Rabu, 14 April 2021

Was Was.

Persoalan was was nampak ringan di  surah pendek ( QS. Annas).  Tapi  bila dicermati ada 3 kekuatan Allah di sana , sebagai Rabb, Malik, dan Illah, yang dijadikan sandaran tentu bukan hal enteng!


Sementara surah Al falaq hanya 1 menyebut kemaha-an  Allah. Al khaliq  Maha Pencipta)  guna hadapi ganguan sihir

Masalah  hati sangat amat serius .

Salah satunya berbentuk kata , "Seandainya"

- Seandainya aku tak bertemu dengan dia dahulu. 

- Seandainya ibuku tak dirawat di  Sakit anu..

Kata pak ustad was was itu jebakan setan. Agar manusia lupa nikmat hari ini , suuzon bahkan mengutuk keputusan Allah.

Meragukan besok masih punya makanan atau tidak pun termasuk was was .


HUJAN SORE

 Kemarin 

Hujan adalah kehangatan

Riuhnya diujung kelokan kampung membawa daun

Jadi jutaan puisi


Hujan bisa berganti warna

 Awal rintiknya bunga haru

Sinyal cinta yg jaraknya paling dekat dengan penciptanya.


Sore ini Nela berjanji akan datang

Menawarkan gorengan emaknya

Gelap, gemuruh, iringi hujan

Ingat hidung mungil berkeringat

Kerudung panjang disemat jadi jilbab

Sambil serius menghitung sisa kue ia cerita aneka selera pembeli dan masalah kekurangan pèmbungkus.

Berteduh di mana dia?

Semoga habis terjual isi kranjang plastik bertutup warna pink

Jadi menu buka puasa ibu pemurah.









Senin, 29 Juni 2020

Kalimat Berakar


Seorang ibu pingsan beberapa kali di rumah penuh duka. Putra tercintanya terbujur kaku di ruang tengah padahal baru beberapa jam lalu mereka saling bicara.

Kerabat bertangisan. Tak dinyana , mendadak kehilangan sosok anak shaleh. Siang tadi sepulang mengantar ibunya  ke satu tempat ia ditugasi lagi menjemput tantenya di bandara.
Dalam perjalanan itulah ia mengalami kecelakaan.

Sang ibu menyesal, andainya tak menyuruh. Saudara menyesal kenapa tidak menolak dan memilih naik kendaraan umum saja? Banyak andai... Banyak kenapa .

Khawatir akan kondisi kesehatan dan kejiwaan ibu tersebut, dipanggillah kakaknya yang 'alim meski tinggal jauh dan harus datang dengan pesawat.

Meski larut dalam sedih kakak  'alim tetap tenang sesampainya di rumah duka.  Jenazah sudah dimakamkan . Orang orang menunggu apa yg akan dilihat pada derik detik berikutnya. Si adik sudah lemas tak sanggup lagi menghambur ke pelukan kakak.  Hadirin melihat mereka saling peluk , mengira ngira sendiri mungkin akan meluncur pujian dan  kebaikan almarhum, mengingatkan sabar  ini sudah ajal, dan lain lain..

Pelukan kakak kelihatan lembut, tapi kata katanya tegas , jauh dari membujuk adik.

"Untuk apa menangis sampai tak sadar?
TIDAK ADA YANG HILANG KARNA SEMUA AKAN DIHIMPUN. TIDAK ADA YANG PERGI KARNA SEMUA AKAN MENYUSUL!"

Cuma sepotong kalimat. Tapi kekuatannya luar biasa untuk batin adik dan pelayat.
Kontan duka berlebihan jadi surut.

Saya selalu rindu dengan kata kata yang berakar kuat. Pokoknya menjulang menembus langit. Berbuah ranum dinikmati banyak orang. Daunnya rindang tempat berteduh musafir. Ranting ranting aman tak berduri tempat burung bercengkrama dan berlagu.

Kalimat yang saya selalu tunggu dari mulut siapa saja hingga kemana pergi tas saya selalu ada buku kecil untuk mencatatnya. Pun meja sudut yang selalu ada pulpen dan buku. Tiap kajian di youtube atau Materi kelas online   selalu ada potongan kalimat penting. Seolah dapat  password terbukanya ruang baru.

Kalimat di atas saya abadikan di  Fb setelah setahun lebih melompong tanpa status apalagi koment.
3 hari setelahnya seorang teman kirim pesan WA.
Alhamdulillah..
Rerimbunan daun pohon  kokoh itu jadi peneduhnya pas di saat duka. Beberapa hari lalu wafat kakak tercinta.

Kagum pada mereka yang jauh dari perkataan sia sia.  Bicara sedikit tapi sekali bicara kayaknya kita mau tampung cepat cepat hawatir kehilangan. Apa yg keluar dari mulutnya buah  sabar dan cerna tajam.Tahu betul kepada siapa, kapan dan di mana lisannya ditempatkan.

Mereka ada juga di dalam kelas. Dulu saya  anggap kurang gaul, tertutup, pelit bicara, jaim, becandanya datar, lebih sering ketawain becandanya saya.
Sampai ahirnya saya malu dan baru eungeuh, ternyata menertawai diri sendiri adalah humor kelas tinggi.








Sabtu, 02 Mei 2020

Sahabat Di Garis Depan



Masa seperti ini sepertinya cuma kesehatan yang jadi fokus dan jadi daftar panjang doa.

Ada kecemasan saya waktu lihat  kiriman foto sahabat baik, sama sama aktif di Masjid Sunda Kelapa tahun 80an dan masih sering bertemu. Kami ngobrol ringan di perpustakaan Kampus UI bulan bulan lalu.
Dalam tugasnya melayani pasien di klinik  dia cuma pakai kacamata biasa! Teman2  jadi sedih bareng.
Nggak tega lihat dia berbalut mantel hujan tebal warna biru laut yang nggak menutup rapat pergelangan tangannya :(

Punya 5 sahabat dokter sebetulnya, tapi 3 dokter gigi dan satunya Dr Ossy punya tugas semacam mengaudit medis atau meninjau prosedur medis.
Berkeliling Rumah Sakit beresiko juga kalau Imun tubuh lemah.

Di WA grup Dr.Ossy ini banyak  informasikan Rumah Sakit mana  yang paling kekurangan APD,   petugas UGD dan pegawai kebersihan pun kadang kekurangan makanan.

Gerak cepat teman teman dalam seminggu alhamdulillah dapat terkumpul sekian juta. Kedekatan dan kehangatan persahabatan kok makin terasa ya di saat ujian Allah datang.

Uang ada tapi kalau barang tak tersedia buat apa? Dari teman ke teman ahirnya dapat juga penyedia APD meski harganya wow banget!
Makanan dari Katering pesanan alhamdulillah lancar datang. Salutnya perawat perawat itu  kok ya sempat sempatnya  kirim ucapan dan dokumentasi apa saja yang mereka terima. Padahal nggak kirim juga nggak apa apa. Dengar mereka baik baik dan tercukupi saja sudah gembira.






Tapi memang ada efeknya sih...
Berasa hadir di sana dengan lihat kondisi lokasi. Maka waktu 2 dokter ahlinya meninggal perih banget lihat ambulance berspanduk RS Pasar Rebo keluar perlahan melewati barisan perawat dan pegawai RS yang terisak. Doa dan air mata sampai di gerbang pintu keluar, setelah itu entah dibawa ke pemakaman mana??


Cukup ngaduk ngaduk hati 2 bulan lalu. Skarang dokter Fifi berbaju mantel sudah berpakaian lengkap. Entah, diam diam saya berharap dia dapat keringanan tugas supaya bisa istirahat banyak di rumah. Saya hawatir dengan kondisi kesehatannya.

Dokter yang baik hati. Tempat saya konsul jika kondisi lagi nggak sehat. Kami punya kesamaan sebisa mungkin jauhi obat, jadi dia kasih resep obat yang super ringan atau solusi lain tanpa obat.
Ingat bagaimana dulu dia curhat dimarahi suaminya karna obat yang sudah ditebus nggak diberi ke anak balitanya. Itu obat obat disimpan dibawah kasur dan ketahuan!!
Berdua ketawa kalau cerita itu lagi. Ya iyalah! Ia tahu efek samping apa yang mengintip di balik obat2an.

Dia sensitif, cepat luruh hati kalau datang pasien lansia apalagi dhuafa.
Satu hari dia bilang, "Kok saya dokter tapi   lemah begini?"
Dokter yang semangat belajar agama dan banyak tanya padahal yang ditanya nggak lebih tau dari dia.

"Fi, kamu enak bisa maju ke garis depan, bisa syahid. Trus saya bisa apa?
Dalam krisis begini kok saya nggak ada sumbangsihnya sama sekali?
Dia cuma jawab, "Kamu kan bisa nulis, himbau masyarakat saja lewat tulisan"

Semoga Allah beri perlindungan dan kesehatan untuknya. Hati berbunga lihat dia sudah berpakaian lengkap sebagai ihtiar. Tetap berteman tanpa bertamu, berdo'a tanpa bersua.

Big hug! Kangen dan sayang buatmu Fifi , Rossy dan pejuang pejuang medis lainnya. Terimakasih buat teman teman donatur.
Hanya menguatkan IMAN dan IMUN cara menghadapi keadaan.

Seberapa besar apa pun Allah turunkan balaa dan wabaa, tetap nikmat Allah lebih banyak. Nggak terbilang , nggak terukur. Ibarat 1 pohon khuldi doang di luasnya syurga yang nggak bersudut.

Menahan sabar, tahan makian, tahan  mencandai musibah, tahan dumelan karna ada hak yang terambil, akan lebih baik dari pada menahan lapar, haus, keringat  di padang penantian.








Jumat, 27 Desember 2019

Rumah Singgah Pasien Kanker Di Jakarta








Fadli hari ini kelihatan segar dibanding saat kunjungan pertama saya bulan lalu. Keluhan dan penyesalan kebutaannya sudah reda. dia serius pegang HP  berkaraoke lagu dangdut.
Teman saya langsung duduk di sampingnya ikut nyanyi.

"Lho, kok bisa ngikutin sih ?"
"Iya, ini lagunya Hamdan ATT, lagu kesukaan suamiku"

Sementara mereka nyanyi, saya ngobrol dengan mama Fadli. Saya lemah, tak tahan lihat efek kemoteraphi  di sekujur tubuhnya. Andai matanya normal pasti shock juga lihat lebam-lebam merah kehitaman di punggung, paha, lengan, ya Allah....:(

Suara Fadli bagus. Setiap tamu tanya cita cita pasti dia jawab ingin jadi penyanyi. Pernah sang ibu menyela obrolan kami, "Jadi penghafal Quran saja,yaa.."  Fadli kelas 6 SD asal Lampung  itu cuma senyum minta difahami.
Mata lelah ibunya membasah. Nampaknya dia ingin jika Fadli harus "Pulang" hatinya dipenuhi ayat2 Qur'an. Gigih berbuat yang terbaik meski harus berpisah dengan bungsu balitanya yang dititip ke mertua. Badan di manaa...hati di manaa..

Di kamar lain Rumsing Peduli ini ada 3 penderita kanker anak. Yang usia balita kanker mata, perlahan lahan menuju  kebutaan. Yang lainnya bermata kaca, butuh 13 s/d 14 juta per tahun untuk mengganti bola mata palsu jika tak mau tercemar bakteri.
Dan 1 anak balita lagi yang tanpa malu merapat manja, ada selang sisi hidung menempel . Bukan infus, tapi  vacum  cairan otak agar kepala tak membesar (Hidrosefalus). Sementara badannya juga terserang kanker :((

Rumah Singgah Peduli di Jalan Kernolong Dalam 4 No 33 ini luasnya tak sampai 300 meter. 2 kamar  ukuran besar dan 2 kamar sedang tanpa ruang tengah .
Waktu kami minta ruang untuk isi sumbangan ke dalam amplop, pengurus harian mempersilahkan kami duduk di ruang makan sepetak berbatasan dengan dapur. Ada sekitar 5 karung beras 25 kilo-an bersandar di dinding, persediaan makan 13 pasien dan 13 pendamping.

Teringat Rumsing  di Jalan Percetakan yang memiliki 1 gudang besar husus bingkisan, dapur modern, ruang acara,musholla besar,  ruang musik/hobby dan home schooling. Sekolah berlanjut, berobat pun lancar dengan Ambulance siap antar. Di dinding lorong  masuk sisi kiri bangunan terpajang frame-frame tanda terimakasih untuk donatur. Tertulis jelas nominal sumbangan, mulai 500 ribu sampai milyaran dari perusahaan jamu tersohor.

Kariska rencana baksos di sana bulan September, tapi  daftar tamu kunjungan sudah padat khususnya  Natal dan Tahun Baru. Ada peluang  bulan Januari dan seterusnya.
Kunjungan dadakan bisa saja tapi tanpa acara formil , hari jumat jam 14.00  sampai 16.00. Sudah tentu teman teman keberatan karna hari kerja dan sholat jumat.

Tak mau buang waktu saya searching dan kunjungan ke 2 tempat. Alhamdulillah malah terbuka informasi, di tempat lain ada Rumah rumah singgah yang memprihatinkan, asing, tak banyak dikunjungi.
Saya berharap komunitas komunitas sosial yang berniat sedekah di hari-hari spesial berkenan datang ke tempat-tempat ini :






1.   RUMAH SINGGAH RSCM

Letaknya di Jalan Kimia-Jakarta Pusat, berdampingan dengan Klinik Mata dan masjid RSCM.
Karna di bawah lindungan Rumah Sakit maka perlu prosedur sebelum kunjungan. Apalagi kalau niat mau bikin acara yang biasanya ada kata sambutan dari wakil Rumah Sakit.

1. Buat Surat Permohonan Kunjungan berkop yayasan/komunitas, ditujukan kepada Direktur Utama RSUP Nasional RSCM. Serahkan surat ke ruang pelayanan umum di pintu masuk utama. Bersebelahan dengan UGD.

Sertakan keterangan ..

-  Bentuk Sumbangan
-  Daftar acara / Kagiatan
-  Sasaran sumbangan untuk siapa saja


2. Minta penentuan waktu dari mereka kapan bisa terima kunjunngan

3. Apa saja ketentuan dan tata tertib kunjungan


Hasil temu saya dengan kepala Rumah Singgah RSCM  (Ibu Rianti S.Kep)

- Bila sumbangan berbentuk uang harus disebutkan nominalnya

- Sumbangan makanan harus bawa contoh dulu 2 hari sebelumnya untuk diperiksa di dapur husus ( UPM) . Kepala UPM Ibu Ari. Gedungnya persis di seberang Rumsing. Dianjurkan makanan yang sehat bergizi tanpa penyedap

- Kemasan makanan jangan dijepit hecter

- Kapasitas ruang maksimal 84 pasien, anak anak ada 30 ( Waktu saya datang)

- Disediakan ruang acara

-  Disarankan kunjungan hari Sabtu,jangan hari libur. Waktunya jam 8 s/d 12  karna pasien ada yang punya jadwal periksa/kemo.

- Pasien yang ditampung usia dewasa dan anak-anak, penyakitnya beragam tapi tak menular.
Jadi infokan sebelumnya pasien usia yg dituju usia tertentu atau semua pasien dapat?

- Diperkenankan bila mau kasih uang secara langsung.

- Bagi pengunjung spontan boleh beri sedekah langsung kapan saja

- Jika berminat jadi volunteer ada MOU dengan pihak Rumah Sakit

- Barang yaang dibutuhkan biasanya perlengkapan mandi, handuk, selimut, pampers, dan pembalut wanita.


Keterangan lebih detil bisa klik e-mail ;

diuhmas-rscm @gmail.com


2.  RUMAH SINGGAH PEDULI
Jalan Kernolong Dalam 4 No:33 -  Kelurahan Senen- Jakarta Pusat





3.  RUMAH SINGGAH KANKER JUPE
Jalan Kupu-kupu Rt 10/03 No 32
Pondok Rangoon- Jakarta Timur

4.  RUMSING KANKER CISC (Cancer home center)
Dekat RS Dharmais. No Tlp  0813  8880 2009 - 0819587430

5.  RUMAH SINGGAH KANKER
JL. Anggrek Neli Murni II Blok C No 33 RT 009/RW 01- Slipi -Jakarta Barat
Tlp:  Ibu Mega 081  2122  345  735
WA: 089 6869  33137

6.  RUMAH SINGGAH
Jl. Pramuka- Gang Haji Murtado
No 16A  383 RT 09/ RW 06-Paseban Senen-Jakarta Pusat

7. RUMAH SINGGAH KANKER ISLAMI
(SHELTER HASANAH)
Jalan Kimia Ujung RT Ampiun RT 11/RW 1-Pegangsaan-Kecamatan Menteng
Tlp  08 1212  8766  73




Kebanyakan Rumah Singgah berlokasi tak jauh dari Rumah Sakit rujukan seperti RS DHARMAIS, RS. PERSAHABATAN, RS CIPTO MANGUN KUSUMO.


Semoga manfaat


























Pata 7

Pata 7 ya nona ditambah 7
10  4 ya nona dlm perahu
pata 7 ya nona di tambah 7
7 sampai turut beta punya mau

mari badendang mano mano carlele
sio kata 7 tambah 7
7 carlele 10 4, 4 di parhu

kata buju nyong sampe turut beta punya mau

ayo mano mano
mano mano carlele ..sio
mano mano e
ada maule maule sama hujan sore
hujan sore carlele
ayo maso manoe

Selasa, 24 Desember 2019

Hak Dan Kewajiban Pelaku Usaha / UMKM


                      Akhirnya si Keset itu naik juga di meja Disperindag  :)






Kita tahu setidaknya  ada 3 peran UMKM . Yang pertama adalah mengentaskan kemiskinan dengan banyak menyerapnya tenaga kerja. Sumber data dari Kementrian Koperasi menyebutkan 55,2 juta unit UMKM mampu menyerap 101,7 juta orang .

Kedua, meratakan tingkat perekonomian rakyat kecil. Bila UMKM tumbuh di desa desa  dapat memupus keinginan orang usia produktif berbbondong bondong mengadu nasib ke kota besar.

Ketiga, memberikan pemasukan devisa bagi negara. Apalagi UMKM Indonesia sudah tergolong maju karena pangsa pasarnya sudah berskala internasional.
Layaklah jika pemerintah memberi kemudahan untuk pengusaha kecil/rumahan ini.

Bapak Rahmat Nasir pembicara selanjutnya mengatakan bulan Juni ke depan UMKM akan memakai sistem  E Commers.  Berdagang  dengan sistem electronik (Internet) itu insya Allah  akan memperlancar   kegiatan bisnisnya kapan dan di mana saja. Selain itu UMKM dapat...

- Mengakses informasi faktor-faktor produksi
- Mempromosikan produknya hingga ke luar negeri
- Melakukan transaksi usaha dengan cepat
- Berkomunikasi bisnis secara global
- Memperluas jaringan usaha.

Peraturannya sedang digodog Kementrian Perdagangan. Jika sudah kelar akan segera disosialisasikan.

EFEK DARI  SISTEM PERDAGANGAN BARU

UMKM  berkewajiban memenuhi ketentuan pemerintah sebagai fasilitator. Pemerintah mengurus  izin usaha, membuat label, budgeting , hingga memantau lalu lintas transaksi.

Tapi efeknya ya gituu..  Usaha rumahan pun akan dikenakan PAJAK ! Promo lewat  Instagram , Face book media tak bisa seenaknya lagi.
Tuh kaan! Ujung - ujungnya duiitt! Mungkin negara panik cari tutupan lobang hutang yang semakin banyak. Rakyat diperas melalui pajak. Begitu fikiran awal.
Tapi  kalau dipikir - pikir selama ada medsos penjualan off line jadi sepi, sementara mereka sudah banyak keluar uang buat pajak,  sewa toko dan bayar upah tenaga kerja.
Adanya pajak dan campur tangan pemerintah maka..

- Ada keadilan untuk pengusaha off line dan on line
- Ada penyelesaian bila terjadi sengketa
- Ada pengaturan dan perlindungan data pribadi
- Dapat pembinaan dan perlindungan supaya produk luar tak mudah masuk


Saya sempat bertanya di sesi tanya jawab, bagaimana dengan usaha membuat keset yang bermodal kecil dan bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dhuafa? Apa dikenakan pajak juga? Bagaimana kalau pasaran lagi sepi?
Jawabnya, pembayaran pajak setiap ada transaksi saja dan dilihat dulu pendapatan rata ratanya berapa?  Alhamdulilah... :)

Tak apalah soal pajak, asal kelihatan jelas manfaatnya buat rakyat .





PROSES IZIN USAHA

Disperindag membuka loket  permohonan izin usaha di Mall yang kesehariannya bersentuhan langsung dengan masyarakat. Caranya..

1. Mengisi data/info lengkap di kantor Disperindag setempat
2. Mengisi identitas pelaku usaha
3. Mengajukan spesifikasi produk
4. Seperti apa mekanisme Pembayarannya
5. Bagaimana mekanisme pengiriman ke konsumen

Untuk Kotamdya Bogor bisa langsung ke "Loket Satu Pintu"  Lippo Mall  yang menyatu dengan RS Siloam, seberang pintu masuk Kebun Raya jalan Pajajaran. Di sana ke bagian OSS (Online Single Submission) atau langsung dari internet rumah pun bisa dengan klik Web nya.

Bapak Muhammad Arifin menjelaskan bahwa semua izin usaha comersial disatukan dalam 1 web agar proses perizinan jadi murah, cepat, dan bisa diakses dari mana saja. Tapi dari smartphone belum bisa untuk saat ini.

Cuma 3 orang yang bisa langsung daftar usai acara, alhamdulillah saya termasuk. Agar tak merepotkan Pak Muhammad saya telah siapkan KTP asli, catatan nomor hp dan email saya.
Tak sampai setengah jam saya memiliki  NIB (Nomor Induk Berusaha) .
Alhamdulillah. Berbungah ni hati lihat tampilan sertificat usaha saya berlogo Garuda itu muncul pada screen laptop beliau di sebelah kanan saya.

Sebetulnya saya bisa melakukan sendiri di rumah, dan anak pun pasti siap menolong. Tapi saya hawatir kalau ada kesalahan ahirnya harus ke loket juga.

Ternyata 1x daftar kita bisa ajukan beberapa item usaha yang aktif kita jalankan asal  berlabel sama dan dikerjakan pada lokasi yang sama. Bila tidak maka harus buat kembali  atau daftar baru.

NIB itu nantinya berguna untuk mengurus NPWP, RPTK, BPJS, Fasilitas Viskal, BPOM, HAKI, Kehalalan produk dan izin kesehatan yang sekarang dipegang wewenangnya oleh Departemen Kesehatan.


CARA  DAPATKAN NIB DARI RUMAH.

Buka web OSS lalu buka email anda. Di ujung atas klik PENDAFTARAN.
Aktivasi, nanti web akan kirim password kita via email.
Kosongkan kolom NPWP kalau belum punya. Alamat dan lokasi usaha dijelaskan. Untuk jenis usaha boleh sebanyak banyaknya diisi jika memang ada.
Setelah semua tanya dijawab lalu print.

Pengurusan OSS tanpa biaya sama sekali. Yang biasanya pengurusan lewat Kelurahan sekarang tidak lagi.
Sertifikat tersebut bertanda tangan elektronik. Simpanlah dalam flash disc. Bila ada yang meminta untuk satu urusan cukup beri yang coppya-an saja.

NIB harus dimiliki produsen agar ketahuan dari mana modalnya dan masuk katagori besar atau kecilkah  usaha kita?  Keterangan itu penentu besarnya pajak.







PROGRAM DDS

Adalah program disain produk, istilahnya Design Dispacht Service dalam rangka pendampingan disain kepada pelaku usaha untuk menciptakan produk berbasis disain sesuai terget pasar eksport, sesuai dengan peraturan Kemendag RI Th 2012.
Ini kolaborasi segi tiga antara Pemerintah, Pelaku Usaha, dan Disainer.
Mereka sangat inovativ dan punya nilai tambah.

Produk baru hendaknya menonjolkan ciri khas dan kekuatan dari produk. Kemudian diberi sentuhan baru dari perspektif disain produk. Hasil kinerja mereka bisa lihat pada produk SALAM RAUCAGE, FIDA A ART.


TAHAPAN DDS

- Sosialisasi tentang kegiatan DDS
- Wawancara disainer dengan pemerintah
- Pendampingann disainer pada pelaku usaha.
- Mendisain
- Pilih bahan baku
- Proses produk, finshing, hingga siap ke pasaran
- Diikut sertakan pada pameran-pameran Nasional mau pun Internasional


PERSYARATAN IKUT DDS

- WNI
- Berbadan hukum dan sudah berjalan 2 tahun
- Tenaga kerja minimal 4 orang
- Punya ruang kerja / Tempat kerja yang memadai
- Tidak merusak amdal
- Komitment dengan waktu kerja
- Mampu menggaji, memproduksi, dan beli bahan baku
- Bisa kembangkan bisnis

Syarat Tambahan

- Belum pernah kerjasama dengan disainer lain
- Pakai hasil disain untuk mengembangkan produk
- Sudah punya merek
- Pengalaman ikut pameran
- Produksi harus di bawah kemampuan kita yang meksimal agar tak kewalahan saat pesanan banyak.
- Tak singkirkan kontinuetas


AGAR JUALAN LARIS

Pembicara Rizkia karyawan produksi sepatu  memberi tips supaya produk kita menarik perhatian pengunjung medsos. Ia  gambarkan prilaku konsumen.
Mereka sangat bergantung pada ponsel, pembayaran dengan digital, sifatnya penasaran, penuntut, tak sabar.

Market Place seperti Shopee, Buka Lapak, Toko Pedia, memahaminya dan memudahkan akses serta melengkapi futurenya.
Sering seringlah update dagangan kita di sana.

Ah, materinya Rizkia ini membuat saya senyum diam diam. Gimana tdk senyum? Lagi niat mau hengkang dari Medsos kok malah ditenggelamkan ??
Mau tak mau saya harus bergelut lagi dengan medsos menulis konten promosi di Market Place kalau tak mau tergeser oleh produk orang lain dan untuk mempelajari produk yang diincar/ disukai banyak orang






CARA BUAT TOKO DI SHOPEE

- Siapkan email dan No HP yang aktif
- Persiapan logo, merk, KTP, dan alamat toko
- Daftarkan toko di Shopee
- Username jangan gunakan nama pribadi agar mudah dicari Google
- Pilih nama toko yang berhubungan dengan jualan anda. Ex: Shilla Toko Batik


Kolom Profil toko, dekor toko, jasa kirim, harus diisi agar konsumen mudah memilih.
Lalu buatlah deskripsi visual.


PERSIAPAN JUALAN ONLINE

Beberapa hal yang sangat mempengaruhi laku tidaknya satu suatu produk.

- Siapkan foto produk
- Nama produk
- Foto Produk usahakan dengan backround yang tak menyolok. Warna putih dianjurkan.
- Posisi bila menghadap kiri maka semua harus ke kiri rapi, agar nyaman di mata.
- Deskripsi produk, menulislah sering-sering dengan kalimat yang aye catcing
- Saat save foto link di rubah dengan nama produk, ini bisa jadi kata kunci.
- Tiap produk nama dan keyword nya berbeda
- Ada 100 nama karakter untuk merk produk, cek di Google Trend.
- Cek nama toko pesaing

Tentukan kata kunci yang tepat lalu segera riset di Shopee, baru bisa masuk Shopee.
Contoh kata kunci :  Promo akhir tahun, BIG SALE, Bayar di tempat, dll


Deskripsi produk sebanyak 2000 karakter. Baiknya dikonsepkan dulu baru diketik.
Isinya mengenai...

- Pengalaman
- Kelebihan produk
- Kenapa harus beli?
- Beri imbalan menarik misalnya beri bonus untuk pembelian beberapa barang.
- Coppy writing jitu 180 karakter pada deskripsi
- Berilah motivasi yang masuk akal (Logik) seperti...

Sudah terbukti,nih!
Dapatkan!
Mudah!
Free 1 !
Keuntungan beli sekarang!

- Motivasi ingin keuntungan
- Motivasi ingin keluar dari rasa takut.


BUDGETING FOR BUSSINES

Mbak Adelia Arundina selaku Certified Financial Planner Corporate Finance Consultant lulusan pendidikan England mengurai tentang Perencanaan Keuangan Bisnis di sesi akhir.

Budgeting adalah
Rencana disusun  secara sistematis meliputi seluruh kegiatan perusahaan dinyatakan dalam unit (Kesatuan Moneter) serta berlaku dalam jangka waktu/periode




Why Budgeting??

- Is it profitable?
- Scale Up
- Guidance
- Cordination
- Easy to Measure
- Investement


BAGAIMANA MENENTUKAN HPP?

Yang dimaksud adalah Harga Pokok Penjualan, dengan melihat pada...

- Production, awal mula proses produksi dari bahan baku hingga bahan jadi
- Marketing, berupa biaya iklan, promosi, dan strategi pemasaran

HOW TO START?

Tentukan tujuannya apa, evaluasi rencana secara berkala.
Bikin dahulu PO , ex: 1 model sepatu rajut.


0.... Untuk Breakdown, tujuan dan budgeting, produk, marketing.
1.... Untuk evaluasi budget mingguan/bulanan.


COGS DAN TARGET PENJUALAN

Cogs adalah biaya2 langsung yang dikeluarkan hingga barang siap jual.
Soal pajak tiap transaksi saja bagi WIB (Wira Usaha Baru). Ini merupakan program Disperindag, selanjutnya Dekranasda, dan ada Pembinaan, pelatihan, temu bisnis dan seminar.

PENGADUAN

Bila terjadi masalah, ada hak hak yang dilanggar, bisa lapor ke SIBADRA situsnya Walikota Bogor.
Akses web Kota Bogor dan lihat di sana Program Disperindag.

PEMBUATAN LABEL DAN HAKI

Kunjungi stand BOGOR PISAN di Mall Botani Square dengan barkot Bogor Pisan.
Di sana melayani juga

-  PIRT (Perizinan Usaha Rumah Tangga)
-  Izin Usaha
-  Gizi/kandungan produk
-  Sertifikat halal

HAKI melindungi label/branding usaha kita supaya tak diklaim oleh perusahaan lain yang bernama sama. Bisa hubungi Ibu IKKE Analis Perdagangan.
Untuk jelasnya bisa lihat / Hubungi

-  Instagram Disperindag Kota Bogor


-  Pegawai Disperindag Bapak Dede ( 0815  846  80997)

-  Untuk  Pengurusan ke HAKI hubungi Muhammad Arifin  ( 08 1111 2014)

-  DPMPTSP  di bawah gedung Kuning-Bogor, Ibu Nikke bagian Promija analisis perdagangan
   ( 08 98 78 60 923)

- Tentang Market Place ke Ibu Intan ( 0812  8685 3421)


Pengurusan surat izin BPOM bisa ke Kantor Disperindag Pusat di Jakarta.
Pengurusan izin kesehatan dan Label halal ke Dinas Kesehatan Jakarta
Dan pengurusan HAKI  (Hak Label) bisa dilakukan terpisah dan waktunya kapan saja.  Setelah  ke loket  Disperindag akan terima surat pengantar, dapat arahan, buku panduan, ada biaya yang dikenakan, lalu menunggu panggilan.

Semoga manfaat.



































Jumat, 20 Desember 2019

Lewat Sistim E-Comerce Pengusaha Kecil Dan Menengah Akan Terbantu



Biar pun sedikit dan bertahap  saya tetap  harus menulis tentang pertemuan hari Rabu kemarin tanggal 18 Desember. Mumpung masih segar di ingatan.
Ditemani lagu "Diriku Berjanji dan Bunga Teratainya Tetty Kadi" , jam 00 pula! Ngetik jadi ikutan selow  (Santuy kata anak milenial)  :)

Tema pertemuan adalah Pembinaan dan Pelatihan Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE) /E-Commerce- Kota Bogor. 
Undangan  dari Departemen Perindustrian dan Perdagangan ini khusus untuk BCC  ( Komunitas Craft Creatif) dengan jumlah terbatas. Semoga teman- teman di Kabupaten cepat dapat kesempatan yang sama.

Jadi sekarang ini pemerintah sedang fokus pada usaha mikro kecil dan menengah di setiap daerah.
Targetnya setiap tahun bermunculan 500 UMKM !
Dulu pengusaha rumahan ini kesulitan untuk mendapatkan hak dan perlindungannya.
Terlalu banyak meja yang dilewati, terlalu lama menunggu antrian terbitnya nomor induk usaha. Padahal Nomor itu (NIB) dubutuhkan untuk pengurusan izin usaha, BPOM ( Badan Pengawasan Obat dan Makanan), izin Dinas Kesehatan, sertifikat halal dan HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual). Persyaratannya pun banyak.

Terbitnya PP No 80 Th 2019 tentang Perdagangan Melalui Sistem Electronik mempermudah semuanya. Dengan perantara jasa pemerintah  jadi tahu produk kita cocoknya dilempar ke pasar mana , bagimana caranya supaya laku mencapai target, media apa yang akan kita pakai, siapa mitra yang pas, lalu apa saja yang akan menghalangi langkah bisnis kita dan kemana kita berlindung.


Pak Dede pembicara pertama yang sangat komunikatif, kocak tapi santun, sabar menerangkan ke ibu-bu yang ia juluki ibu-ibu Milenial. Bapak muda itu jadi MC, siapkan proyektor, hingga merangkap pemberi 2 materi yang harusnya 1 materi disampaikan oleh Kepala Deperindag Bogor yang tengah memenuhi undangan pak Menteri.
Drama banget, dia pisahkan materi satu dengan materi lain dengan mengganti posisi nametag lalu  minum dari termos bawaannya,bikin hadirin tertawa.

Sebelum bicara soal usaha, baiknya kita tahu dulu kenapa pemerintah semangat banget mempermudah .






PERKEMBANGAN E-COM DI INDONESIA

Bank Indonesia mencatat adanya kenaikan nilai perdagangan. Tahun 2017 berjumlah 30,94 Trilyun, tahun 2018 menjadi 77,77 Trilyun.

The benefit of com produksi  berasal dari pendanaan dan Kemitraan . Pendanaan terbatas pada Dana Promosi sedangkan kemitraan dengan mencari mitra yang kompetitif.

Pemerintah akan membentuk Pusat Logistik E-Com demi  memanjakan konsumen namun sekaligus menguntungkan uang elektronik berbasis aplikasi seperti E.Money, Wallet, juga di bidang logistik layanan antar jemput barang, pengiriman dan pengembalian produk.

Kesempatan usaha adalah milik semua pihak. Prosedurnya harus efisien, sederhana, bermain pada aturan yang sama dan berhasil bersama.
Namun bagaimana dengan banyak munculnya pesaing? Belanja online sangat bebas. Kita bisa beli barang-barang luar negeri secara langsung. Sementara pemerintah ingin kita jadi tuan rumah di negeri sendiri. Perubahan besar sudah terjadi dan pemerintah tak mampu menolak.

Terkait fenomena disrupsi ini pemerintah membangun sumber daya manusia yang mampu bersaing dengan mendorong tumbuhnya startups, membuat stabil penjualan off line atau on line, local vs asing, penjualan lewat medsos atau pun market place.







*Bersambung












Kamis, 14 November 2019

alam Bro Herry, gw dan team IT baru membahas tentang private medsos (seperti facebook) dan payment sendiri (seperti grabpay, gopay dan paylater), bahwa masyarakat tergiur dgn cashless dan promo tapi dampak rupiahnya melayang ke Singapore (terminal transit bank investor). Beberapa payment asing mau masuk juga ke Indonesia seperti AliPay dan WeChatPay, bakalan menggerus perekonomian Indonesia. Para pemegang saham seluler juga banyak asing seperti Telkomsel oleh Singapore, Indosat oleh Qatar dan Excel oleh Malaysia; yang belum (dan jangan) ya Telkom. Untuk backbone utama infrastructure komunikasi masih Tower2 Bts nya Telkom yang dapat dikembangkan menjadi "tower milik bersama" yang dalam era digital dan nirkabel dapat terbuka dengan siapa saja dalam melayani komunikasi masyarakat, selain jaringan fiber optic Telkom yg juga sudah nasional. Perpanjangan tangan kerjasama infrastructure yang tidak menambah investasi bisa dilakukan misal dengan Ikon anak usaha PLN yg memanfaatkan kabel listrik jadi penyedia jasa internet dan itu sudah dilakukan tahun ini. Yang dikatakan Menhan ke Komisi 1 DPR RI itu benar mengenai kita harus protek defensif dari serangan asing termasuk dunia maya dan online. AliPay dan WeChatPay akan masuk thn depan mou dg Bca, dan BSSN juga sudah mou dg Huawei, kawatir rentan di hack. Kita harus punya GBHN Digital, yg terjadi sekarang adalah kolonialisasi digital dg driver ojol jadi buruh digital. Trims

Senin, 28 Oktober 2019

Tulisan Tak Bernama


Entah siapa yang menulis, saya senang dan berulang membacanya.
Semoga anak anak faham ..
Orang tua punya cara tersendiri dalam mengungkapkan cintanya.



*SEBUAH KISAH TENTANG CINTA*
Ayah di dalam kamar, beberapa kali batuk².
Sementara di ruang tamu, ibu sedang ngobrol dgn anak perempuannya.
"Cinta ayahmu kepadamu luar biasa, tetapi lebih banyak disimpan dalam hati karena kau perempuan", kata ibu.
Aku mendengarkan ibu dengan heran.
"Ketika kau melanjutkan kuliah ke Jakarta dan aku bersama ayahmu mengantarmu ke stasiun, kau dan aku saling berpelukan.
Ayahmu hanya memandang. Dia bilang juga ingin memelukmu, tapi sebagai laki² tak lazim memeluk anak perempuan di depan banyak orang, maka dia hanya menjabat tanganmu, lalu berdiri sampai kereta itu menghilang", kata ibu.
"Ibu memang sering menelponmu.
Tahukah kau, itu selalu ayahmu yg menyuruh dan mengingatkan.
Mengapa bukan ayahmu sendiri yg menelpon?
Dia bilang, "Suaraku tak selembut suaramu, anak kita harus menerima yg terbaik".
"Ketika kamu diwisuda, kami duduk di belakang.
Ketika kau ke panggung dan kuncir di togamu dipindahkan rektor, ayahmu mengajak ibu berdiri agar dapat melihatmu lebih jelas.
"Alangkah cantiknya anak kita ya bu," kata ayahmu sambil menyeka air matanya.
Mendengar cerita ibu di ruang tamu, dadaku sesak, mungkin karena haru atau rasa bersalah.
Jujur saja selama ini kepada ibu aku lebih dekat dan perhatianku lebih besar. Sekarang tergambar kembali kasih sayang ayah kepadaku. Aku teringat ketika naik kelas 2 SMP aku minta dibelikan tas. Ibu bilang ayah belum punya uang.
Tetapi sore itu ayah pulang membawa tas yg kuminta.
Ibu heran. "Tidak jadi ke dokter?" tanya ibu. "Kapan² saja.
Nanti minum jahe hangat, batuk akan hilang sendiri"
Kata ayah.
Rupanya biaya ke dokter, uangnya untuk membeli tasku, membeli kegembiraan hatiku, dengan mengorbankan kesehatannya.
"Dulu setelah prosesi akad nikahmu selesai, ayahmu bergegas masuk kamar.
Kau tahu apa yg dilakukan?" tanya ibu.
Aku menggeleng. "Ayahmu sujud syukur sambil berdoa untukmu.
Air matanya membasahi sajadah.
Dia mohon agar Allah melimpahkan kebahagiaan dalam hidupmu.
Sekiranya kau dilimpahi kenikmatan, dia mohon tidak membuatmu lupa zikir kepada-Nya.
Sekiranya diberi cobaan, mohon cobaan itu adalah cara Tuhan meningkatkan kualitas hidupmu.
Lama sekali dia sujud sambil terisak.
Ibu mengingatkan banyak tamu menunggu.
Dia lalu keluar dengan senyuman tanpa ada bekas air di pelupuk matanya".
Mendengar semua itu, air mataku tak tertahan lagi, tumpah membasahi pipi.
Dari kamar terdengar ayah batuk lagi.
Aku bergegas menemui ayah sambil membersihkan air mata.
"Kau habis menangis?"
Ayah menatapku melihat sisa air di mataku.
"Oh, tidak ayah!" aku tertawa renyah.
Ku pijit betisnya lalu pundaknya.
"Pijitanmu enak sekali seperti ibumu", katanya sambil tersenyum.
Aku tahu, meski sakit, ayah tetap ingin menyenangkan hatiku dengan pujian.
Itulah pertama kali aku memijit ayah.
Aku melihat betapa gembira wajah ayah. Aku terharu.
"Besok suamiku menyusulku, ambil cuti seminggu seperti aku.
Nanti sore ayah kuantar ke dokter", kataku. Ayah menolak. "Ini hanya batuk ringan, nanti akan sembuh sendiri".
"Harus ke dokter, aku pulang memang ingin membawa ayah ke dokter, mohon jangan tolak keinginanku", kataku berbohong.
Ayah terdiam. Sebenarnya aku pulang hanya ingin berlibur, bukan ke dokter.
Tapi aku berbohong agar ayah mau kubawa ke dokter.
Aku bawa ayah ke dokter spesialis.
Ayah protes lagi, dia minta dokter umum yg lebih murah. Aku hanya tersenyum.
Hasil pemeriksaan ayah harus masuk rumah sakit hari itu juga.
Aku bawa ke rumah sakit terbaik di kotaku.
Ibu bertanya setengah protes. "Dari mana biayanya?".
Aku tersenyum.
"Aku yg menanggung seluruhnya bu.
Sejak muda ayah sudah bekerja keras mencari uang untukku.
Kini saatnya aku mencari uang untuk ayah.
Aku bisa! Aku bisa bu!".
Kepada dokter aku berbisik; "Tolong lakukan yg terbaik untuk ayahku dok, jangan pertimbangkan biaya", kataku. Dokter tersenyum.
Ketika ayah sudah di rumah dan aku pamit pulang, aku tidak menyalami, tetapi merangkul dengan erat untuk membayar keinginannya di stasiun dulu.
"Seringlah ayah menelponku, jangan hanya ibu", kataku.
Ibu mengedipkan mata sambil tersenyum.
Dalam perjalanan pulang, aku berfikir, berapa banyak anak yg tidak paham dengan ayahnya sendiri seperti aku.
Selama ini aku tidak paham betapa besar cinta ayah kepadaku.
Hari² berikutnya aku selalu berdoa
Namun kini dengan perasaan berbeda.
Terbayang ketika ayah bersujud pada hari pernikahanku sampai sajadahnya basah dengan air mata...betapa besar cinta kasih seorang ayah Tidaklah jauh berbeda dgn cinta kasih seorang ibu.
Semoga Allah masih memberikan waktu yg cukup, untuk aku bisa lbh lama lagi memijit kaki ayah, memeluk dan menumpahkan cintaku pada Ayah. Spt cintaku pada Ibu....aamiin..
Rabbighfir lii wa li waalidayya warhamhuma kama rabbayaani shagiira...
Ya Allah ampunilah dosaku juga dosa orangtuaku, jagalah mereka seperti mereka merawatku di waktu kecil...
Aamiin