jerman .
Di sudut stage seorang sahabat memegang notebook. Lewat skype keluarga di Cirebon menyemangati dan berfoa. Dada mereka pasti bergemuruh melebihi saya.

Never Never Again adalah petikan dari sinema nge-hit  tahun 2017.
Nada ceria kah?  Atau seromantis back sound  film2 yg dihiasi vokal  Phil Collins dan Elton jhon?
Eh, sudah lama banget saya tdk nonton bioskop, hehe  takut kalau malaikat maut tiba tiba dapat tugas menjemput saya di sana.

Jeda waktu cukup panjang sejak gadis itu berjalan, berhenti dan menatap juri, tenang ia memastikan mikrophon pd posisi tepat, lalu  samar kedengaran  4x ketukan sebelum tuts piano disentuh.

Suara lembut membuai.
..Hening.

I'm trying to hold my breath...

Lirik pertama sudah membawa saya ke alam rasa dia
denting henti ... suara gadis  menyelam dengan cantik ke semua hati.

ku mencoba menahan nafas..


  Kadang lagu tak hanya lagu. Ia dapat  menjelma jadi puisi indah di telingan .

Can't late this moment end..

Gilak! suara rendahnya terkontrol lurus! Lalu menyambung dengan nada harap penuh cinta...

Take my hand.

Mulai menyeret perasaan perempuan2. Tak hanya si  juri cantik itu!
Serasa  kami lah yg mengulurkan tangan pada kekasih pujaan sambil bilang

Aku tak sanggup
membiarkan moment ini berlalu
Tidakkah kau dengar?
Gema mimpiku semakin membahana

Semua kilau
Seluruh gemintang

Semua tak pernah cukup

Menara emas terlalu sedkit
Tangan mampu menggegam bumi
Tapi semua tak akan pernah cukup
 Tak akan pernah...
Tak akan pernah...

Vibranya  tak tajam, mengayun halus  meski ke high not !
Dan yang bikin salut,  dia tak terpengaruh suasana sekitar. Hanya asyik berenang di gema mimpi tadi. Hentakan tombol juri pertama yang cukup bikin saya kesal karna takut mengganggu konsentrasinya, ternyata tak mempengaruhi kestabilan suara Claudia Immanuela Santoso..

Coba perhatikan bagaimana dia beru tekanan di lirik Never...Never ...Enough! Lantang tapi mbulet dan masih tetap kontrol.

Tiap penyanyi punya ciri has masing  masing dalam mengolah rasa ke dalam lagu .
Claudia punya sesuatu yang tak ada pada penyanyi orignal ( Loren Allred)  mau pun penyanyi di film ( Jenny Lind)  Claudia lebih dalam penjiwaannya. Perasaan orang Asia memang tdk bisa dibohongi yaa...lebih halus, lebih sensitif.
Tampilannya beri pesan, bhw pernak pernik  kemasan adalah penipu dan perusak konsentrasi.

Detik detik ahir bakal temui nada tinggi. Apa sanggup?
Dengan manis, tidak jomplang, tanpa bocor, Claudia beralih dari  (Head Voice) ke Falset voice tanpa mampir dulu ke chest voice. Manteepp!! Layaknya sungai tenang menerima air dari puncak gunung.

Terimakasih Claudia pembawa nama bangsa di sela kesibukan menuntut ilmu.
Tampil memukau. Ada madu dalam lagumu sejak lantunan awal  hingga pecah air matamu.
Jarang ada  juri menangis dan hadirin minta ulang.
Kini kau bukan lagi perantau kesepian. Banyak mata dan harapan tertuju padamu.

Ah, gara gara kamu pekerjaan rumah saya terbengkalai, asik nonton film lama ..THE GREATES SHOWMAN. Menyaksikan dua tangan bertaut di sana.


















Rabu, 18 September 2019

Lembutnya Spikoe Kuno's, Cake Legendaris







Aneka ragam makanan Indonesia banyak dipuji wisatawan Eropa mau pun Asia.
Tak sedikit vlog atau youtube bertema kuliner jajanan Indonesia  mendapat banyak subcriber.
Mengapa makanan kita menarik dan cepat cocok untuk lidah siapa saja sampai-sampai dirindukan?
Ternyata tak lepas dari sejarah.

Kedatangan Belanda ke sini membawa resep resep mereka yang tak asing di telinga, misalnya kue Kaasatengels, Klappertaart, yang lainnya telah berganti dengan nama khas Indonesia.

Kini ada cake nikmat teman minum teh atau kopi. Tak terlalu manis dan harum rempah terasa.
Namanya Spikoe Kuno's . Terinspirasi dari kue  tradisional Eropa. Harumnya berasal dari campuran Kapulaga, Kayu Manis, Cengkeh, Bunga Pala dan  Adas Manis.

Cake seharga Rp 90.000 ini  berbahan baku istimewa yaitu Talas asli Bogor.
Resep kuno 1952 dipadu dengan talas menjadikan Spiko Kuno's berwarna ungu dan kuning. Tampilan menarik dan  aroma rempahnya menggugah selera.


Tak terasa Outlet Tallubi dengan bayak pilihan cake ini sudah memiliki 4 tempat..

- Jalan Pajajaran 20 M Bogor.

- Jl.Soleh Iskandar 18 B Bogor

- Jl Raya Gadog Bogor

- Jl.Surya Kencana 278 Bogor




Beberpa hal yang saya suka dari kue kue produk Tallubi

* Memanfaatkan komoditi lokal. Sudah saatnya masyarakat mengalihkan ketergantungan pada bahan makanan dari gandum hasil impor

* Berlabel MUI hingga tak meragukan kehalalannya.

* Menyehatkan.
Hasil penelitian 2 dosen Ubaya Endang Srihari  dan Farid Sri Lingganingrum, talas memiliki kandungan kalori dan  lemaknya rendah sekitar 0,2 % sedangkan seratnya tinggi 5,3 gram. Cocok buat yang sedang diet bahkan anti diabetes.

* Lembutnya menyenangkan karna tekstur talas yang pulen membuatnya beda dengan cake tepung gandum.

* Kemasan kokoh dengan disain  menarik

* Aroma dan rasanya enak, cukup awet karna terjaga kelembabannya.

* Cocok untuk  hadiah, antaran, oleh-oleh, atau snack seminar. Dibawa piknik pun aman karna terjaga dalam kemasan.

Satu lagi! Cakenye bergaris mempermudah pemotongan. Kan saya bukan orang Libra, sulit potong dengan adil !  :)

Cepat beli ya, mumpung dapat discount 20% bagi yang menggunakan kartu debet Bank MANDIRI.


Untuk keterangan lebih rinci, klik saja medsosnya.

Line  :  @bikabogor

IG     :  @bikabogor , @warunktallubi

FB    :  Bika Bogor, Warunk Tallubi

WA  :  0888  4829  626














Selasa, 10 September 2019

Jadi, Tak Usah Kecewa


Kenapa ada manusia berpendidikan tinggi lulusan Univeraitas Islam disertasinya malah melecehkan hukum Allah?

Kok ulama ternama dari organisasi besar malah menganggap remeh malaikat dan siksa kubur?

Mengapa lahir manusia macam Abu Janda yang setiap muncul kata2nya berbau busuk, menikam setiap jantung muslim?

Kecewa...Pedih.. Ingin berontak melawan.

Tapi teringat..

Manusia seperti mereka memang harus hadir di bumi agar isi Quran terbukti benar. Perkataan Allah adalah kebenaran.

Kita duga ini kejadian luar biasa zalim, gejala ahir zaman di mana banyak penantang Tuhan.
Padahal hanya sejarah yang berulang.

Hidup singkat dan tak enak.
Tak satu pun ayat mencantumkan pujian Allah pada dunia.
Maka cukup 1 skenario saja diberi untuk mahluk kreatif ini.





Jumat, 30 Agustus 2019

Percakapan Sore



Wajah renta itu maju mendekat

Apa?
Kau  sudah menulis buku wasiat?
Mengapa?

Bayangkan jika badan kita sudah terbujur kaku, bibir rapat terkunci, sementara  banyak pesan di kepala yang belum sempat disampaikan.
 Kata maaf  tak mungkin lagi terucap,  ungkap  sayang terahir hanya menggenang, amanat dan janji belum terlunasi.


Lalu apa lagi yang kau tulis?

Kutulis  surat cinta dan nama2 orang yang banyak jasa dalam kehidupanku,
Tak lupa beberapa nama yang kelak memandikanku.
Mereka  kupilih bukan karna tahu  ilmunya saja, tapi juga pandai menjaga rahasia.
Sudah semestinya tiap keluarga punya 1 orang yang faham.

Fikiranmu terlalu jauh !

Bukankah masa rahasia itu pasti datang cepat atau lambat?
Benci membicarakannya berarti tak suka pada "Pertemuan" .
Dan pasti, yang akan ditemui pun enggan berjumpa


Meski tertatih menjaga keseimbangan  Roja' dan Khauf
Rindu pertemuan harus selalu dilatih


Mata renta penyimpan seribu peristiwa itu tak bertanya lagi