Selasa, 30 April 2019

Pesan Embun


Pernah kepikiran tentang subuh, nggak? Lewat embunnya yg turun perlahan menyentuh muka bukit hingga sela rumput dengan bintik2 murni sejuk, ia ajari kita  mengawali hari dengan sesuatu yang bersih.

Soal subuh ini cepat saya tulis setelah  jempol saya  terperosok ke yutub dlm tayangan menjijikan.

Prolognya dulu yah.
Ritual sebelum saya ucap Bismikallah humma ahyaa wa bismikia amuutu adalah bebersih. Bagi saya moment tidur adalah saat  paling nyaman setelah sepanjang hari badan capek, aktif memproduksi keringat di depan kompor, di sisi sapu dan kain pel sampai dalam angkot.

Demi kenyamanan  wajib sikat gigi dan wudlu,  lainnya adalah kenakan baju tidur dan daleman bersih,  husus, super adem, jauh dr ketat. Nggak lupa minum 1 sendok makan jus herbal buatan pak suami, pakai body skin utk jaga kelembaban kulit dan bedak Herosin mentol untuk hindari sumuk.

Usia nggak bisa bohong ya, Geliga plus minyak tawon ikut menemani. Kalau nggak kebablasan nyenyak masih sempat urut2 kaki sedikit. Manjain otot sebelum dia istirahat juga. Enak lho, ngurut sambil berterimakasih  karna dengannya kewajiban dunia akhirat kita terlaksana. Cobain deh! Tidur tu happy. Apalagi kalau bisa baca quran sebentar, memaafkan semua orang dan diri sendiri.

Banyak  perempuan yang ritualnya lebih panjang . Pakek senam sebentar dan perawatan muka malam hari.
Tapi untuk mahluk "Pelor" (Asal nempel langsung molor)  seperti saya ini cukup kup! Kecuali habis bepergian jauh baru tambah mandi malam.

Saya belum temukan tulisan komplit tentang manfaat mandi antara jam 3.dan 4 subuh tapi percayalah itu jauhkan kita dari lelah, malas dan lemas saat siang.  Berkegiatan di saat orang masih tidur efeknya liar biasa. Serasa dapat jatah 30 jam dalam sehari dan rumah nggak seperti kuburan.

Nah, sekarang lihat bagaimana terprosoknya saya di awal hari gara gara jempol! Hamppun, jaga jempol kok susahnya kayak jaga lidah ya.

Awalnya ingin buka aplikasi quran tapi mata terbentur notif kuliner. Niatnya liat sebentar tapi keterusan pencet2 link lain tentang kerja team dokter kosmetik Korea yang merubah  wanita berwajah Frankestain jadi Barbie... terus kecintaan Bule pada Batik, dan ahirnya lihat tayangan youtuber  laki laki  Indonesia di atas ranjang tengah menjawab pertanyaan netizen dengan kocak.
Di menit ke berapa gituu... kamera shoot jauh, kelihatanlah penampakan sebenarnya! Di sampingnya bersandar laki laki bule lebih tua terkesan melindungi dan memanjakan.  Saya mulai jijik apalagi pertanyaan sudah melantur jauh.

Ose cari ose dapa. Lu cari lu dapet! Begitu kalau kata orang Ambon.
Nggak sampai tuntas nontonnya karna tersadar udara murni pagi sudah berlimbah. Kehidupan planet "Aneh" itu jadi toxin di kepala. Menyesal, kenapa tahu sesuatu yang sebaiknya nggak usah tahu.

Kalau sudah begitu kan jadi kerjaan. Berusaha murnikan suasana fikir lagi. Asah  zhon tanpa mengutuk zaman dan hilangkan kengerian si monster besar pengancam anak cucu di kemudian hari.

Memulai hari dengan pikiran bening harus diusahakan. Jangan biarkan keburukan merusaknya apalagi cuma gara gara jempol.

Jika untuk moment tidur saja kita mau repot2 melakukan sesuatu demi nyaman,  kenapa  nggak melakukan hal yang sama untuk membuka lembar hari ?

Pesan embun, nasihat Tuhan.
Kemurnian adalah bekal paling amazing untuk mengarungi hari . 
Menjemput subuh dengan sunnah adalah kunci jawaban soal  UAN .
* Ujian Allah Nanti

Teman, selamat berjuang mengisi hari











Tidak ada komentar:

Posting Komentar